{"id":6024,"date":"2024-06-27T04:48:06","date_gmt":"2024-06-27T04:48:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/06\/27\/ampuh-jadi-bantalan-ekonomi-masyarakat-miskin\/"},"modified":"2024-06-27T04:48:06","modified_gmt":"2024-06-27T04:48:06","slug":"ampuh-jadi-bantalan-ekonomi-masyarakat-miskin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/06\/27\/ampuh-jadi-bantalan-ekonomi-masyarakat-miskin\/","title":{"rendered":"Ampuh jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Miskin"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Pemerin Bantuan Beras Diperpanjang Tiga Bulan, Kepala Bapanas: Ampuh jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Miskin tah memutuskan untuk melanjutkan pemberian bantuan pangan beras tiga bulan ke depan mulai Agustus, Oktober, dan Desember.<\/p>\n<p>Kelanjutan program telah dipastikan melalui ketersediaan APBN.<\/p>\n<p>Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan pemberian bantuan pangan beras ini dilanjutkan karena program tersebut terbukti ampuh menjadi bantalan ekonomi masyatakat miskin.<\/p>\n<p>\u201cBantuan pangan beras ini benar-benar terbukti ampuh sebagai bantalan ekonomi masyarakat berpendapatan rendah,\u201d katanya dalam keterangan resmi, Kamis, 27 Juni.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Arief bilang, alokasi penyaluran bantuan pangan beras pemerintah di tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.<\/p>\n<p>\u201cTahun lalu alokasinya total tujuhbulan penyaluran dan tahun ini atas arahan Bapak Presiden Jokowi, sampai sembilan bulan, karena setelah Juni ini, lanjut lagi di Agustus, Oktober, dan Desember,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Arief menyoroti tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Karena itu, dia mendorong agar produksi dalam negeri dapat terus digenjot.<\/p>\n<p>\u201cIni waktunya kita meningkatkan produksi dalam negeri, apalagi harga pangan dunia sedang tinggi. Kita siapkan untuk produksi dalam negeri, kalau kita kelebihan pun kita bisa ekspor. Waktunya kita jadi lumbung pangan. Jadi kalau menyikapi currency rate yang tinggi, maka ini waktunya produksi dalam negeri,\u201d tuturnya.<\/p>\n<div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memestikan kelanjutan program bantuan pangan beras ini telah dipastikan melalui ketersediaan APBN.<\/p>\n<p>\u201cBegini, kemarin kita hitung, jadi nanti (bantuan pangan beras) akan dilanjutkan, yaitu masuk ke Agustus, masuk lagi ke Oktober, masuk lagi ke Desember. Kita syukuri karena hitung-hitungan APBN bisa seperti itu,\u201d kata Jokowi di Gudang Bulog Bukit Tunggal, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Rabu, 26 Juni.<\/p>\n<p>Selain itu, Jokowi juga menjamin beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan pemerintah merupakan beras berkualitas yang dikelola oleh Perum Bulog.<\/p>\n<p>\u201cIni berasnya yang diterima bagus bagus ya? Karena yang dikirimkan ke bapak ibu semuanya itu adalah beras-beras premium. Inilah perbaikan yang dilakukan pemerintah, yang dilakukan oleh Bulog karena kita tahu sekarang, Bulog terus memperbaiki manajemen pengelolaan yang ada di dalamnya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/393535\/bantuan-beras-diperpanjang-tiga-bulan-kepala-bapanas-ampuh-jadi-bantalan-ekonomi-masyarakat-miskin\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Pemerin Bantuan Beras Diperpanjang Tiga Bulan, Kepala Bapanas: Ampuh jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Miskin tah memutuskan untuk melanjutkan pemberian bantuan pangan beras tiga bulan ke depan mulai Agustus, Oktober, dan Desember. Kelanjutan program telah dipastikan melalui ketersediaan APBN. Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan pemberian bantuan pangan beras ini dilanjutkan karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6025,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-6024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6024"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6024\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}