{"id":112537,"date":"2026-10-14T14:45:18","date_gmt":"2026-10-14T07:45:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/toyota-rav4-woodland-phev-punya-324-hp-tapi-bukan-jagoan-off-road\/"},"modified":"2026-10-14T14:45:18","modified_gmt":"2026-10-14T07:45:18","slug":"toyota-rav4-woodland-phev-punya-324-hp-tapi-bukan-jagoan-off-road","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/toyota-rav4-woodland-phev-punya-324-hp-tapi-bukan-jagoan-off-road\/","title":{"rendered":"Toyota RAV4 Woodland PHEV Punya 324 HP, Tapi Bukan Jagoan Off-Road"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Toyota RAV4 Woodland PHEV 2026 menawarkan kombinasi tenaga 324 hp, jarak tempuh listrik hingga 49 mil atau sekitar 79 kilometer, dan kenyamanan berkendara. Namun, meski tampil dengan gaya SUV petualang, kemampuan off-road mobil plug-in hybrid ini lebih cocok untuk jalan tanah dan medan ringan daripada jalur ekstrem.<\/p>\n<p>Dalam ulasan yang diterbitkan <em>The Drive<\/em>, Cyril Soliman menguji RAV4 Woodland PHEV di kawasan gurun Apple Valley, California, Amerika Serikat. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa daya tarik utama mobil ini terletak pada sistem penggerak plug-in hybrid, bukan semata-mata tampilan yang terinspirasi kendaraan off-road.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Toyota menawarkan empat varian RAV4 plug-in hybrid, yakni SE, XSE, Woodland, dan GR Sport. Woodland menjadi pilihan dengan tampilan paling berorientasi petualangan, melalui penggunaan roof rail, pelindung pada area sepatbor, ban all-terrain, dan desain fascia depan khusus.<\/p>\n<p>Woodland memiliki jarak tempuh listrik hingga 49 mil atau sekitar 79 kilometer serta efisiensi gabungan 94 MPGe. Sebagai perbandingan, varian SE dan XSE diklaim mampu menempuh 52 mil atau sekitar 84 kilometer dengan efisiensi 96 MPGe.<\/p>\n<p>Dari sisi kemampuan melintasi medan tidak beraspal, Woodland memiliki <em>ground clearance<\/em> 8,5 inci atau sekitar 21,6 sentimeter. Angka tersebut sedikit lebih tinggi daripada SE dan XSE yang memiliki ground clearance 8,1 inci atau sekitar 20,6 sentimeter.<\/p>\n<p>Sudut approach Woodland mencapai 20 derajat dan sudut departure 24 derajat. Pada SE dan XSE, masing-masing sudut tersebut tercatat 19 derajat dan 23 derajat. Perbedaan ini memberikan Woodland sedikit keunggulan saat melewati perubahan kontur permukaan jalan, meski peningkatan ground clearance berasal dari penggunaan ban all-terrain, bukan perubahan suspensi.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/598390\/body_image_2026101411.jpg\" alt=\"\" width=\"500\"\/><\/p>\n<p>Di bagian interior, Woodland menggunakan panel pintu dan dasbor dengan pola khusus serta aksen merah-oranye. Jok berlapis SofTex dilengkapi pemanas, sementara karpet segala cuaca dan pelapis bagasi menggunakan identitas Woodland.<\/p>\n<p>Perangkat kabinnya mencakup layar sentuh 10,5 inci dan panel instrumen digital 12,3 inci. Unit yang diuji Soliman menggunakan warna eksterior Urban Rock, yang khusus tersedia untuk varian tersebut.<\/p>\n<p>Dari sisi performa, Toyota membekali RAV4 PHEV dengan mesin empat silinder 2,5 liter, motor listrik depan, dan motor listrik belakang yang mendukung sistem penggerak semua roda elektronik sesuai kebutuhan. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sistem sebesar 324 hp.<\/p>\n<p>Konfigurasi itu membuat bobot kendaraan mencapai sekitar 4.500 pon atau 2.041 kilogram. Meski tergolong berat untuk sebuah <em>crossover<\/em> kompak, penguji menilai mobil tetap mudah dikendalikan dengan setir yang ringan dan karakter suspensi yang halus. Ban all-terrain juga menghasilkan kebisingan jalan yang lebih rendah daripada perkiraan penguji.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/voi.id\/storage\/publishers\/598390\/body_image_2026101411-1.jpg\" alt=\"\" width=\"500\"\/><\/p>\n<p>Respons akselerasinya terasa kuat berkat torsi motor listrik yang tersedia secara langsung. Peralihan antara tenaga listrik dan mesin bensin juga berlangsung mulus, tanpa hentakan atau jeda yang terasa. Transmisi eCVT turut mendukung karakter berkendara yang halus.<\/p>\n<p>Saat digunakan di kawasan gurun Apple Valley, ban <em>all-terrain<\/em> dan <em>ground clearance<\/em> tambahan membantu Woodland melintasi tanah lepas, permukaan tidak rata, dan semak ringan. Namun, pengujian tersebut tidak sampai menguji kebutuhan artikulasi suspensi ekstrem atau rasio gigi rendah yang biasanya diperlukan untuk medan<em> off-road<\/em> berat.<\/p>\n<p>Fitur pendukungnya mencakup mode berkendara untuk jalur tanah yang membantu pengaturan traksi dan distribusi torsi, serta <em>downhill assist control<\/em> untuk membantu kendaraan menuruni medan curam. Meski demikian, karakter kendaraan ini dinilai lebih sesuai untuk perjalanan menuju lokasi petualangan daripada melibas jalur <em>off-road<\/em> yang berat.<\/p>\n<p>Keunggulan lain RAV4 Woodland PHEV terletak pada jarak tempuh dan fleksibilitas pengisian daya. Dalam pengujian nyata, jarak tempuh listriknya hanya berselisih sekitar dua mil dari klaim Toyota sebesar 49 hingga 50 mil, atau sekitar 79\u201380 kilometer.<\/p>\n<p>Jarak tersebut memungkinkan banyak pemilik menjalankan aktivitas harian, seperti perjalanan ke tempat kerja, berbelanja, dan mengantar anak, dengan tenaga listrik saja. Ketika perjalanan lebih jauh diperlukan, mesin bensin tetap tersedia sebagai sumber tenaga tambahan.<\/p>\n<p>Dengan baterai terisi penuh dan tangki bensin penuh, jarak tempuh gabungan kendaraan ini diperkirakan mencapai sekitar 585 mil atau 941 kilometer.<\/p>\n<p>Waktu pengisian baterai bergantung pada sumber listrik yang digunakan. Pengisian menggunakan stopkontak rumah tangga Level 1 diperkirakan memerlukan sekitar 15 jam untuk mengisi baterai hingga penuh. Dalam pengujian Soliman, pengisian semalaman hanya mencapai sekitar 60 persen.<\/p>\n<p>Dengan pengisi daya Level 2 di rumah, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 2,5\u20133 jam. Woodland juga mendukung pengisian cepat DC yang dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam sekitar 35 menit.<\/p>\n<p>Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa Toyota RAV4 Woodland PHEV 2026 lebih menonjol sebagai SUV plug-in hybrid yang bertenaga, nyaman, dan memiliki jarak tempuh listrik memadai untuk penggunaan sehari-hari. Tampilan petualangnya memang didukung kemampuan melewati medan ringan, tetapi bukan menjadi alasan utama untuk memilihnya dibandingkan varian RAV4 PHEV lainnya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/mobil\/598390\/toyota-rav4-woodland-phev-punya-324-hp-tapi-bukan-jagoan-off-road\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Toyota RAV4 Woodland PHEV 2026 menawarkan kombinasi tenaga 324 hp, jarak tempuh listrik hingga 49 mil atau sekitar 79 kilometer, dan kenyamanan berkendara. Namun, meski tampil dengan gaya SUV petualang, kemampuan off-road mobil plug-in hybrid ini lebih cocok untuk jalan tanah dan medan ringan daripada jalur ekstrem. Dalam ulasan yang diterbitkan The Drive, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112538,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}