{"id":86818,"date":"2026-06-18T06:06:15","date_gmt":"2026-06-18T06:06:15","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/18\/angola-dan-indonesia-saling-membutuhkan-untuk-mengelola-tantangan-bersama\/"},"modified":"2026-06-18T06:06:15","modified_gmt":"2026-06-18T06:06:15","slug":"angola-dan-indonesia-saling-membutuhkan-untuk-mengelola-tantangan-bersama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/18\/angola-dan-indonesia-saling-membutuhkan-untuk-mengelola-tantangan-bersama\/","title":{"rendered":"Angola dan Indonesia Saling Membutuhkan untuk Mengelola Tantangan Bersama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno mengatakan, Angola dan Indonesia saling membutuhkan untuk mengelola tantangan bersama, saat menghadapi realita tatanan global yang mungkin tidak lagi terlalu memprioritaskan negara-negara Global South.<\/p>\n<p>Hal tersebut dikatakan Wamenlu Havas dalam pertemuan Konsultasi Politik Bilateral ke-2 di Jakarta, Senin (15\/6).<\/p>\n<p>Dalam pertemuan yang dipimpin bersama oleh Wamenlu Havas dan Secretary of State Hubungan Luar Negeri (Wamenlu) Republik Angola Esmeralda Bravo Conde da Silva Mendon\u00e7a tersebut, kedua negara mempertegas komitmen penguatan hubungan kedua negara, melansir keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (18\/6)<\/p>\n<p>Di bidang politik, kedua negara menekankan pentingnya konsultasi politik secara reguler dan penguatan koordinasi antarlembaga sebagai fondasi hubungan bilateral Indonesia-Angola. Guna memperkuat hubungan bilateral, Presiden Angola, Jo\u00e3o Manuel Gon\u00e7alves Louren\u00e7o, direncanakan akan berkunjung ke Indonesia pada Augustus 2026.<\/p>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" title=\"pertemuan angola indonesia\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/580570\/body_image_2026061812.jpeg\" alt=\"pertemuan angola indonesia\"\/><figcaption>Wamenlu Havas saat memimpin Pertemuan Konsultasi Politik Bilateral ke-2 Indonesia &#8211; Angola. (Sumber: Kemlu RI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam hal pencalonan pada organisasi internasional, Angola meminta dukungan Indonesia atas pencalonan diplomat senior Josefoa Sacko sebagai Direktur Jenderal FAO periode 2027-2031. Angola sampaikan dukungan dan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia pada Dewan HAM PBB tahun ini.<\/p>\n<p>Kedua pihak juga menyambut baik penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Joint Commission for Bilateral Cooperation sebagai kerangka kelembagaan penting untuk mendorong kerja sama di berbagai sektor prioritas. Melalui mekanisme tersebut, kedua negara sepakat memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mengevaluasi perkembangan kerja sama serta mengidentifikasi inisiatif kolaborasi baru.<\/p>\n<p>Pada sektor ekonomi, kedua negara sepakat mempercepat finalisasi sejumlah MoU kerja sama bilateral di berbagai sektor prioritas, antara lain kerja sama industri, minyak dan gas, pertanian, serta perikanan. Hal ini menyusul peningkatan perdagangan bilateral pada tahun 2025 serta menekankan pentingnya diversifikasi komoditas perdagangan dan perluasan kerja sama ekonomi. Indonesia juga mendorong partisipasi pelaku usaha Angola dalam berbagai pameran perdagangan di Indonesia, termasuk Trade Expo Indonesia 2026.<\/p>\n<p>Kedua negara mengidentifikasi sejumlah sektor potensial untuk dikembangkan bersama, antara lain agroindustri, pertanian, pengolahan pangan, pupuk, perikanan, dan industri manufaktur ringan. Di sektor energi, kedua pihak menegaskan pentingnya penguatan kerja sama minyak dan gas, termasuk melalui peningkatan keterlibatan antara PT Pertamina dan Sonangol dalam pasokan minyak mentah, investasi hulu dan hilir, sekaligus mempercepat finalisasi MoU Kerja Sama Bidang Migas.<\/p>\n<figure class=\"image\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" title=\"pertemuan indonesia angola\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/580570\/body_image_2026061812-1.jpeg\" alt=\"pertemuan indonesia angola\"\/><figcaption>Pertemuan Konsultasi Politik Bilateral ke-2 Indonesia &#8211; Angola. (Sumber: Kemlu RI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Di bidang sosial budaya dan people-to-people contact, Indonesia dan Angola sepakat menjajaki kerja sama pada sektor kesehatan, farmasi, alat kesehatan, riset dan pengembangan vaksin, produksi lokal, serta pengembangan tenaga kesehatan. Selain itu, kedua negara mengapresiasi implementasi fasilitas bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas. Saat ini, Angola membebaskan visa kunjungan singkat bagi warga negara Indonesia pemegang paspor biasa.<\/p>\n<p>Dalam kerja sama pembangunan, kedua pihak meninjau implementasi berbagai program peningkatan kapasitas, kerja sama teknis, dan skema beasiswa yang dinilai berkontribusi positif terhadap penguatan hubungan bilateral dan antarmasyarakat. Indonesia juga mendorong peningkatan partisipasi peserta Angola dalam program beasiswa dan pelatihan teknis yang ditawarkan Indonesia.<\/p>\n<p>Indonesia dan Angola turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, termasuk dinamika di Timur Tengah dan pentingnya menjaga keamanan serta keterbukaan jalur navigasi internasional sesuai hukum internasional. Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Angola sebagai Ketua Uni Afrika tahun 2025 serta menyambut peluang peningkatan keterlibatan Indonesia dengan Uni Afrika, Southern African Development Community (SADC), dan Organisation of African, Caribbean dand Pacific States (OACPS).<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini Indonesia dan Angola tengah berupaya menjawab berbagai tantangan, mulai dari isu energi, keamanan, ketahanan pangan, hingga merumuskan strategi diversifikasi baru yang menjadi kebutuhan domestik,&#8221; jelas Wamenlu Havas.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&#8220;Ini adalah pekerjaan rumah yang besar bagi banyak negara. Di saat tatanan global mungkin tidak lagi terlalu memprioritaskan negara-negara Global South, inilah realitas yang harus kita hadapi: kita harus mulai saling menjaga dan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Oleh karena itu, Angola dan Indonesia saling membutuhkan untuk dapat mengelola tantangan ini bersama-sama,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Di penghujung konsultasi, kedua delegasi menyepakati penyelenggaraan pertemuan Konsultasi Politik Indonesia-Angola ke-3 pada waktu dan tempat yang akan disepakati melalui saluran diplomatik.<\/p>\n<p>Hubungan diplomatik Indonesia-Angola telah terjalin selama 25 tahun, berkelindan dengan terbangunnya hubungan erat yang diaktualisasikan melalui beragam kemitraan yang berorientasi hasil. <\/p>\n<p>Pertemuan ini menjadi momentum penegasan komitmen kerja sama bilateral sekaligus perluasan kemitraan di berbagai sektor pasca pembukaan Kedutaan Besar Angola di Jakarta pada tahun 2025.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/580570\/wamenlu-havas-angola-dan-indonesia-saling-membutuhkan-untuk-mengelola-tantangan-bersama\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno mengatakan, Angola dan Indonesia saling membutuhkan untuk mengelola tantangan bersama, saat menghadapi realita tatanan global yang mungkin tidak lagi terlalu memprioritaskan negara-negara Global South. Hal tersebut dikatakan Wamenlu Havas dalam pertemuan Konsultasi Politik Bilateral ke-2 di Jakarta, Senin (15\/6). Dalam pertemuan yang dipimpin bersama oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-86818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 months ago","modified":"3 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86818\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}