{"id":16825,"date":"2024-09-02T02:45:06","date_gmt":"2024-09-02T02:45:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/09\/02\/rapper-amerika-fatman-scoop-meninggal-dunia-setelah-kolaps-di-atas-panggung\/"},"modified":"2024-09-02T02:45:06","modified_gmt":"2024-09-02T02:45:06","slug":"rapper-amerika-fatman-scoop-meninggal-dunia-setelah-kolaps-di-atas-panggung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/09\/02\/rapper-amerika-fatman-scoop-meninggal-dunia-setelah-kolaps-di-atas-panggung\/","title":{"rendered":"Rapper Amerika Fatman Scoop Meninggal Dunia setelah Kolaps di Atas Panggung"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Kabar duka datang dari dunia musik hip hop, <a href=\"https:\/\/voi.id\/musik\/412323\/team-tomodachi-melesat-trending-para-rapper-indonesia-unjuk-skill-bikin-merinding\">rapper<\/a> Amerika Serikat Fatman Scoop meninggal dunia di usia 53 tahun.<\/p>\n<p>Pria dengan nama asli Isaac Freeman III itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah kolaps di atas panggung saat tampil di Negara Bagian Connecticut pada 30 Agustus waktu setempat.<\/p>\n<p>Pihak label melalui Sharron Elkabas, CEO MN2S mengkonfirmasi kabar duka yang mendadak itu, namun tidak diungkap apa alasan yang membuat sang rapper kolaps.<\/p>\n<p>\u201cHanya beberapa hari yang lalu, dan ia dalam suasana hati yang sangat baik. Sulit dipercaya bahwa ia tidak lagi bersama kita,\u201d kata Elkabas, mengutip Variety, Senin, 2 September.<\/p>\n<p>Pihak keluarga juga telah membuat pernyataan resmi yang diunggah di Instagram, namun tidak disebutkan penyebab meninggalnya Fatman Scoop.<\/p>\n<p>\u201cDengan kesedihan yang mendalam dan hati yang sangat berat, kami sampaikan berita meninggalnya Fatman Scoop yang legendaris dan ikonik. Tadi malam, dunia kehilangan jiwa yang cemerlang, mercusuar cahaya di panggung dan dalam kehidupan,\u201d bunyi pernyataan dari pihak keluarga.<\/p>\n<div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>\u201cFatman Scoop bukan hanya seorang pemain kelas dunia, ia adalah seorang ayah, saudara, paman, dan seorang teman. Ia adalah tawa dalam hidup kami, sumber dukungan yang konstan, kekuatan yang tak tergoyahkan, dan keberanian. FatMan Scoop dikenal dunia sebagai suara yang tak terbantahkan di klub. Musiknya membuat kami menari dan menjalani hidup dengan positif. Kegembiraannya menular dan kemurahan hatinya kepada semua orang akan sangat dirindukan tetapi tidak akan pernah dilupakan,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>\u201cSaat kita berduka atas meninggalnya Fatman Scoop, kita juga merayakan hidupnya yang luar biasa dan banyak kehidupan yang telah disentuhnya. Warisan FatMan Scoop adalah cinta dan kecerahan, warisan itu akan selalu ada di hati dan kenangan kita selamanya.\u201d<\/p>\n<p>Sebagai informasi, Fatman Scoop sudah bermusik sejak awal tahun 1990an. Dia dikenal dengan lagunya yang berjudul \u201cBe Faithful\u201d di tahun 1999.<\/p>\n<p>Fatman Scoop juga pernah berkolaborasi dengan beberapa penyanyi kenamaan, antara lain dengan Missy Elliott di \u201cLose Control\u201d dan dengan Mariah Carey di \u201cIt\u2019s Like That\u201d.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/musik\/412923\/rapper-amerika-fatman-scoop-meninggal-dunia-setelah-kolaps-di-atas-panggung\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Kabar duka datang dari dunia musik hip hop, rapper Amerika Serikat Fatman Scoop meninggal dunia di usia 53 tahun. Pria dengan nama asli Isaac Freeman III itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah kolaps di atas panggung saat tampil di Negara Bagian Connecticut pada 30 Agustus waktu setempat. Pihak label melalui Sharron Elkabas, CEO MN2S [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16826,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16825"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16825\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}