{"id":83242,"date":"2026-06-02T05:25:05","date_gmt":"2026-06-02T05:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/uni-eropa-pertimbangkan-sanksi-pejabat-israel-terkait-gsf\/"},"modified":"2026-06-02T05:25:05","modified_gmt":"2026-06-02T05:25:05","slug":"uni-eropa-pertimbangkan-sanksi-pejabat-israel-terkait-gsf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/uni-eropa-pertimbangkan-sanksi-pejabat-israel-terkait-gsf\/","title":{"rendered":"Uni Eropa Pertimbangkan Sanksi Pejabat Israel terkait GSF"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/-swx2OMmMF_4AKiKXajt-HXmJXBTdzwHGNGpT36kFG4\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81NzgwMDQvMjAyNjA2MDIxMjIxLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzgwMzc3NjgwLnBuZw.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Uni Eropa akan mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap sejumlah pejabat senior Israel menyusul penahanan para aktivis armada pro-Palestina Global Sumud, lapor Politico dengan mengutip rancangan dokumen akhir untuk KTT Uni Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Juni.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Menurut laporan tersebut, para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa akan membahas kemungkinan penerapan pembatasan terhadap anggota senior pemerintahan Israel untuk pertama kalinya pada Rabu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">\u201cDewan Eropa mengecam perlakuan buruk terhadap para tahanan setelah pencegatan Armada Global Sumud (GSF) di perairan internasional,\u201d demikian bunyi rancangan dokumen tersebut sebagaimana dikutip Politico dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 2 Juni.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Dokumen itu juga menyatakan \u201cmengundang Dewan Uni Eropa untuk melanjutkan pembahasan mengenai langkah-langkah pembatasan terhadap para menteri ekstremis yang menghasut dan mendorong terjadinya pelanggaran hak asasi manusia semacam itu.\u201d<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Pejabat Uni Eropa yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Politico keputusan akhir akan diambil setelah seluruh negara anggota menyampaikan pandangannya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">\u201cKami harus mendengarkan posisi semua pihak sebelum mencapai kesepakatan akhir,\u201d kata pejabat tersebut sebagaimana dikutip Politico.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Laporan itu juga menyebutkan Republik Ceko telah menyatakan penolakan terhadap rencana pemberian sanksi kepada Israel.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Sebelumnya, Kepala Otoritas Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir merilis sebuah video yang memperlihatkan pasukan keamanan Israel memaksa para aktivis armada Global Sumud yang ditahan untuk berlutut, menundukkan wajah ke lantai, serta mengikat mereka.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Ben-Gvir sendiri tampak dalam video tersebut dan menyampaikan pernyataan yang disebut provokatif terhadap para aktivis.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Pihak armada Global Sumud kemudian melaporkan sekitar 30 kasus patah tulang di kalangan aktivisnya serta menuduh pasukan Israel melakukan tindakan pelecehan terhadap mereka.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Global Sumud Flotilla adalah konvoi kemanusiaan internasional yang melibatkan puluhan kapal sipil dari puluhan negara, yang bertujuan menembus blokade laut Israel demi menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Gerakan itu diikuti oleh ratusan relawan dari berbagai latar belakang, termasuk aktivis lingkungan, jurnalis, tenaga medis, dan politisi internasional. Kapal-kapal mereka membawa bantuan kemanusiaan darurat seperti makanan berprotein tinggi, air bersih, susu, dan pasokan medis penting.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s2\">Misi GSF merupakan bentuk solidaritas global dan upaya damai untuk menuntut diakhirinya blokade dan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza. Namun dalam pelaksanaannya, armada ini sering menghadapi rintangan, termasuk pencegatan di perairan internasional oleh militer Israel yang berujung pada penahanan para aktivis.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/578004\/uni-eropa-pertimbangkan-sanksi-pejabat-israel-terkait-gsf\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Uni Eropa akan mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap sejumlah pejabat senior Israel menyusul penahanan para aktivis armada pro-Palestina Global Sumud, lapor Politico dengan mengutip rancangan dokumen akhir untuk KTT Uni Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Juni. Menurut laporan tersebut, para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa akan membahas kemungkinan penerapan pembatasan terhadap anggota [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-83242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83242"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83242\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}