{"id":83335,"date":"2026-06-02T13:10:38","date_gmt":"2026-06-02T13:10:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/balai-tngr-masih-berjibaku-padamkan-kebakaran-hutan-di-rinjani\/"},"modified":"2026-06-02T13:10:38","modified_gmt":"2026-06-02T13:10:38","slug":"balai-tngr-masih-berjibaku-padamkan-kebakaran-hutan-di-rinjani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/balai-tngr-masih-berjibaku-padamkan-kebakaran-hutan-di-rinjani\/","title":{"rendered":"Balai TNGR Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Rinjani"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/P9t_ZwKXsZ_FhHdlrkBjbJKd_lwWB4xMqice_tUXYJc\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81NzgxMTcvMjAyNjA2MDIyMDA3LW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzgwNDA1NjQwLmpwZw.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan petugas gabungan saat ini sedang fokus melakukan pemadaman kebakaran lahan hutan di Kawasan Savana Propok Resort Aikmel kawasan Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangantitik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.00 WITA di Kawasan Savana Propok 2 pada koordinat 50 446438 E dan 9067279 S.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">&#8220;Kebakaran kemudian meluas hingga mencapai Kawasan Savana Propok 1 yang didominasi oleh vegetasi savana kering,&#8221; katanya dilansir ANTARA, Selasa, 2 Juni.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Menindaklanjuti informasi tersebut, Kelompok Pengelola Savana Propok segera melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan 15 orang yang bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 13.00 WITA.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">&#8220;Pemadaman dilakukan secara intensif hingga pukul 18.00 WITA,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Namun demikianupaya pemadaman belum berhasil mengendalikan seluruh titik api karena keterbatasan personel, logistik, dan peralatan pemadaman yang tersedia di lapangan. Hingga pukul 19.00 WITAapi masih terpantau aktif pada beberapa bagian kawasan yang terdampak.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">&#8220;Mengingat kondisi telah memasuki malam hari dengan tingkat pencahayaan yang sangat terbatas, serta mempertimbangkan faktor keselamatan personel yang bertugas, kegiatan pemadaman dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (3\/6) pagi,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Ia mengatakan Balai TNGR terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan para pihak terkait guna mendukung upaya penanganan kebakaran secara efektif serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem kawasan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">&#8220;Kami mengimbau seluruh masyarakat, pengunjung kawasan, pelaku wisata alam, petani, peternak, dan para pendaki, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Kondisi vegetasi yang semakin kering pada musim kemarau menyebabkan kawasan hutan dan savana menjadi lebih rentan terhadap kebakaran.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Oleh karena itumasyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, antara lain pembakaran lahan, pembakaran sisa-sisa vegetasi, membuang puntung rokok sembarangan, maupun menyalakan api tanpa pengawasan yang memadai<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">&#8220;Balai TNGR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran dengan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api, asap, atau indikasi kebakaran di dalam maupun di sekitar kawasan hutan,&#8221; kata AstekitaArdi.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/578117\/balai-tngr-masih-berjibaku-padamkan-kebakaran-hutan-di-rinjani\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan petugas gabungan saat ini sedang fokus melakukan pemadaman kebakaran lahan hutan di Kawasan Savana Propok Resort Aikmel kawasan Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangantitik api pertama kali terdeteksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83336,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-83335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83335"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83335\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}