{"id":77842,"date":"2026-05-08T06:38:10","date_gmt":"2026-05-08T06:38:10","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/08\/kpk-panggil-heri-setiyono-pengusaha-kepabeanan-hingga-eks-pejabat-bea-cukai-hari-ini\/"},"modified":"2026-05-08T06:38:10","modified_gmt":"2026-05-08T06:38:10","slug":"kpk-panggil-heri-setiyono-pengusaha-kepabeanan-hingga-eks-pejabat-bea-cukai-hari-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/05\/08\/kpk-panggil-heri-setiyono-pengusaha-kepabeanan-hingga-eks-pejabat-bea-cukai-hari-ini\/","title":{"rendered":"KPK Panggil Heri Setiyono Pengusaha Kepabeanan hingga Eks Pejabat Bea Cukai Hari Ini"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat saksi terkait dugaan suap di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai pada hari ini. Mereka di antaranya Heri Setiyono yang merupakan pengusaha kepabeanan hingga Ahmad Dedi yang merupakan bekas pejabat di Ditjen Bea dan Cukai.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">&#8220;Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK,&#8221; kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Mei.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain Heri Setiyono dan Ahmad Dedi, penyidik juga memanggil Hanapi Arbi serta Hari Tommy Tanadi yang merupakan karyawan swasta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Budi belum memerinci perihal kehadiran keempat saksi itu. Tapi, satu saksi, yakni Ahmad Dedi sudah terlihat di kantor KPK sekitar pukul 11.00 WIB.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dia saat itu tampak keluar dari gedung Merah Putih KPK dengan menggunakan kalung tanda pengunjung bertali merah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tak ada pernyataan yang diberikan Ahmad Dedi saat disinggung perihal pemeriksaannya. Dia berjalan cepat bahkan sempat mengaku bukan Ahmad Dedi dan menutupi wajahnya dengan map bermotif batik.<\/span><\/p>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Dilansir dari sejumlah pemberitaan, nama Ahmad Dedi mencuat dalam dugaan aliran uang dari para pengusaha importir pada 2017 lalu. Kementerian Keuangan kala itu tengah menyelidiki dugaan kepemilikan rekening mencurigakan milik Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur II Ahmad Dedi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Diberitakan sebelumnya, KPK mengumumkan enam tersangka terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Februari lalu. Salah satunya Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024-2026, Rizal.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain Rizal, KPK juga menetapkan lima tersangka lainnya. Mereka adalah Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC); Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC); John Field (JF) selaku pemilik PT Blueray (BR); Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT BR; dan Dedy Kurniawan selaku Manager Operasional PT BR.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">KPK menduga kasus ini berawal pada Oktober 2025 ketika Orlando Hamonangan dan Sisprian Subiaksono bersama John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan melakukan pemufakatan jahat. Mereka mengatur perencanaan jalur importasi barang yang akan masuk ke Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selanjutnya, KPK mengumumkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan gratifikasi terkait importasi barang. Pengumuman disampaikan setelah penangkapan dilakukan di kantor pusat DJBC di daerah Jakarta Timur pada Kamis, 26 Februari.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Budiman ditangkap karena diduga menerima dan mengelola uang dari para pengusaha yang produknya dikenai cukai dan para importir sejak November 2024.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Akibat perbuatannya, Budiman Bayu kemudian disangka melanggar Pasal 12 B UU 31 Tahun 1999 jo.UU No.20 Tahun 2001 jo. Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/574388\/kpk-panggil-heri-setiyono-pengusaha-kepabeanan-hingga-eks-pejabat-bea-cukai-hari-ini\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat saksi terkait dugaan suap di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai pada hari ini. Mereka di antaranya Heri Setiyono yang merupakan pengusaha kepabeanan hingga Ahmad Dedi yang merupakan bekas pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. &#8220;Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK,&#8221; kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":77843,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-77842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"4 months ago","modified":"4 months ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77842"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77842\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}