{"id":81478,"date":"2026-05-24T23:20:37","date_gmt":"2026-05-24T23:20:37","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/dampak-perang-iran-meluas-27-negara-berkembang-ajukan-dana-darurat\/"},"modified":"2026-05-24T23:20:37","modified_gmt":"2026-05-24T23:20:37","slug":"dampak-perang-iran-meluas-27-negara-berkembang-ajukan-dana-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/dampak-perang-iran-meluas-27-negara-berkembang-ajukan-dana-darurat\/","title":{"rendered":"Dampak Perang Iran Meluas, 27 Negara Berkembang Ajukan Dana Darurat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Sebanyak 27 negara dilaporkan mulai menyiapkan instrumen pendanaan darurat demi mendapatkan akses cepat terhadap dana krisis dari Bank Dunia atau World Bank setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.<\/p>\n<p>Laporan Reuters pada Minggu 24 Mei menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya dampak ekonomi global sejak konflik di Timur Tengah mulai memanas pada 28 Februari 2026.<\/p>\n<p>Dokumen internal Bank Dunia yang dilihat Reuters menunjukkan tiga negara telah menyetujui instrumen pendanaan baru sejak perang berlangsung. Sementara itu, puluhan negara lain masih berada dalam tahap pengajuan dan finalisasi akses pendanaan.<\/p>\n<p>Perang Iran dinilai mulai memicu efek domino terhadap perekonomian dunia, terutama pada rantai pasok energi, distribusi pupuk, hingga stabilitas harga komoditas global.<\/p>\n<p>Sejumlah negara berkembang kini menghadapi tekanan ekonomi serius akibat lonjakan harga energi dan penurunan pendapatan negara. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mencari dukungan pembiayaan cepat untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.<\/p>\n<p>Kenya dan Irak menjadi dua negara yang telah mengonfirmasi tengah mengajukan bantuan pendanaan cepat kepada Bank Dunia.<\/p>\n<p>Kenya disebut mengalami tekanan akibat kenaikan harga bahan bakar yang berdampak langsung pada biaya transportasi dan kebutuhan pokok masyarakat. Sementara Irak menghadapi penurunan pendapatan minyak di tengah ketidakpastian pasar energi global.<\/p>\n<p>Dalam dokumen tersebut, Bank Dunia mencatat sebanyak 54 negara kini memanfaatkan skema rapid response option. Skema itu memungkinkan negara mengakses hingga 10 persen dana pembiayaan yang belum dicairkan ketika situasi krisis terjadi.<\/p>\n<p>Presiden Bank Dunia Ajay Banga sebelumnya mengatakan lembaganya telah menyiapkan perangkat pembiayaan krisis yang memungkinkan negara-negara memperoleh akses dana sekitar US$20 miliar hingga US$25 miliar melalui skema pembiayaan kontinjensi dan pencairan cepat.<\/p>\n<p>Menurut Ajay Banga, kapasitas dukungan itu bahkan dapat ditingkatkan hingga mencapai US$60 miliar dalam enam bulan dan berpotensi menyentuh US$100 miliar dalam jangka panjang apabila situasi global terus memburuk.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Managing Director International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva sebelumnya memperkirakan sekitar 12 negara akan mengajukan bantuan jangka pendek dengan total kebutuhan mencapai US$20 miliar hingga US$50 miliar.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Namun hingga kini, jumlah permintaan resmi yang masuk disebut masih terbatas karena banyak negara memilih menunggu perkembangan konflik dan dampak ekonomi global berikutnya.<\/p>\n<p>Perang Iran sendiri mulai memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas ekonomi dunia, terutama jika konflik berkepanjangan menyebabkan gangguan distribusi minyak, kenaikan inflasi global, hingga tekanan terhadap negara-negara berkembang yang bergantung pada impor energi dan pangan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/576896\/dampak-perang-iran-meluas-27-negara-berkembang-ajukan-dana-darurat\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Sebanyak 27 negara dilaporkan mulai menyiapkan instrumen pendanaan darurat demi mendapatkan akses cepat terhadap dana krisis dari Bank Dunia atau World Bank setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Laporan Reuters pada Minggu 24 Mei menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya dampak ekonomi global sejak konflik di Timur Tengah mulai memanas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81479,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-81478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81478"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81478\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}