{"id":12122,"date":"2024-08-17T10:30:26","date_gmt":"2024-08-17T10:30:26","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/08\/17\/imigrasi-surabaya-wujudkan-kesetaraan-dunia-kerja-lewat-im-possible\/"},"modified":"2024-08-17T10:30:26","modified_gmt":"2024-08-17T10:30:26","slug":"imigrasi-surabaya-wujudkan-kesetaraan-dunia-kerja-lewat-im-possible","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/08\/17\/imigrasi-surabaya-wujudkan-kesetaraan-dunia-kerja-lewat-im-possible\/","title":{"rendered":"Imigrasi Surabaya Wujudkan Kesetaraan Dunia Kerja Lewat &#8220;I&#8217;m Possible&#8221;"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>SIDOARJO &#8211; Kantor Imigrasi Surabaya mendukung terwujudnya kesempatan yang setara di dunia kerja melalui program I\u2019m Possible dengan memberdayakan para pegawai <a title=\"disabilitas\" href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/406445\/ojk-beri-edukasi-keuangan-bagi-penyandang-disabilitas-di-kabupaten-toba\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>disabilitas<\/strong><\/a>.<\/p>\n<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Ramdhani di Surabaya, Sabtu, mengatakan program ini bertujuan untuk mengubah persepsi publik terhadap para penyandang disabilitas dengan memberikan kesempatan kerja yang setara serta mendorong inklusivitas.<\/p>\n<p>&#8220;Program I\u2019m Possible dimaksudkan sebagai &#8216;saya mampu&#8217;. Semua orang punya hak yang sama untuk bisa mendapatkan kesempatan. Kita di Indonesia mungkin masih kurang kesempatan memberikan peluang setara, padahal disabilitas juga memiliki potensi,&#8221; ujar Ramdhani.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi lembaga lainnya untuk memberdayakan para disabilitas dan memberikan kesempatan kepada mereka.<\/p>\n<div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan tidak cuma di Imigrasi, di kementerian atau lembaga yang lain juga bisa memberikan kesempatan yang sama sehingga mereka bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun keluarga,&#8221; kata Ramdhani.<\/p>\n<p>Salah satu pegawai program I\u2019m Possible di Kantor Imigrasi Surabaya, Devi, mengatakan bahwa dirinya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga bisa bekerja di Kantor Imigrasi Surabaya.<\/p>\n<p>&#8220;Informasi (didapat) Juli pertengahan, mulai gabung per Agustus. Awalnya karena kerja sama Imigrasi dengan Gadisku yakni suatu lembaga galeri disabilitas di bawah naungan dinas sosial. Di situ ada info kalau Imigrasi Surabaya membuka kesempatan disabilitas untuk penempatan posisi customer service,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Devi juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa meskipun memiliki keterbatasan fisik ia tetap mampu melakukan pekerjaan yang diberikan kepadanya.<\/p>\n<p>&#8220;Kedua kaki saya membentuk letter O. Dengan keterbatasan fisik yang ada saya ingin menunjukkan bahwa meskipun ada kekurangan fisik tapi aku bisa. Saya ingin menunjukkan ke masyarakat luas kalau <a title=\"disabilitas\" href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/406445\/ojk-beri-edukasi-keuangan-bagi-penyandang-disabilitas-di-kabupaten-toba\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>disabilitas<\/strong><\/a> itu bisa dan mampu,&#8221; katanya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/408718\/imigrasi-surabaya-wujudkan-kesetaraan-dunia-kerja-lewat-m-possible\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIDOARJO &#8211; Kantor Imigrasi Surabaya mendukung terwujudnya kesempatan yang setara di dunia kerja melalui program I\u2019m Possible dengan memberdayakan para pegawai disabilitas. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Ramdhani di Surabaya, Sabtu, mengatakan program ini bertujuan untuk mengubah persepsi publik terhadap para penyandang disabilitas dengan memberikan kesempatan kerja yang setara serta mendorong inklusivitas. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12123,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12122"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12122\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}