{"id":40743,"date":"2024-11-05T03:37:07","date_gmt":"2024-11-05T03:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/11\/05\/bertemu-ray-charles-hingga-produser-album-terbaik-michael-jackson\/"},"modified":"2024-11-05T03:37:07","modified_gmt":"2024-11-05T03:37:07","slug":"bertemu-ray-charles-hingga-produser-album-terbaik-michael-jackson","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/11\/05\/bertemu-ray-charles-hingga-produser-album-terbaik-michael-jackson\/","title":{"rendered":"Bertemu Ray Charles hingga Produser Album Terbaik Michael Jackson"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; <a href=\"https:\/\/voi.id\/musik\/430995\/produser-album-terlaris-dunia-quincy-jones-meninggal-setelah-sempat-lolos-dari-maut\">Quincy Jones<\/a> meninggal dunia di usia 91 tahun. Ikon musik industri itu menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat pada Minggu, 3 November waktu setempat.<\/p>\n<p>Jones menjalani karier musik yang luar biasa selama lebih dari 70 tahun, memainkan berbagai peran yang mungkin untuk seorang musisi, dengan ganjaran berbagai rekor dan penghargaan.<\/p>\n<p>Dia lahir dengan nama Quincy Delight Jones Jr. di Chicago, Amerika Serikat pada 14 Maret 1933. Kemudian, ia pindah mengikuti sang ayah ke Seattle, tumbuh menjadi remaja dan mulai mempelajari musik di sana.<\/p>\n<p>Ketika berusia 14 tahun, Jones bertemu dengan Ray Charles yang berusia 16 tahun di salah satu klub di Seattle. Pelantun \u201cHit the Road Jack\u201d itu menjadi inspirasi yang membentuk musikalitas Jones muda.<\/p>\n<p>Berawal dari klub kecil di Seattle, Jones dan Charles menjalani karier musiknya masing-masing yang sukses besar.<\/p>\n<p>Keduanya juga ikut berjuang dan berandil besar dalam Gerakan Hak-Hak Sipil (<em>civil rights movement<\/em>) untuk orang-orang Afrika-Amerika.<\/p>\n<p>Jones pernah mengenyam pendidikan musik formal di Berklee College of Music, namun ia memutuskan berhenti untuk menjadi pemain sesi. Di usia 20 tahun, ia menjalani tur ke Eropa bersama Lionel Hampton.<\/p>\n<p>Dia masih menjalani tur lain dengan musisi jazz kenamaan saat itu, seperti Dizzy Gillespie dan Harold Arlen. Dia juga menjadi bagian dari tim musik Stage Show, program musik kenamaan yang ditayangkan di televisi.<\/p>\n<div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Di awal tahun 1960an, Jones berkesempatan untuk menulis komposisi musik untuk beberapa film yang sukses di pasaran, antara lain \u201cThe Deadly Affair\u201d, \u201cIn Cold Blood\u201d, \u201cThe Italian Job\u201d, \u201cThe Anderson Tapes\u201d, hingga \u201c$ (Dollars)\u201d.<\/p>\n<p>Dalam periode yang sama, Quincy Jones juga bekerja untuk mengaransemen lagu-lagu dari penyanyi kenamaan, seperti Frank Sinatra, Ella Fitzgerald, Peggy Lee, dan Sarah Vaughan.<\/p>\n<p>Perjalanan musik Quincy Jones sampai kepada Michael Jackson. Dia menjadi produser untuk \u201cOff the Wall\u201d, album yang dirilis Sang Bintang Pop ketika masih berusia 19 tahun.<\/p>\n<p>Album pertama Jones dan Jackson ini menghasilkan beberapa hits yang sukses, seperti \u201cDon\u2019t Stop Til You Get Enough\u201d dan \u201cRock With You\u201d.<\/p>\n<p>\u201cOff the Wall\u201d menjadi jembatan bagi Michael Jackson yang beralih dari penyanyi remaja menjadi bintang dunia yang masih dikenang sampai saat ini.<\/p>\n<p>Kesuksesan album tersebut, membawa Quincy Jones dan Michael Jackson mengerjakan album \u201cThriller\u201d yang dirilis pada 29 November 1982.<\/p>\n<p>Album kedua mereka menghadirkan beberapa megahit, seperti \u201cBillie Jean\u201d, \u201cBeat It\u201d, \u201cHuman Nature\u201d, dan \u201cThriller\u201d. Selain itu, ada juga \u201cWanna Be Startin\u2019 Somethin\u2019\u201d, \u201cBaby Be Mine\u201d, \u201cThe Girl Is Mine\u201d, \u201cP.Y.T. (Pretty Young Thing)\u201d, dan \u201cThe Lady in My Life\u201d.<\/p>\n<p>Album \u201cThriller\u201d meraih sukses besar dan terjual hingga 70 juta kopi di seluruh dunia, mrnjadikannya album dengan penjualan terbesar sepanjang sejarah.<\/p>\n<p>Quincy Jones masih memproduseri album Michael Jackson lainnya, \u201cBad\u201d yang dirilis pada tahun 1987. Beberapa lagu hits di album ini antara lain \u201cI Just Can\u2019t Stop Loving You\u201d, \u201cThe Way You Make Me Feel\u201d, \u201cMan in the Mirror\u201d, hingga \u201cSmooth Criminal\u201d.<\/p>\n<p>Satu lagi karya monumental yang diproduseri Quincy Jones, \u201cWe Are the World\u201d, yang ditulis Michael Jackson dan Lionel Richie sebagai single charity dengan tema USA for Africa.<\/p>\n<p>Momen keajaiban dalam sesi rekaman \u201cWe Are the World\u201d di Los Angeles pada tahun 1985, didokumentasikan lewat film \u201cThe Greatest Night in Pop\u201d.<\/p>\n<p>Berbagai rekor lain pernah diraih Jones, beserta 28 piala Grammy, 7 Oscar, 1 Emmy, dan pelantikannya di Rock &amp; Roll Hall of Fame.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/musik\/431000\/perjalanan-musik-quincy-jones-bertemu-ray-charles-hingga-produser-album-terbaik-michael-jackson\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Quincy Jones meninggal dunia di usia 91 tahun. Ikon musik industri itu menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat pada Minggu, 3 November waktu setempat. Jones menjalani karier musik yang luar biasa selama lebih dari 70 tahun, memainkan berbagai peran yang mungkin untuk seorang musisi, dengan ganjaran berbagai rekor dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":40744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-40743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40743"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40743\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}