{"id":112653,"date":"2026-10-15T01:15:12","date_gmt":"2026-10-14T18:15:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/15\/imf-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-saja-tak-cukup-kendalikan-utang-as\/"},"modified":"2026-10-15T01:15:12","modified_gmt":"2026-10-14T18:15:12","slug":"imf-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-saja-tak-cukup-kendalikan-utang-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/15\/imf-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-saja-tak-cukup-kendalikan-utang-as\/","title":{"rendered":"IMF Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Saja Tak Cukup Kendalikan Utang AS"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Dana Moneter Internasional atau IMF memperingatkan Amerika Serikat tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi untuk mengendalikan utang publik. Pemerintah AS dinilai tetap membutuhkan langkah fiskal untuk menekan defisit dan membawa utang kembali ke jalur yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n<p>Menurut Anadolu Agency, dikutip Rabu, 14 Oktober, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyampaikan hal itu dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok, Rabu.<\/p>\n<p>Georgieva mengatakan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat memang dapat membantu memperbaiki keuangan publik. Namun, dampaknya tidak cukup cepat untuk menghasilkan penyesuaian fiskal yang dibutuhkan.<\/p>\n<p>Ia mengatakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyadari defisit dan utang federal sudah terlalu tinggi.<\/p>\n<p>Defisit fiskal terjadi ketika belanja pemerintah lebih besar daripada penerimaannya. Kondisi itu, jika berlangsung terus-menerus, dapat menambah beban utang.<\/p>\n<p>Menurut Georgieva, pemerintah AS masih sangat mengandalkan pertumbuhan ekonomi yang kuat untuk mengurangi ketidakseimbangan tersebut.<\/p>\n<p>Bessent sebelumnya berpendapat pertumbuhan berkelanjutan di atas 3 persen, disertai pengendalian belanja, dapat menurunkan rasio utang terhadap produk domestik bruto. Rasio itu digunakan untuk melihat besarnya beban utang dibandingkan ukuran ekonomi suatu negara.<\/p>\n<p>Pemerintah AS juga menunjuk investasi kecerdasan buatan, ekspansi manufaktur, dan pemotongan pajak sebagai pendorong aktivitas ekonomi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Peringatan Georgieva sejalan dengan dorongan IMF agar pemerintah memperkuat keuangan publik di tengah berbagai guncangan yang terus mengurangi kemampuan negara merespons krisis baru.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan pembukaan yang diterbitkan IMF, Georgieva mengatakan ekonomi global masih menunjukkan ketahanan meski menghadapi ketidakpastian dan guncangan berulang.<\/p>\n<p>Namun, kemampuan bertahan itu mulai mendekati batas. Penyangga energi dan ruang fiskal semakin menipis, sementara inflasi masih bertahan tinggi di banyak negara.<\/p>\n<p>IMF mendorong pemerintah meningkatkan penerimaan, menata ulang belanja, serta memperbaiki pengelolaan keuangan publik. Bantuan akibat kenaikan harga energi dan pangan juga diminta tetap diarahkan kepada kelompok rentan.<\/p>\n<p>Georgieva mengatakan prospek ekonomi global saat ini dipengaruhi dua kekuatan yang berlawanan.<\/p>\n<p>Perang di Timur Tengah memicu guncangan pasokan energi. Pada saat yang sama, perkembangan kecerdasan buatan mendorong permintaan dan aktivitas ekonomi di negara-negara yang terhubung erat dengan rantai pasok AI.<\/p>\n<p>Negara-negara yang masuk lebih dalam ke rantai pasok AI secara umum mencatat kinerja lebih baik.<\/p>\n<p>Sebaliknya, negara berpendapatan rendah dan negara dengan kondisi ekonomi serta kelembagaan yang rapuh menghadapi tekanan lebih berat, terutama yang bergantung pada impor energi atau tidak ikut menikmati pertumbuhan dari ledakan teknologi.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/598490\/imf-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-saja-tak-cukup-kendalikan-utang-as\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Dana Moneter Internasional atau IMF memperingatkan Amerika Serikat tidak bisa hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi untuk mengendalikan utang publik. Pemerintah AS dinilai tetap membutuhkan langkah fiskal untuk menekan defisit dan membawa utang kembali ke jalur yang lebih berkelanjutan. Menurut Anadolu Agency, dikutip Rabu, 14 Oktober, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyampaikan hal itu dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112653"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112653\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}