{"id":112609,"date":"2026-10-14T20:39:13","date_gmt":"2026-10-14T13:39:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/suzuki-dr-z4sm-dimodifikasi-active-tenaga-38-ps-siap-diajak-ngebut\/"},"modified":"2026-10-14T20:39:13","modified_gmt":"2026-10-14T13:39:13","slug":"suzuki-dr-z4sm-dimodifikasi-active-tenaga-38-ps-siap-diajak-ngebut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/suzuki-dr-z4sm-dimodifikasi-active-tenaga-38-ps-siap-diajak-ngebut\/","title":{"rendered":"Suzuki DR-Z4SM Dimodifikasi ACTIVE, Tenaga 38 PS Siap Diajak Ngebut"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; ACTIVE memodifikasi Suzuki DR-Z4SM menjadi supermoto dengan karakter lebih berorientasi pada jalan raya dan sirkuit. Modifikasi tersebut mencakup penggunaan pelek aluminium tempa GALE SPEED Type-X, suspensi Hyperpro, serta Performance Damper, sementara mesin tetap dalam kondisi standar dengan tenaga 38 PS.<\/p>\n<p>Motor hasil modifikasi ini ditampilkan dan diuji oleh majalah Jepang Heritage &amp; Legends. Pengujian dilakukan di SPA Nishiura Motor Park, Prefektur Aichi, Jepang, yang memiliki rangkaian tikungan tajam berkecepatan rendah hingga menengah.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Suzuki DR-Z4SM merupakan salah satu model supermoto yang kembali hadir setelah penjualan model sebelumnya di Jepang berakhir pada 2009. DR-Z4S dan DR-Z4SM generasi terbaru mulai dipasarkan pada Oktober 2025. Menurut laporan Heritage &amp; Legends, permintaan terhadap kedua model tersebut bahkan melampaui target penjualan tahunan domestik yang ditetapkan Suzuki.<\/p>\n<p>DR-Z4SM menawarkan karakter berkendara yang lincah berkat bobot kendaraan yang relatif ringan, torsi yang responsif, serta pengendalian yang mudah diarahkan. Namun, tinggi jok 890 milimeter dan bentuk jok yang relatif sempit menjadi tantangan bagi sebagian pengendara, khususnya ketika digunakan dalam perjalanan panjang.<\/p>\n<p>ACTIVE kemudian mengembangkan konsep modifikasi yang mempertahankan karakter supermoto, tetapi meningkatkan kemampuan motor untuk berkendara di jalan beraspal dan sirkuit.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/598413\/body_image_2026101414.jpeg\" alt=\"\" width=\"500\"\/><\/p>\n<p>Tomonori Uda dari bagian pengembangan ACTIVE menjelaskan bahwa proyek tersebut berangkat dari keinginan untuk menggali potensi DR-Z4SM sebagai motor sport. Ia juga menilai pelek aluminium tempa GALE SPEED akan cocok dengan karakter dan desain motor tersebut.<\/p>\n<p>Perubahan utama dilakukan pada bagian kaki-kaki. ACTIVE mengganti pelek jari-jari standar dengan pelek aluminium tempa GALE SPEED Type-X, sekaligus mengubah sistem roda menjadi tubeless. Suspensi depan menggunakan pegas Hyperpro, sedangkan suspensi belakang diganti dengan unit Hyperpro.<\/p>\n<p>Penyetelan suspensi menjadi bagian penting dalam pengembangan motor ini. ACTIVE berupaya menyeimbangkan karakter bagian depan yang terasa lebih kokoh dengan suspensi belakang yang semula memberikan kesan lebih lembut.<\/p>\n<p>Suspensi belakang Hyperpro menggunakan pegas dengan karakteristik <em>constant rising rate<\/em>. Desain tersebut memungkinkan gerakan suspensi terasa lebih lembut pada bagian awal langkah, tetapi memberikan dukungan lebih kuat ketika kompresi semakin dalam.<\/p>\n<p>Menurut hasil pengujian Heritage &amp; Legends, kombinasi pelek dan suspensi baru membuat karakter motor terasa lebih mantap saat berakselerasi maupun mengerem. Perpindahan beban antara roda depan dan belakang juga terasa lebih terkontrol, sehingga pengendara dapat merasakan gerakan sasis dengan lebih jelas.<\/p>\n<p>ACTIVE turut memasang Performance Damper untuk meningkatkan kekokohan sasis. Komponen ini berfungsi meredam getaran dan resonansi, yang menurut keterangan dalam laporan tersebut terutama membantu mengurangi getaran pada putaran mesin sekitar 6.000\u20137.000 rpm.<\/p>\n<p>Saat diuji di SPA Nishiura Motor Park, motor mampu melibas rangkaian tikungan tajam dengan lincah sekaligus mempertahankan cengkeraman ban. Kombinasi suspensi dan Performance Damper membuat bagian depan terasa lebih kokoh ketika motor direbahkan untuk memasuki tikungan.<\/p>\n<p>Meski mesin tetap standar, tenaga 38 PS dinilai memadai untuk penggunaan di sirkuit. Motor juga mampu melaju cepat ketika pengendara membuka gas penuh di lintasan lurus. Namun, pengendara tetap perlu menjaga kehalusan input karena penggunaan yang terlalu kasar dapat membuat ban depan mulai kehilangan cengkeraman.<\/p>\n<p>Karakter hasil modifikasi ini pun berbeda dari gaya berkendara supermoto konvensional yang identik dengan posisi tubuh dan kaki khas off-road. Heritage &amp; Legends menilai motor tersebut lebih cocok dikendarai dengan gaya menikung ala motor sport, termasuk menggunakan teknik <em>hanging off<\/em> dan menurunkan lutut ke arah permukaan lintasan.<\/p>\n<p>Meski diarahkan untuk penggunaan di jalan raya dan sirkuit, ACTIVE tetap mempertahankan tampilan ramping khas supermoto. Pelek GALE SPEED Type-X juga memperkuat kesan sporty, sementara warna bodi Champion Yellow diambil dari pilihan warna standar Suzuki DR-Z4S dan tidak tersedia pada DR-Z4SM standar.<\/p>\n<p>Pada bagian depan, motor menggunakan pelek GALE SPEED Type-X berukuran 3,50 inci, dengan lebar yang sama seperti pelek standar. Cakram rem depan ditingkatkan dari diameter 310 milimeter menjadi 320 milimeter menggunakan GALE SPEED Cross Lock, yang dipadukan dengan kaliper empat piston GALE SPEED berbahan aluminium billet dan dudukan radial.<\/p>\n<p>Pelek belakang tetap menggunakan ukuran 4,50 x 17 inci, tetapi ban diganti dengan ukuran 150\/60-17, satu tingkat lebih lebar dibandingkan konfigurasi sebelumnya. Kaliper rem belakang juga diganti dengan unit GALE SPEED billet dua piston.<\/p>\n<p>Modifikasi lainnya mencakup setang ACTIVE Super LOW Shot dengan diameter meruncing dari 28,6 milimeter di bagian tengah menjadi 22,2 milimeter di ujung. Sistem pengereman juga menggunakan master rem GALE SPEED VRD berdiameter 14 milimeter, pelindung tuas rem, serta bar-end.<\/p>\n<p>Motor ini dilengkapi pula dengan tuas rem belakang yang dioperasikan menggunakan ibu jari kiri atau <em>thumb brake<\/em>. Perangkat tersebut memungkinkan pengendara mengoperasikan rem belakang saat motor berada dalam posisi menikung dengan sudut kemiringan besar.<\/p>\n<p>Melalui kombinasi komponen tersebut, ACTIVE berupaya memperluas kemampuan Suzuki DR-Z4SM tanpa mengubah mesin standarnya. Hasilnya adalah supermoto yang tetap praktis untuk penggunaan perkotaan, tetapi memiliki karakter pengendalian yang lebih mantap dan agresif ketika diajak melaju di jalan berkelok maupun sirkuit.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/motor\/598413\/suzuki-dr-z4sm-dimodifikasi-active-tenaga-38-ps-siap-diajak-ngebut\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; ACTIVE memodifikasi Suzuki DR-Z4SM menjadi supermoto dengan karakter lebih berorientasi pada jalan raya dan sirkuit. Modifikasi tersebut mencakup penggunaan pelek aluminium tempa GALE SPEED Type-X, suspensi Hyperpro, serta Performance Damper, sementara mesin tetap dalam kondisi standar dengan tenaga 38 PS. Motor hasil modifikasi ini ditampilkan dan diuji oleh majalah Jepang Heritage &amp; Legends. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112610,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112609"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112609\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112610"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}