{"id":87055,"date":"2026-06-19T06:20:05","date_gmt":"2026-06-19T06:20:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/19\/tim-advokasi-penangkapan-roy-suryo-tindakan-represif\/"},"modified":"2026-06-19T06:20:05","modified_gmt":"2026-06-19T06:20:05","slug":"tim-advokasi-penangkapan-roy-suryo-tindakan-represif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/19\/tim-advokasi-penangkapan-roy-suryo-tindakan-represif\/","title":{"rendered":"Tim Advokasi: Penangkapan Roy Suryo Tindakan Represif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA, Fokus Berita<\/p>\n<p>Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi &amp; Aktivis (TA-AKAA) menyebut penangkapan Roy Suryo Notodiprojo oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai tindakan represif.<\/p>\n<p>Menurut siaran pers yang diterima, Roy Suryo ditangkap pada Jumat (19\/6\/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pada waktu yang bersamaan, Tifauzia Tyassuma juga disebut turut ditangkap.<\/p>\n<p>Koordinator Litigasi TA-AKAA, Petrus Selestinus, menyatakan menyayangkan langkah penyidik yang melakukan penangkapan padahal kliennya selama ini kooperatif memenuhi panggilan dan menjalani wajib lapor.<\/p>\n<p>\u201cJika tindakan dimaksud adalah dalam rangka tahap dua atau berkas sudah lengkap, maka tindakan tersebut bisa dilakukan dengan melayangkan surat panggilan. Bukan dengan upaya paksa melalui proses penangkapan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Petrus menilai penangkapan tersebut menunjukkan hukum tidak berjalan sesuai norma dan etika, melainkan melayani kepentingan politik pihak tertentu. Ia menyebut cara-cara beradab dalam penegakan hukum melalui pemanggilan ditinggalkan dan diganti dengan cara represif serta intimidatif.<\/p>\n<p>Tim advokasi mengimbau masyarakat mendukung dan mendoakan kliennya. Para tokoh dan aktivis yang memiliki waktu diminta hadir ke Polda Metro Jaya pada Jumat (19\/6\/2026) pukul 11.00 WIB untuk mengisi surat jaminan penangguhan penahanan sebagai persiapan upaya hukum.<\/p>\n<p>Siaran pers tersebut ditandatangani Koordinator Litigasi Petrus Selestinus, S.H., dan Koordinator Non Litigasi Ahmad Khozinudin, S.H. (*\/Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/tim-advokasi-penangkapan-roy-suryo-tindakan-represif\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-advokasi-penangkapan-roy-suryo-tindakan-represif\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Fokus Berita Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi &amp; Aktivis (TA-AKAA) menyebut penangkapan Roy Suryo Notodiprojo oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai tindakan represif. Menurut siaran pers yang diterima, Roy Suryo ditangkap pada Jumat (19\/6\/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pada waktu yang bersamaan, Tifauzia Tyassuma juga disebut turut ditangkap. Koordinator Litigasi TA-AKAA, Petrus Selestinus, menyatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87056,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-87055","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87055\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}