{"id":77868,"date":"2026-05-08T09:07:32","date_gmt":"2026-05-08T09:07:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/08\/dugaan-korupsi-apbd-era-eks-gubernur-nur-alam-dilaporkan-ke-kpk\/"},"modified":"2026-05-08T09:07:32","modified_gmt":"2026-05-08T09:07:32","slug":"dugaan-korupsi-apbd-era-eks-gubernur-nur-alam-dilaporkan-ke-kpk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/08\/dugaan-korupsi-apbd-era-eks-gubernur-nur-alam-dilaporkan-ke-kpk\/","title":{"rendered":"Dugaan Korupsi APBD Era Eks Gubernur Nur Alam Dilaporkan ke KPK"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Koalisi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bersih melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengambilalihan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut menyeret nama mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam.<\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Perwakilan Koalisi Sultra Bersih, Aman Arif, menduga terdapat penyalahgunaan kewenangan hingga konflik kepentingan dalam pengalokasian APBD untuk kampus swasta tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKami menduga ada penyalahgunaan kewenangan dan konflik kepentingan dalam pengalokasian APBD untuk Unsultra,\u201d kata Aman kepada wartawan, Jumat, 8 Mei.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dalam laporannya, Koalisi Sultra Bersih mempersoalkan berdirinya Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara pada 2010 yang disebut mengambil alih aset Unsultra dari yayasan lama yang telah berdiri sejak 1967.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Menurut Aman, Nur Alam membuat akta baru yayasan saat masih menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus tercatat sebagai Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara. Kondisi itu dinilai menimbulkan konflik kepentingan karena yayasan sebelumnya didirikan oleh pemerintah daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain itu, koalisi tersebut juga menyoroti alokasi APBD Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2014-2021 untuk pembangunan dan pengadaan aset di Unsultra.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\"\/><span class=\"s3\"><\/p>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Adapun anggaran yang dipersoalkan di antaranya pembangunan gedung Unsultra senilai Rp9,1 miliar hingga pengadaan meubelair, kursi, dan meja kerja pejabat Unsultra dengan total mencapai Rp12 miliar lebih.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cBelanja modal itu seharusnya digunakan untuk kepentingan kegiatan pemerintahan daerah, bukan untuk aset perguruan tinggi yang di bawah naungan yayasan milik Nur Alam, dkk,\u201d ujar Aman.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Koalisi Sultra Bersih menilai perbuatan tersebut diduga memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi terkait penyalahgunaan kewenangan yang menguntungkan diri sendiri atau korporasi serta merugikan keuangan negara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Untuk melengkapi laporannya, Aman mengaku telah menyerahkan sejumlah dokumen pendukung kepada KPK. Dia berharap KPK segera menindaklanjuti laporan tersebut karena dugaan kerugian negara dinilai cukup besar.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">\u201cKPK harus bergerak karena kerugian negaranya tidak main-main sampai Rp12 miliar lebih,\u201d pungkas Aman.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/574438\/dugaan-korupsi-apbd-era-eks-gubernur-nur-alam-dilaporkan-ke-kpk\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Koalisi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bersih melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengambilalihan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut menyeret nama mantan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam. Perwakilan Koalisi Sultra Bersih, Aman Arif, menduga terdapat penyalahgunaan kewenangan hingga konflik kepentingan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":77869,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-77868","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77868"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77868\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}