{"id":81470,"date":"2026-05-24T22:12:14","date_gmt":"2026-05-24T22:12:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/tiga-bulan-perang-iran-apakah-donald-trump-benar-benar-menang\/"},"modified":"2026-05-24T22:12:14","modified_gmt":"2026-05-24T22:12:14","slug":"tiga-bulan-perang-iran-apakah-donald-trump-benar-benar-menang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/tiga-bulan-perang-iran-apakah-donald-trump-benar-benar-menang\/","title":{"rendered":"Tiga Bulan Perang Iran, Apakah Donald Trump Benar-Benar Menang?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Tiga bulan setelah perang melawan Iran dimulai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru menghadapi pertanyaan besar: apakah ia benar-benar menang?<\/p>\n<p>Meski Amerika Serikat berhasil melancarkan berbagai serangan militer terhadap fasilitas strategis Iran, sejumlah analis menilai kemenangan yang selama ini diklaim Trump belum terlihat jelas dalam realitas geopolitik kawasan Timur Tengah.<\/p>\n<p>Sebaliknya, konflik berkepanjangan dinilai mulai berubah menjadi beban politik, ekonomi, dan diplomatik bagi Washington.<\/p>\n<p>Sejak operasi militer terhadap Iran dimulai, Trump berulang kali menyebut Amerika Serikat berhasil melampaui target operasi dan melemahkan kekuatan Teheran. Gedung Putih bahkan menyatakan seluruh sasaran utama dalam operasi militer bernama Operation Epic Fury telah tercapai.<\/p>\n<p>Namun di lapangan, Iran tetap mampu mempertahankan pengaruh strategisnya. Teheran masih mengendalikan jalur vital Selat Hormuz yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia. Program nuklir Iran juga belum benar-benar berhenti, sementara pemerintahan di Teheran tetap bertahan meski terus mendapat tekanan militer dan ekonomi dari Washington.<\/p>\n<p>Situasi itu memunculkan pertanyaan baru mengenai efektivitas strategi Trump. Sejumlah analis menilai Amerika Serikat memang memenangkan banyak pertempuran secara militer, tetapi belum tentu memenangkan perang secara politik.<\/p>\n<p>Mantan negosiator Timur Tengah untuk pemerintahan Partai Republik dan Demokrat Aaron David Miller menilai perang yang awalnya dirancang sebagai kemenangan cepat kini berubah menjadi persoalan strategis jangka panjang bagi Trump.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah masuk bulan ketiga dan perang yang awalnya dirancang sebagai kemenangan cepat bagi Trump kini terlihat berubah menjadi kegagalan strategis jangka panjang,\u201d ujar Miller seperti dikutip Reuters, Minggu 24 Mei.<\/p>\n<p>Tekanan terhadap Trump semakin besar karena ia dikenal sangat sensitif terhadap citra kekalahan politik. Dalam konflik Iran, Trump menghadapi situasi sulit ketika kekuatan militer terbesar dunia belum mampu memaksa Iran tunduk sepenuhnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Trump juga berada dalam dilema politik. Jika menerima kompromi dengan Iran, ia berisiko dianggap mundur dari sikap kerasnya selama ini. Namun jika terus meningkatkan eskalasi perang, Amerika Serikat dapat terjebak dalam konflik panjang yang mahal dan melelahkan.<\/p>\n<p>Faktanya, kondisi domestik Amerika Serikat turut memperumit posisi Trump. Harga bahan bakar mulai naik akibat terganggunya distribusi energi global. Ketidakpastian ekonomi juga memicu tekanan publik terhadap pemerintahannya menjelang pemilu sela November 2026.<\/p>\n<p>Padahal sebelumnya Trump berkampanye dengan janji menghindari perang luar negeri yang berkepanjangan.<\/p>\n<p>Selain persoalan ekonomi, hubungan Amerika Serikat dengan sejumlah sekutu Eropa juga mulai mengalami ketegangan. Beberapa negara Eropa disebut kecewa karena konflik dengan Iran dinilai berlangsung tanpa konsultasi yang cukup dengan sekutu tradisional Washington.<\/p>\n<p>Sementara itu, China dan Rusia disebut memanfaatkan perang tersebut untuk mempelajari pola operasi militer Amerika Serikat dan kelemahannya dalam menghadapi strategi perang asimetris Iran.<\/p>\n<p>Meski demikian, tidak semua pihak menilai Trump gagal. Mantan penasihat senior Trump, Alexander Gray, menilai kerusakan besar terhadap kemampuan militer Iran sudah cukup untuk disebut sebagai kemenangan strategis Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Menurut dia, perang tersebut juga membuat negara-negara Teluk Arab semakin dekat dengan Washington dan menjauh dari pengaruh China.<\/p>\n<p>Namun sejumlah target utama Amerika Serikat memang belum tercapai sepenuhnya.<\/p>\n<p>Iran masih mempertahankan program nuklirnya dan belum menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan pengayaan uranium secara signifikan. Bahkan, sejumlah analis memperingatkan perang justru dapat mendorong Iran mempercepat pengembangan senjata nuklir sebagai perlindungan strategis, seperti yang dilakukan Korea Utara.<\/p>\n<p>Selain itu, kelompok-kelompok proksi Iran di Timur Tengah juga masih aktif di berbagai kawasan konflik.<\/p>\n<p>Peneliti senior Brookings Institution Robert Kagan bahkan menilai dampak perang Iran dapat menjadi pukulan besar bagi posisi global Amerika Serikat.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Menurut Kagan, kerusakan geopolitik akibat konflik tersebut berpotensi lebih besar dibanding dampak perang Vietnam maupun Afghanistan terhadap citra dan pengaruh global Washington.<\/p>\n<p>Dengan kondisi itu, pertanyaan mengenai kemenangan Donald Trump dalam perang Iran masih jauh dari jawaban pasti.<\/p>\n<p>Secara militer, Amerika Serikat mungkin unggul. Namun secara politik, diplomatik, dan strategis, perang tersebut justru membuka ketidakpastian baru yang belum tentu menguntungkan Washington maupun Trump sendiri.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/576901\/tiga-bulan-perang-iran-apakah-donald-trump-benar-benar-menang\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Tiga bulan setelah perang melawan Iran dimulai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru menghadapi pertanyaan besar: apakah ia benar-benar menang? Meski Amerika Serikat berhasil melancarkan berbagai serangan militer terhadap fasilitas strategis Iran, sejumlah analis menilai kemenangan yang selama ini diklaim Trump belum terlihat jelas dalam realitas geopolitik kawasan Timur Tengah. Sebaliknya, konflik berkepanjangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81471,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-81470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81470"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81470\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}