{"id":50581,"date":"2024-12-03T11:55:34","date_gmt":"2024-12-03T11:55:34","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/03\/pembunuh-yang-buang-korbannya-ke-jurang-di-tasikmalaya-ditangkap-mengaku-sakit-hati\/"},"modified":"2024-12-03T11:55:34","modified_gmt":"2024-12-03T11:55:34","slug":"pembunuh-yang-buang-korbannya-ke-jurang-di-tasikmalaya-ditangkap-mengaku-sakit-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/03\/pembunuh-yang-buang-korbannya-ke-jurang-di-tasikmalaya-ditangkap-mengaku-sakit-hati\/","title":{"rendered":"Pembunuh yang Buang Korbannya ke Jurang di Tasikmalaya Ditangkap, Mengaku Sakit Hati"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">TASIKMALAYA &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota\u00a0mengungkap pelaku kasus pembunuhan terhadap wanita\u00a0asal Sleman, Jawa Tengah yang membuang mayatnya ke jurang di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan ancaman pidana bagi pelaku hukuman mati.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">&#8220;Pelaku tak hanya melakukan pembunuhan berencana, tapi sampai menjual beberapa barang berharga milik korban,&#8221; kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono dilansir ANTARA, Selasa, 3 Desember.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">Ia menuturkan tersangka inisial SK alias Iwan Doggy (35) warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya yang melakukan pembunuhan terhadap korban Paryatun (49) warga Sleman dengan cara mencekik hingga mengalami patah tulang leher.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">Pelaku yang sudah saling kenal itu, kata dia, melakukan aksi pembunuhan karena sakit hati dengan cara mencekik\u00a0sampai tidak berdaya, yang dilakukan di rumah korban di Sleman. Setelah itu pelaku membawa korban\u00a0ke daerah Tasikmalaya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">&#8220;Korban hilang kesadaran usai dicekik oleh pelaku di kediamannya saat tengah tidur di ruang tengah rumahnya,&#8221; kata Kapolres.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">Namun saat di pertengahan jalan wilayah Kebumen, Jawa Tengah, kata Kapolres, korban mendengkur, sehingga tersangka kembali mencekik hingga tidak bisa bernapas lagi, yang selanjutnya dibawa dan dibuang ke jurang di wilayah Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya pada 18 November 2024 dini hari.<\/span><\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">Ia menyampaikan pihak Kepolisian yang mendapatkan informasi adanya penemuan mayat tersebut, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Polda DI Yogyakarta hingga akhirnya tersangka bisa diketahui, lalu ditangkap saat hendak melarikan diri di Bandung, Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">&#8220;Adapun motifnya karena sakit hati kepada korban, dan untuk barang bukti yang diamankan satu unit mobil jenis Suzuki Ertiga\u00a0berwarna putih, dan satu unit &#8216;handphone&#8217; korban yang dijual oleh pelaku di wilayah Bandung,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">Kapolres menyampaikan tersangka saat ini mendekam di Rumah Tahanan Polres Tasikmalaya Kota untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut dan atas perbuatannya dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 dan Pasal 365 KUHP Pidana dengan ancaman maksimal hukuman mati.<\/span><\/p>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s1\">&#8220;Ancaman hukuman mati\u00a0atau penjara seumur hidup atau penjara selama 20 tahun,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/439467\/pembunuh-yang-buang-korbannya-ke-jurang-di-tasikmalaya-ditangkap-mengaku-sakit-hati\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TASIKMALAYA &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota\u00a0mengungkap pelaku kasus pembunuhan terhadap wanita\u00a0asal Sleman, Jawa Tengah yang membuang mayatnya ke jurang di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan ancaman pidana bagi pelaku hukuman mati. &#8220;Pelaku tak hanya melakukan pembunuhan berencana, tapi sampai menjual beberapa barang berharga milik korban,&#8221; kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono dilansir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50582,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-50581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50581"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50581\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50582"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}