{"id":51546,"date":"2024-12-06T04:38:46","date_gmt":"2024-12-06T04:38:46","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/06\/rupiah-berpotensi-menguat-didorong-sinyal-positif-pemangkasan-suku-bunga-as\/"},"modified":"2024-12-06T04:38:46","modified_gmt":"2024-12-06T04:38:46","slug":"rupiah-berpotensi-menguat-didorong-sinyal-positif-pemangkasan-suku-bunga-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/06\/rupiah-berpotensi-menguat-didorong-sinyal-positif-pemangkasan-suku-bunga-as\/","title":{"rendered":"Rupiah Berpotensi Menguat Didorong Sinyal Positif Pemangkasan Suku Bunga AS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat, 6 Desember 2024 diperkirakan akan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).<\/p>\n<p>Mengutip Bloomberg, nilai tukar Rupiah hari Kamis, 5 Desember 2024, Kurs rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,47 persen di level Rp15.862 per dolar AS.<\/p>\n<p>Sementara kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik 0,40 persen ke level harga Rp15.892 per dolar AS.<\/p>\n<p>Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyampaikan investor regional juga merasa sedikit lega dari pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di sebuah acara New York Times.<\/p>\n<p>&#8220;Powell mengisyaratkan kekuatan ekonomi AS dan tidak meremehkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga pada bulan Desember, meskipun ia mengisyaratkan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pelonggaran di masa mendatang,&#8221; ujarnya dalam keterangannya, dikutip Jumat, 6 Desember.<\/p>\n<p>Selain itu, Ibrahim menyampaikan investor tetap waspada karena Asia menghadapi risiko geopolitik yang meningkat, termasuk momok tarif perdagangan AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump yang akan datang.<\/p>\n<p>Menurut Ibrahim, fokus minggu ini adalah pada data paryroll nonpertanian utama di AS untuk kejelasan lebih lanjut tentang prospek suku bunga Fed.<\/p>\n<p>Sementara dari dalam negeri, Ekonom menilai urgensi kenaikan tarif PPN 12 persen pada 2025 hanya dilakukan karena termaktub dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang diteken pada 2021.<\/p>\n<p>Adapun keinginan pemerintah menambah penerimaan negara lewat kenaikan PPN dikhawatirkan memukul daya beli masyarakat saat ini.<\/p>\n<p>Semangat menaikkan PPN dalam Undang-Undang (UU) No.7\/2021 yang diteken pada tiga tahun silam sudah berbeda dengan kondisi sekarang.<\/p>\n<p>Kala itu, defisit fiskal diperbolehkan di atas 3 persen dan berdampak pada pembiayaan yang cukup besar. Melalui semangat untuk menambah penerimaan negara, PPN naik menjadi 11 persen.<\/p>\n<p>Melihat realisasi defisit APBN 2024 yang mencapai 1,37 persen dari PDB atau setara Rp309,2 triliun per Oktober 2024.<\/p>\n<p>Ekonom meyakini defisit akan lebih rendah dari target sebesar Rp522,8 triliun atau 2,29 persen dari PDB.<\/p>\n<p>Artinya, akan ada potensi tambahan Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang dapat menutup defisit APBN tahun depan tanpa menggunakan utang.<\/p>\n<p>Ekonom menganggap belum ada urgensi penerapan PPN 12 persen pada tahun depan, kecuali amanah UU HPP.<\/p>\n<p>Sementara peraturan tersebut, nyatanya bisa diintervensi melalui penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).<\/p>\n<p>Sebagaimana UU No. 17\/2003 tentang Keuangan Negara yang tidak membolehkan defisit melebihi 3 persen.<\/p>\n<div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Sebagaimana UU No. 17\/2003 tentang Keuangan Negara yang tidak membolehkan defisit melebihi 3 persen. Namun pada pandemi COVID-19, pemerintah menerbitkan Perppu yang kemudian menjadi UU No.2\/2020 dengan memperkenankan defisit melebihi ketentuan awal.<\/p>\n<p>Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 6 Desember 2024 dalam rentang harga Rp15.850 &#8211; Rp15.910 per dolar AS.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/440311\/rupiah-berpotensi-menguat-didorong-sinyal-positif-pemangkasan-suku-bunga-as\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat, 6 Desember 2024 diperkirakan akan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, nilai tukar Rupiah hari Kamis, 5 Desember 2024, Kurs rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,47 persen di level Rp15.862 per dolar AS. Sementara kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":51547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-51546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51546"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51546\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}