{"id":8416,"date":"2024-07-10T09:39:28","date_gmt":"2024-07-10T09:39:28","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/07\/10\/pentingnya-satlinmas-di-desa-dan-kelurahan\/"},"modified":"2024-07-10T09:39:28","modified_gmt":"2024-07-10T09:39:28","slug":"pentingnya-satlinmas-di-desa-dan-kelurahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/07\/10\/pentingnya-satlinmas-di-desa-dan-kelurahan\/","title":{"rendered":"Pentingnya Satlinmas Di Desa Dan Kelurahan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Pontianak, Fokus Berita<\/p>\n<p>Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Desa\/Kelurahan sangat penting untuk optimalisasi pemerintahan ditingkat Desa dan Kelurahan. Maka untuk hal tersebut perlu dibentuk lagi Satlinmas di Pedesaan atau Kelurahan.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan oleh Pj Sekda Kalbar, Muhammad Bari ketika memberikan sambutan dan membuka kegiatan rapat fasilitasi Penyelenggaraan ketenteraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Desa\/Kelurahan di Hotel Haris Pontianak, Rabu (10\/7).<\/p>\n<p>Diungkapkan Pj Sekda Kalbar bahwa bukan hanya jelang atau saat Pilkada saja diperlukan Satlinmas, namun Satlinmas diperlukan untuk ketenteraman dan Ketertiban masyarakat. Mengingat tidak semua Desa ada Satlinmas maka perlu digalakkan Satlinmas di Pedesaan.<\/p>\n<p>Disampaikan bahwa Satlinmas diperlukan untuk mengawal Perdes dan juga optimalisasi pengelolaan dana desa.<\/p>\n<p>Sementara Kepala Dinas PMD Provinsi Kalbar, Hendra Bachtiar menyampaikan Satlinmas Memang harus ada karena pertama amanah undang-undang yang kedua Permendagri.<\/p>\n<p>\u201cjuga kalau kita lihat keseharian desa di Kalbar nih memang perlu ada pengamanan di desa yang melindungi terhadap keamanan ketertiban membantu Pak Kades dalam menegakkan peraturan desa dan juga menegakkan aturan-aturan pemerintahan secara umum. \u201d Kata Hendra Bachtiar<\/p>\n<p>Selain itu juga untuk mencegah terjadinya Kriminal, kejahatan di pedesaan, \u201cbanyak objek-objek yang membutuhkan pengamanan, maka kami berperan mengumpulkanlah para kepala dinas PMD dan juga desa-desa untuk mendorong agar adanya Satlinmas, disamping itu masuk kriteria IDM.\u201d Jelasnya.<\/p>\n<p>Di Kalbar ada 2046 desa paling banyak di Sintang belum ada 396 jumlah, tanggal 2 Juli Sudah menandatangani berita acara tentang indeks Desa membangun Kalbar 1079 Desa Mandiri, Desa maju ada 495 dan Desa berkembang ada 472 desa. \u201cjadi kalau secara persentase sudah lebih dari 50% Mandiri di Kalbar, kita berharap desa-desa ini terus memperbaiki Tata kelolanya terus kemudian mengembangkan potensinya sesuai potensi desa.\u201d Ujarnya.<\/p>\n<p>Satlinmas Desa\/Kelurahan harus dibentuk,\u00a0 \u201cmaka kita mengundang juga Satpol PP Kabupaten\/ Kota supaya mereka bisa memberikan pengetahuan kemudian mungkin membina Satlinmas. \u201d tutupnya. (Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/pentingnya-satlinmas-di-desa-dan-kelurahan\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pentingnya-satlinmas-di-desa-dan-kelurahan\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pontianak, Fokus Berita Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Desa\/Kelurahan sangat penting untuk optimalisasi pemerintahan ditingkat Desa dan Kelurahan. Maka untuk hal tersebut perlu dibentuk lagi Satlinmas di Pedesaan atau Kelurahan. Hal itu disampaikan oleh Pj Sekda Kalbar, Muhammad Bari ketika memberikan sambutan dan membuka kegiatan rapat fasilitasi Penyelenggaraan ketenteraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat Desa\/Kelurahan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8417,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8416","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8416"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8416\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8416"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}