{"id":50471,"date":"2024-12-03T10:08:41","date_gmt":"2024-12-03T10:08:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/03\/catut-foto-kapolda-kepri-sambil-ngakududa-konten-kreator-di-kepri-ditangkap-polisi\/"},"modified":"2024-12-03T10:08:41","modified_gmt":"2024-12-03T10:08:41","slug":"catut-foto-kapolda-kepri-sambil-ngakududa-konten-kreator-di-kepri-ditangkap-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/12\/03\/catut-foto-kapolda-kepri-sambil-ngakududa-konten-kreator-di-kepri-ditangkap-polisi\/","title":{"rendered":"Catut Foto Kapolda Kepri Sambil NgakuDuda, Konten Kreator di Kepri Ditangkap Polisi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">BATAM &#8211;<\/span><span class=\"s3\"> Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seorang pria yang juga konten kreator.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Pelaku diduga melakukan tindak pidana terkait Undang-Undang ITE, dengan modus mengunggah foto-foto pejabat TNI dan Polri disertai informasi tidak benar terhadap pejabat tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Direktur Reskrimsus Polda Kepri Kombes Putu Yudha Prawira mengatakan tindak pidana ini terungkap berdasarkan hari patroli siber yang dilakukan Subdit V Ditreskrimsus Polda Kepri.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">\u201cPada saat Subdit Siber Polda Kepri melakukan patroli, ditemukan salah satu akun media sosial yang\u00a0<em>memposting<\/em>\u00a0foto-foto pejabat TNI dan Polri,\u201d kata Putu dilansir ANTARA, Selasa, 3 Desember.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Tersangka ditangkap berinisial RH usia 27 tahun, lajang berasal dari Serang, Banten. Ditangkap dua hari setelah patroli siber menemukan unggahannya pada akhir November 2024.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Tersangka RH berperan sebagai orang yang melakukan manipulasi data, dengan mengunggah foto-foto pejabat TNI-Polri dengan narasi yang berisi informasi tidak benar, salah satunya foto Kapolda Kepri Irjen Yan Fitri Halimansyah.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Dalam unggahannya, tersangka RH memuat foto Kapolda Kepri, lalu menuliskan keterangan gambar \u201cNyari calon istri. Saya duda anak 1, pekerjaan saya polisi, punya sawah 5 hektare, perkebunan sawit 12 hektare, dan toko sembako ada 5 cabang\u201d.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">\u201cJadi seolah-olah informasi yang disampaikan di media elektronik tersebut seolah-olah adalah data yang otentik,\u201d ujar Putu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Selain Kapolda Kepri, pelaku juga mengunggah foto mantan Wakapolri yang kini menjabat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Agus Andrianto, dengan keterangan sebagai duda beranak satu.<\/span><\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengunggah foto-foto pejabat TNI-Polri tersebut secara acak, bahkan tidak kenal dengan wajah-wajah di foto yang diunggahnya. Foto tersebut disadur dari postingan yang melintas di beranda media sosialnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">\u201cSaat ditanyakan ke pelaku apakah yang difoto tersebut apakah berstatus duda dan memiliki sawah. Jadi ternyata dia (pelaku) tidak tau yang sebenarnya terhadap identitas foto tersebut,\u201d kata Putu.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Pelaku membuat unggahan-unggahan tersebut untuk menaikkan jumlah pengikut, komentar dan penyuka unggahan. Dengan tujuan agar mendapatkan keuntungan dari\u00a0<em>Facebook<\/em>. <\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Bahkan setelah pengikutnya bertambah, pelaku berencana untuk menjual akun\u00a0<em>Facebooknya<\/em>.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Gomak Uliate Sitompul mengatakan\u00a0sejak berhenti bekerja di toko, pelaku belajar cara meningkatkan\u00a0<em>follower<\/em>\u00a0untuk mendapatkan pendapatan dari media sosial melalui postingan pada YouTube.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Akun\u00a0<em>facebook<\/em>\u00a0milik pelaku awalnya tidak banyak pengikut, setelah mengunggah foto pejabat TNI meningkat menjadi 48 ribu pengikut. Kemudian setelah unggahan foto Kapolda Kepri dan pejabat Polri lainnya bertambah menjadi 68 ribu pengikut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">\u201cSebelum dia menguggah foto kapolda, dia mengunggah pejabat TNI, nah dari pejabat TNI itu\u00a0<em>followernya<\/em>\u00a0menjadi 40 ribu, nah setelah mengunggah pejabat Polri bertambah lagi menjadi 68 ribu,\u201d ujar Gomak.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Salah satu pejabat TNI yang dijadikan foto profil\u00a0akun media sosial pelaku dengan\u00a0<em>@RianHidayat<\/em>, adalah pejabat TNI yang saat ini bertugas di Indonesia bagian Timur. <\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Adapun pelaku belum sempat mendapatkan keuntungan dari upayanya\u00a0<em>memposting<\/em>\u00a0foto-foto pejabat TNI-Polri baik berupa\u00a0<em>endorse<\/em>\u00a0ataupun pendapatan lainnya, karena sudah keburu ditangkap.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Kabid Humas Polda Kepri Kombes<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>Zahwani Pandra Arsyad menerangkan Polri memiliki tanggung jawab yang sifatnya preemtif, preventif dan represif terkait tindak pidana siber. <\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">\u201cJadi kasus ini berawal dari temuan kami patroli siber, lalu kami koordinasikan dengan Ditreskrimsus Polda Kepri, dilakukan penyelidikan, hingga akhirnya pelaku diamankan\u00a0karena informasi yang mencemari nama baik pejabat-pejabat tersebut, termasuk mempengaruhi masyarakat,\u201d kata Pandra.<\/span><\/p>\n<p class=\"p5\"><span class=\"s1\">Pelaku dijerat dengan Pasal 21 ayat (1) juncto Pasal 25 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, di mana ancaman hukumannya adalah maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp12 miliar rupiah.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/439420\/catut-foto-kapolda-kepri-sambil-ngaku-duda-konten-kreator-di-kepri-ditangkap-polisi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATAM &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kepri) menangkap seorang pria yang juga konten kreator. Pelaku diduga melakukan tindak pidana terkait Undang-Undang ITE, dengan modus mengunggah foto-foto pejabat TNI dan Polri disertai informasi tidak benar terhadap pejabat tersebut. Direktur Reskrimsus Polda Kepri Kombes Putu Yudha Prawira mengatakan tindak pidana ini terungkap berdasarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-50471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}