{"id":112495,"date":"2026-10-14T10:54:18","date_gmt":"2026-10-14T03:54:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/174-694-kasus-ispa-tercatat-di-wilayah-terdampak-karhutla-kemenkes-perkuat-bantuan\/"},"modified":"2026-10-14T10:54:18","modified_gmt":"2026-10-14T03:54:18","slug":"174-694-kasus-ispa-tercatat-di-wilayah-terdampak-karhutla-kemenkes-perkuat-bantuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/14\/174-694-kasus-ispa-tercatat-di-wilayah-terdampak-karhutla-kemenkes-perkuat-bantuan\/","title":{"rendered":"174.694 Kasus ISPA Tercatat di Wilayah Terdampak Karhutla, Kemenkes Perkuat Bantuan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2013 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan bantuan medis dan memperkuat kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), di tengah paparan kabut asap.<\/p>\n<p>Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, pemerintah menyalurkan obat-obatan untuk menangani ISPA serta membagikan masker kepada masyarakat di wilayah yang terdampak polusi asap.<\/p>\n<p>Menurutnya, distribusi obat-obatan dan masker telah dilakukan di berbagai daerah. Penyaluran bantuan juga menyasar puskesmas, terutama di wilayah dengan kondisi asap yang dinilai mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah bagi obatnya maupun masker ke segala tempat karena ini bencana akibat kebakaran yang makin luas, tetapi yang sekarang tinggal berat di mana? Sumatera Selatan sama Kalteng,\u201d katanya, Selasa 13 Oktober di Kudus, Jawa Tengah<\/p>\n<p>Data Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla selama periode 18 Agustus hingga 21 September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.363 kasus tercatat pada balita. Data tersebut mencakup tujuh provinsi terdampak.<\/p>\n<p>Angka itu menunjukkan besarnya beban layanan kesehatan di wilayah yang menghadapi karhutla. Namun, jumlah kasus tersebut tidak dapat langsung diartikan sebagai kasus ISPA yang seluruhnya disebabkan oleh kabut asap. Penetapan hubungan sebab-akibat memerlukan data dan kajian lebih lanjut, termasuk informasi mengenai paparan polusi udara serta faktor risiko kesehatan lainnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, kabut asap akibat karhutla berpotensi memperburuk kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan orang dengan penyakit pernapasan sebelumnya. Karena itu, pemerintah memperkuat upaya pencegahan sekaligus memastikan ketersediaan layanan kesehatan bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Benjamin mengatakan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kesehatan akibat paparan asap karhutla. Masyarakat diminta memahami langkah perlindungan diri, termasuk menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk.<\/p>\n<p>\u201cYa, tadi itu pertama kali tentu mengedukasi masyarakat, masyarakat supaya lebih pintar, pada punya masker, dan maskernya kita bagikan. Terus obat-obat ISPA kita bagikan juga di puskesmas-puskesmas di daerah-daerah yang asapnya tinggi sekali,\u201d ujarnya.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Kemenkes mengimbau masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai, serta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.<\/p>\n<p>Melalui distribusi obat-obatan, pembagian masker, kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, dan edukasi pencegahan, pemerintah berupaya mengurangi risiko kesehatan di tengah karhutla serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh layanan medis yang dibutuhkan.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/598365\/174-694-kasus-ispa-tercatat-di-wilayah-terdampak-karhutla-kemenkes-perkuat-bantuan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan bantuan medis dan memperkuat kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), di tengah paparan kabut asap. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, pemerintah menyalurkan obat-obatan untuk menangani ISPA serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112496,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112495"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112495\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}