{"id":80433,"date":"2026-05-20T08:37:27","date_gmt":"2026-05-20T08:37:27","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/20\/studi-ungkap-paparan-suhu-dingin-rutin-membantu-turunkan-berat-badan\/"},"modified":"2026-05-20T08:37:27","modified_gmt":"2026-05-20T08:37:27","slug":"studi-ungkap-paparan-suhu-dingin-rutin-membantu-turunkan-berat-badan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/20\/studi-ungkap-paparan-suhu-dingin-rutin-membantu-turunkan-berat-badan\/","title":{"rendered":"Studi Ungkap Paparan Suhu Dingin Rutin Membantu Turunkan Berat Badan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">JAKARTA &#8211; Paparan suhu dingin secara rutin, seperti menggunakan rompi pendingin atau mandi air dingin, berpotensi membantu menurunkan berat badan. Temuan ini terungkap dalam sebuah studi terbaru yang melibatkan orang dewasa dengan kelebihan berat badan dan obesitas.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Nottingham dan Leiden University Medical Centermenunjukkan bahwa paparan suhu dingin dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dengan mengaktifkan lemak cokelat (<\/span><span class=\"s3\">brown fat<\/span><span class=\"s2\">), yaitu jenis lemak yang berfungsi menghasilkan panas tubuh.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Dalam studi tersebut, sebanyak 47 peserta dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan dibagi menjadi dua kelompok. Setengah peserta diminta mengenakan rompi es dan pelindung pinggang selama dua jam setiap pagi sambil tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Perangkat pendingin itu berisi gel yang telah dibekukan semalaman dan menjaga suhu sekitar 15 derajat Celsius.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Hasil penelitian menunjukkan dalam kurun waktu enam minggu, kelompok yang menggunakan rompi pendingin mengalami penurunan berat badan rata-rata sekitar 0,9 kilogram, yang sebagian besar berasal dari lemak tubuh. Sebaliknya, kelompok kontrol justru mengalami kenaikan berat badan rata-rata sekitar 0,6 kilogram.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Peneliti utama dari Leiden University Medical Center, Dr Mari\u00ebtte Boon mengatakan studi ini menjadi salah satu penelitian awal yang mengeksplorasi dampak paparan dingin dalam jangka panjang terhadap individu dengan berat badan berlebih.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">\u201cIni adalah salah satu studi pertama yang melihat dampak paparan dingin dalam periode yang panjang pada orang dengan kelebihan berat badan dan obesitas,\u201d ujar Dr Mari\u00ebtte Boon, dikutip dari laman The Guardian.<\/span><\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Menurut Boon, penggunaan rompi pendingin dapat menjadi tambahan sederhana dan relatif murah untuk mendukung program penurunan berat badan yang tetap mengedepankan pola makan sehat dan aktivitas fisik.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">\u201cRompi seperti ini bisa digunakan di rumah, sehingga paparan dingin dapat menjadi tambahan sederhana dan murah dalam strategi gaya hidup untuk menurunkan berat badan, seperti makan sehat dan aktivitas fisik,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Sementara itu, salah satu penulis studi dari University of Nottingham, Prof Helen Budge, menjelaskan bahwa suhu dingin harian dapat merangsang aktivitas lemak cokelat yang membantu tubuh membakar cadangan lemak untuk menghasilkan panas.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">\u201cPaparan dingin setiap hari mengaktifkan lemak cokelat, yang menggunakan cadangan lemak tubuh untuk menghasilkan panas.&#8221; kata Prof Helen Budge.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Prof Helen menambahkan paparan dingin secara rutin kemungkinan juga memberi manfaat tambahan terhadap kesehatan metabolik, termasuk kadar lemak darah, gula darah, dan peradangan yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Selain penggunaan rompi pendingin, para peneliti kini juga menguji efektivitas mandi air dingin terhadap penurunan berat badan. Sebuah studi lanjutan di Belanda tengah dilakukan terhadap 34 perempuan, di mana sebagian peserta diminta mandi dengan suhu paling dingin selama 90 detik setiap pagi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa mandi air dingin atau berenang di suhu rendah belum dapat dianggap sebagai solusi utama penurunan berat badan. Paparan dingin dinilai lebih efektif bila dipadukan dengan pola makan sehat dan olahraga rutin.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">Studi ini dipresentasikan dalam European Congress on Obesity di Istanbul dan membuka peluang baru bagi pendekatan sederhana dalam mendukung penurunan berat badan.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/576171\/studi-ungkap-paparan-suhu-dingin-rutin-membantu-turunkan-berat-badan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Paparan suhu dingin secara rutin, seperti menggunakan rompi pendingin atau mandi air dingin, berpotensi membantu menurunkan berat badan. Temuan ini terungkap dalam sebuah studi terbaru yang melibatkan orang dewasa dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of Nottingham dan Leiden University Medical Centermenunjukkan bahwa paparan suhu dingin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":80434,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-80433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80433"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80433\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}