{"id":83228,"date":"2026-06-02T04:41:22","date_gmt":"2026-06-02T04:41:22","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/stok-air-bersih-21-082-rumah-di-sumbar-kembali-normal-tak-sampai-30-hari\/"},"modified":"2026-06-02T04:41:22","modified_gmt":"2026-06-02T04:41:22","slug":"stok-air-bersih-21-082-rumah-di-sumbar-kembali-normal-tak-sampai-30-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/06\/02\/stok-air-bersih-21-082-rumah-di-sumbar-kembali-normal-tak-sampai-30-hari\/","title":{"rendered":"Stok Air Bersih 21.082 Rumah di Sumbar Kembali Normal Tak sampai 30 Hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Pasokan air bersih untuk 21.082 sambungan rumah di Sumatera Barat (Sumbar) kembali normal dalam waktu kurang dari 30 hari setelah dilakukan penanganan terhadap kerusakan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.<\/p>\n<p>Pemulihan dilakukan melalui proyek penanganan tanggap darurat dan rehabilitasi infrastruktur air bersih yang dikerjakan PT Hutama Karya (Persero) di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang, Provinsi Sumbar.<\/p>\n<p>Banjir bandang yang terjadi sebelumnya menyebabkan kerusakan besar pada jaringan perpipaan dan fasilitas penyediaan air minum.<\/p>\n<p>Sejumlah jaringan distribusi utama terputus, sementara bangunan pendukung milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) mengalami kerusakan.<\/p>\n<p>Di Kota Padang, salah satu titik kerusakan terparah terjadi pada SPAM Palukahan.<\/p>\n<p>Banjir menyebabkan putusnya pipa transmisi berdiameter 400 milimeter sepanjang 1 kilometer dari intake menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) serta pipa transmisi sepanjang 200 meter di kawasan Balai Gadang.<\/p>\n<p>Kerusakan juga terjadi pada mercu bendung eksisting di SPAM Guo Kuranji yang berperan penting dalam mengalirkan air baku menuju instalasi pengolahan.<\/p>\n<p>Untuk mempercepat pemulihan layanan, perseroan membagi penanganan secara simultan di berbagai lokasi terdampak.<\/p>\n<p>Di titik kritis Guo Kuranji, tim membangun mercu sementara menggunakan material geotekstil woven yang dijahit tiga lapis dan diperkuat dengan baru berukuran besar agar pasokan air tetap dapat masuk ke instalasi pengolahan.<\/p>\n<p>Sementara di SPAM Batu Kambing, Kabupaten Agam, tim melakukan pengumpulan pipa-pipa yang hanyut terbawa banjir untuk dipasang kembali, sehingga jaringan distribusi dapat segera berfungsi.<\/p>\n<p>Selain memulihkan jaringan utama, proyek tersebut juga mendukung penyediaan air bersih bagi warga yang tinggal di hunian sementara (huntara).<\/p>\n<p>Sebanyak 399 kepala keluarga (KK) yang menempati delapan lokasi huntara di Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan kini telah mendapatkan kembali akses air bersih.<\/p>\n<p>Pemulihan pipa transmisi Palukahan dan jaringan distribusi Balai Gadang berhasil menormalkan pasokan air bagi 21.082 sambungan rumah.<\/p>\n<p>Adapun penanganan darurat melalui pembangunan mercu sementara di SPAM Guo Kuranji mampu menjaga pasokan air bagi sekitar 6.312 sambungan pelanggan aktif.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, proyek menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi lokasi yang jauh dari infrastruktur transportasi utama di beberapa wilayah Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi kendala tersebut, tim memilih material lebih mudah diangkut secara manual oleh pekerja.<\/p>\n<p>Selain itu, tenaga terampil dari luar daerah juga didatangkan untuk mendukung pekerjaan sekaligus melakukan transfer pengetahuan kepada pekerja lokal.<\/p>\n<p>Pelaksanaan proyek dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Provinsi Sumatera Barat, PDAM setempat serta masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Sebanyak 83 tenaga kerja lokal atau sekitar 65 persen dari total pekerja yang terlibat turut dilibatkan dalam proses rehabilitasi.<\/p>\n<p>Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Hamdani mengatakan, pemulihan SPAM pascabencana menjadi salah satu prioritas perusahaan untuk mengembalikan akses masyarakat terhadap layanan air bersih.<\/p>\n<p>&#8220;Penanganan SPAM pascabencana di Sumatera Barat ini menjadi salah satu prioritas utama kami demi mengembalikan hak masyarakat atas akses air bersih yang sempat terputus akibat banjir bandang,&#8221; ujar Hamdani dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 2 Juni.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui penanganan tanggap darurat yang cepat di titik-titik kritis seperti Palukahan dan Guo Kuranji, kami berhasil mempercepat normalisasi air bersih bagi puluhan ribu sambungan rumah dan area Huntara,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Seluruh pekerjaan rehabilitaasi dan pemulihan infrastruktur air bersih ditargetkan rampung sepenuhnya pada 22 Desember 2026.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/577989\/stok-air-bersih-21-082-rumah-di-sumbar-kembali-normal-tak-sampai-30-hari\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pasokan air bersih untuk 21.082 sambungan rumah di Sumatera Barat (Sumbar) kembali normal dalam waktu kurang dari 30 hari setelah dilakukan penanganan terhadap kerusakan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Pemulihan dilakukan melalui proyek penanganan tanggap darurat dan rehabilitasi infrastruktur air bersih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83229,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-83228","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83228","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83228"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83228\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83228"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83228"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83228"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}