{"id":81393,"date":"2026-05-24T10:37:07","date_gmt":"2026-05-24T10:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/kemenham-menerima-penghargaan-dari-lkpp\/"},"modified":"2026-05-24T10:37:07","modified_gmt":"2026-05-24T10:37:07","slug":"kemenham-menerima-penghargaan-dari-lkpp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/24\/kemenham-menerima-penghargaan-dari-lkpp\/","title":{"rendered":"Kemenham Menerima Penghargaan Dari LKPP"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Jakarta, Fokus Berita<\/p>\n<p>Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menerima penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang\/Jasa Pemerintah (LKPP) atas keberhasilannya mencapai Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang\/Jasa (UKPBJ) Level 3 atau kategori Proaktif.<\/p>\n<p>Penghargaan tersebut disampaikan langsung melalui surat resmi LKPP Nomor 12321\/KA\/05\/2026 tertanggal 20 Mei 2026 yang ditujukan kepada Menteri Hak Asasi Manusia.<\/p>\n<p>Dalam surat tersebut, LKPP menyampaikan apresiasi atas keberhasilan UKPBJ Kementerian HAM memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel penilaian untuk mencapai tingkat kematangan UKPBJ Proaktif (Level 3).<\/p>\n<p>Capaian tersebut diperoleh setelah LKPP melakukan verifikasi terhadap dokumen bukti dukung yang disampaikan melalui Sistem Informasi Unit Kerja Pengadaan Barang\/Jasa Pemerintah (SIUKPBJ).<\/p>\n<p>Kepala LKPP, Sarah Sadiqa, menyampaikan bahwa peningkatan kapabilitas UKPBJ merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih efektif, profesional, dan transparan.<\/p>\n<p>Penilaian tersebut mengacu pada Peraturan LKPP Nomor 10 Tahun 2021 tentang UKPBJ serta Surat Edaran Deputi Bidang PPSDM LKPP Nomor 3 Tahun 2025 mengenai model kematangan UKPBJ Level Proaktif.<\/p>\n<p>Berdasarkan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 mengenai Pengadaan Barang\/Jasa Pemerintah, peningkatan kematangan UKPBJ menjadi salah satu langkah strategis menuju pusat keunggulan pengadaan pemerintah.<\/p>\n<p>LKPP juga menyebut Kementerian HAM dapat mengajukan permohonan penilaian sebagai PKP-BJ tingkat Proaktif paling cepat satu tahun setelah surat penghargaan tersebut diterbitkan.<\/p>\n<p>Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Kementerian HAM dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. (*\/Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/kemenham-menerima-penghargaan-dari-lkpp\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenham-menerima-penghargaan-dari-lkpp\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Fokus Berita Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menerima penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang\/Jasa Pemerintah (LKPP) atas keberhasilannya mencapai Kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang\/Jasa (UKPBJ) Level 3 atau kategori Proaktif. Penghargaan tersebut disampaikan langsung melalui surat resmi LKPP Nomor 12321\/KA\/05\/2026 tertanggal 20 Mei 2026 yang ditujukan kepada Menteri Hak Asasi Manusia. Dalam surat tersebut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":81394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-81393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}