{"id":11854,"date":"2024-08-17T03:38:21","date_gmt":"2024-08-17T03:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/08\/17\/lebanon-terancam-mati-listrik-total-akibat-kekurangan-bahan-bakar\/"},"modified":"2024-08-17T03:38:21","modified_gmt":"2024-08-17T03:38:21","slug":"lebanon-terancam-mati-listrik-total-akibat-kekurangan-bahan-bakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2024\/08\/17\/lebanon-terancam-mati-listrik-total-akibat-kekurangan-bahan-bakar\/","title":{"rendered":"Lebanon Terancam Mati Listrik Total Akibat Kekurangan Bahan Bakar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p class=\"p3\"><span class=\"s2\">JAKARTA &#8211; <\/span><span class=\"s3\">Lebanon bisa menghadapi pemadaman listrik total dalam beberapa hari mendatang karena cadangan bahan bakar negara itu habis, kata Raja Ali, mantan penasihat Menteri Energi dan Sumber Daya Air negara.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">&#8220;Kemungkinan pemadaman listrik terjadi setiap hari. Ini bukan pertama kalinya, karena jaringan listrik Lebanon sangat rapuh dan permintaan tinggi,&#8221; kata Ali dilansir ANTARA dari Sputnik, Sabtu, 17 Agustus.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Dia menjelaskan hanya dua pembangkit listrik di Lebanon \u2013 Deir Ammar dan Zahrani \u2013 yang kini beroperasi, dengan menyediakan hingga 70 persen listrik di negara tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Kedua pembangkit itu menggunakan bahan bakar diesel, tetapi Lebanon telah kehabisan cadangannya, katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Ali menerangkan di banyak daerah, termasuk sebagian ibu kota, listrik yang disuplai pemerintah dibatasi hanya dua hingga tiga jam per hari.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">&#8220;Saat ini hanya pembangkit listrik Zahrani yang berfungsi, artinya besok mungkin tidak ada listrik yang disuplai negara sama sekali,&#8221; ungkap Ali.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Dia juga mengingatkan Kementerian Energi Lebanon telah mencapai kesepakatan dengan Irak untuk memasok negara itu dengan 1 juta ton minyak mentah setiap tahunnya. Minyak mentah ini diolah oleh pihak ketiga menjadi bahan bakar diesel untuk Lebanon.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Namun, Kementerian Energi Lebanon telah gagal membayar Irak untuk minyak mentah tersebut, sehingga menyebabkan penghentian pasokan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Mulai Desember lalu, perusahaan energi Lebanon seharusnya mulai menanggung biaya-biaya ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Sebagai tindakan sementara, Ali menyebutkan pembangkit listrik mungkin akan dipasok dari cadangan bahan bakar tentara \u2013 sekitar 5.000 ton \u2013 atau melalui pembelian pembangkit listrik terapung.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Namun, masih belum jelas berapa banyak dari total kebutuhan energi negara yang dapat dipenuhi, lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Menanggapi ancaman Israel yang akan mengebom pembangkit listrik yang tersisa di Lebanon jika terjadi operasi militer skala besar, Ali menunjukkan bahwa ancaman ini tidak berdampak sebesar yang terlihat, mengingat warga Lebanon telah mengandalkan sumber energi alternatif selama 18 hingga 22 jam sehari, tergantung wilayahnya, selama beberapa tahun.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">&#8220;Aspek teknis adalah yang paling mudah untuk diselesaikan. Memulihkan pasokan listrik 24 jam tidak akan memakan waktu lama jika ada kemauan politik dan pengambilan keputusan. Namun, kita menghadapi tingginya tingkat korupsi dalam struktur kekuasaan Lebanon,&#8221; ujar Ali saat ditanya mengenai hambatan dalam mengatasi krisis energi negara tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Mantan penasihat tersebut juga mendesak pihak berwenang Lebanon untuk mempertimbangkan kerja sama dengan Rusia.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">&#8220;Rusia dapat memberikan bantuan yang signifikan dalam bidang ini. Mereka memiliki teknologi energi yang maju dan proyek-proyek inovatif. Itu semua tergantung pada kemauan dan keputusan kepemimpinan (Lebanon),&#8221; paparnya.<\/span><\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Krisis listrik di Lebanon masih belum terselesaikan sejak berakhirnya perang saudara pada awal 1990-an. Sebelum krisis ekonomi terjadi pada Oktober 2019, listrik negara telah disalurkan ke warga di berbagai kota dan daerah selama 12 hingga 18 jam sehari.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Setelah krisis dimulai, jumlah pasokan tersebut turun menjadi dua hingga delapan jam setiap hari.<\/span><\/p>\n<p class=\"p4\"><span class=\"s1\">Ketika negara kehabisan cadangan bahan bakar, Lebanon dapat mengalami pemadaman total yang berlangsung hingga selama beberapa pekan. Dalam kondisi tersebut, genset diesel menjadi sumber energi alternatif, dengan para pemilik alat tersebut telah lama berupaya melobi untuk menghambat penuntasan krisis energi guna melindungi kepentingan bisnis mereka.<\/span><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/408634\/lebanon-terancam-mati-listrik-total-akibat-kekurangan-bahan-bakar\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Lebanon bisa menghadapi pemadaman listrik total dalam beberapa hari mendatang karena cadangan bahan bakar negara itu habis, kata Raja Ali, mantan penasihat Menteri Energi dan Sumber Daya Air negara. &#8220;Kemungkinan pemadaman listrik terjadi setiap hari. Ini bukan pertama kalinya, karena jaringan listrik Lebanon sangat rapuh dan permintaan tinggi,&#8221; kata Ali dilansir ANTARA dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11855,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-11854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"2 years ago","modified":"2 years ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}