{"id":6056,"date":"2024-06-27T08:01:59","date_gmt":"2024-06-27T08:01:59","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/06\/27\/koin-meme-solana-yang-terjerat-rug-pull\/"},"modified":"2024-06-27T08:01:59","modified_gmt":"2024-06-27T08:01:59","slug":"koin-meme-solana-yang-terjerat-rug-pull","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/06\/27\/koin-meme-solana-yang-terjerat-rug-pull\/","title":{"rendered":"Koin Meme Solana yang Terjerat Rug Pull"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">JAKARTA &#8211; Doraemon (DORAE), koin meme berbasis Solana, mendadak menjadi sorotan setelah dugaan <em>rug pull<\/em> menghantamnya. Pada Rabu pagi, 26 Juni, analitik data <em>blockchain<\/em> dari Lookonchain mengungkapkan rincian tentang kemungkinan penipuan ini, yang menyebabkan harga DORAE merosot lebih dari 99% dalam hitungan jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam posting di platform X, Lookonchain melaporkan bahwa sebuah dompet dengan alamat 3TQYNN\u2026yFAccW telah menjual sekitar 2,5 juta DORAE, menukarnya dengan 10.538 SOL yang saat ini bernilai sekitar Rp23,2 miliar. Data on-chain menunjukkan bahwa dompet ini kemungkinan besar dimiliki oleh pengembang proyek DORAE itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut infomasi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400;\">Crypto Potato, <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400;\">dompet tersebut awalnya menerima sekitar 304 SOL dari dompet berbasis Kucoin dengan alamat CEHgjR\u2026Y45a9z. Entitas ini menggunakan SOL tersebut untuk membeli 2,5 juta DORAE sebelum harga melonjak. Kemudian, dompet tersebut menjual seluruh simpanan DORAE untuk 10.538 SOL, menghasilkan keuntungan hingga 34 kali lipat dalam waktu kurang dari enam jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis on-chain melacak asal 304 SOL tersebut hingga ke dompet <em>deployer<\/em> dengan alamat CKEfb2\u2026HQWuUR. Berdasarkan bukti ini, para analis <em>on-chain<\/em>, termasuk Lookonchain, menyimpulkan bahwa dompet yang bertanggung jawab atas penjualan besar-besaran ini memiliki keterkaitan erat dengan pengembang token DORAE. Setelah penjualan massal token DORAE, harganya anjlok hingga 99%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang penggemar kripto di platform X berspekulasi bahwa pengembang di balik DORAE mungkin adalah individu yang sama yang meluncurkan token lain dengan kenaikan harga cepat, yang sering diikuti dengan rug pull. Sentimen yang diungkapkan adalah bahwa DORAE mungkin menciptakan ilusi kekayaan besar, sementara kenyataannya, pengembang dapat melakukan rug pull berkali-kali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, beberapa anggota komunitas merayakan kenaikan harga DORAE, menyebutnya sebagai \u201ckoin kucing pertama yang mencapai satu miliar\u201d. Namun, komunitas segera bereaksi, dengan beberapa menyebut DORAE sebagai \u201c<em>RUG<\/em> terbesar sepanjang masa\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak awal musim koin meme Solana tahun ini, kejadian seperti ini menjadi hal yang umum. Sebagai contoh, koin meme berbasis Solana, Catwifhat (CIF), telah mengalami beberapa kali <em>rug pull<\/em> sejak diluncurkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bulan April, peneliti <em>on-chain<\/em> ZachXBT menyoroti bahwa sekitar 12 koin meme kripto berbasis Solana, yang mengumpulkan dana total 26 juta Dolar AS atau sekitar Rp426 miliar, telah mati. Zach bahkan mencantumkan beberapa pendiri dan akun X yang sebaiknya dihindari terkait proyek-proyek tersebut.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/393458\/doraemon-koin-meme-solana-yang-terjerat-rug-pull\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Doraemon (DORAE), koin meme berbasis Solana, mendadak menjadi sorotan setelah dugaan rug pull menghantamnya. Pada Rabu pagi, 26 Juni, analitik data blockchain dari Lookonchain mengungkapkan rincian tentang kemungkinan penipuan ini, yang menyebabkan harga DORAE merosot lebih dari 99% dalam hitungan jam. Dalam posting di platform X, Lookonchain melaporkan bahwa sebuah dompet dengan alamat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6057,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-6056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6056"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6056\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}