{"id":29341,"date":"2024-10-02T08:51:56","date_gmt":"2024-10-02T08:51:56","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/10\/02\/polres-jember-tangkap-otak-pelaku-perampokan-nasabah-bank-rp400-juta\/"},"modified":"2024-10-02T08:51:56","modified_gmt":"2024-10-02T08:51:56","slug":"polres-jember-tangkap-otak-pelaku-perampokan-nasabah-bank-rp400-juta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/10\/02\/polres-jember-tangkap-otak-pelaku-perampokan-nasabah-bank-rp400-juta\/","title":{"rendered":"Polres Jember Tangkap Otak Pelaku Perampokan Nasabah Bank Rp400 Juta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">JEMBER<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>&#8211; Kepolisian Resor Jember menangkap YD yang diduga kuat sebagai otak pelaku perampokan nasabah bank senilai Rp400 juta.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">YD yang berasal dari Banten, Jawa Barat ditangkap setelah menjadi buron atas kejahatannya yang dilakukan di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Agustus 2023,&#8221; kata Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi dilansir ANTARA, Rabu, 2 Oktober.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">Tersangka YD merupakan anggota jaringan perampok nasabah bank antar-provinsi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">Saat beraksi, lanjut dia, YD melakukan perampokan bersama tiga rekannya dengan mencuri uang sebesar Rp400 juta dari seorang nasabah bank di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">&#8220;Kejahatan itu terjadi pada Agustus tahun lalu yakni korban adalah seorang perempuan yang baru saja mengambil uang sebesar Rp400 juta dari bank,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">Berdasarkan keterangan saksi, uang tersebut diambil oleh para pelaku yang berjumlah empat orang pada saat korban sedang lengah. Tiga dari empat pelaku sebelumnya sudah ditangkap dan saat ini sedang menjalani proses hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Jember.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">&#8220;Namun, YD yang merupakan otak kejahatan tersebut baru berhasil dibekuk di Serang, Banten. Jaringan perampok itu bukan hanya beroperasi di Jember, melainkan juga di beberapa provinsi lain,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">YD dikenal sebagai sosok yang tidak segan-segan melukai korban dalam menjalankan aksinya, namun korban tidak mengalami luka fisik dalam kasus yang terjadi di Jember.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">&#8220;YD merupakan bagian dari jaringan kejahatan antar-provinsi dan ada tiga rekannya berasal dari daerah yang berbeda, yaitu Sumatera Selatan dan Blitar, Jawa Timur. Mereka merupakan sindikat yang seringkali membuntuti nasabah bank hingga korban lengah,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">Bayu menjelaskan jaringan YD itu sudah beroperasi di berbagai provinsi dan setiap kali melakukan aksi kejahatan di suatu daerah, maka para pelaku seringkali kembali ke domisili mereka masing-masing.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s2\">&#8220;Kami terus melakukan pengembangan untuk menuntaskan kasus-kasus lainnya. Atas kejahatan tersebut YD dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/421655\/polres-jember-tangkap-otak-pelaku-perampokan-nasabah-bank-rp400-juta\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JEMBER\u00a0 &#8211; Kepolisian Resor Jember menangkap YD yang diduga kuat sebagai otak pelaku perampokan nasabah bank senilai Rp400 juta. YD yang berasal dari Banten, Jawa Barat ditangkap setelah menjadi buron atas kejahatannya yang dilakukan di wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Agustus 2023,&#8221; kata Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi dilansir ANTARA, Rabu, 2 Oktober. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-29341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}