{"id":112359,"date":"2026-10-13T19:28:23","date_gmt":"2026-10-13T12:28:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/13\/di-balik-keseruan-community-month-ada-cerita-tentang-kepedulian-dan-mimpi-anak-anak\/"},"modified":"2026-10-13T19:28:23","modified_gmt":"2026-10-13T12:28:23","slug":"di-balik-keseruan-community-month-ada-cerita-tentang-kepedulian-dan-mimpi-anak-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/13\/di-balik-keseruan-community-month-ada-cerita-tentang-kepedulian-dan-mimpi-anak-anak\/","title":{"rendered":"Di Balik Keseruan Community Month, Ada Cerita tentang Kepedulian dan Mimpi Anak-Anak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2013 Sehari di <a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/4618\/restoran-cepat-saji\">restoran cepat saji<\/a> bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Namun, bagi sebagian anak yang tumbuh dalam kondisi sosial dan ekonomi rentan, pengalaman sederhana seperti ini bisa terasa begitu istimewa, terlebih ketika mereka juga mendapat perhatian dan kesempatan untuk bercerita.<\/p>\n<p>Setiap anak membutuhkan ruang untuk bermain, belajar, mencoba hal baru, dan merasa diterima. Kehadiran orang dewasa yang bersedia mendengarkan serta menemani mereka pun dapat memberikan arti tersendiri dalam proses tumbuh kembang.<\/p>\n<p>Sayangnya, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan pendampingan seperti ini belum tentu dirasakan semua anak.<\/p>\n<p>Laporan Bappenas, BPS, SMERU, dan UNICEF Indonesia pada 2025 mencatat bahwa 11,8 persen anak di Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan nasional.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi anak-anak tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan ekonomi, tetapi juga dengan akses terhadap berbagai kebutuhan untuk mendukung tumbuh kembang mereka.<\/p>\n<p>Studi yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry menunjukkan anak yang memiliki setidaknya satu hubungan positif dan suportif dengan orang dewasa cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik di kemudian hari.<\/p>\n<p>Semangat menghadirkan pengalaman positif bagi anak-anak inilah yang turut diwujudkan melalui Community Month, program tahunan relawan karyawan McDonald\u2019s Indonesia yang kembali digelar pada 2026.<\/p>\n<p>Dalam program ini, anak-anak dari kelompok marginal, termasuk anak jalanan, anak pemulung, anak terlantar, dan anak dari keluarga prasejahtera, diajak bermain dan belajar bersama karyawan yang mengambil peran sebagai \u201cKakak Bimbing McD\u201d.<\/p>\n<p>Tahun ini, lebih dari 500 karyawan dari berbagai divisi dan posisi meluangkan total 2.036 jam untuk mendampingi 5.250 anak. Kegiatan tersebut berlangsung di 147 restoran McDonald\u2019s Indonesia yang tersebar di 70 kota dan kabupaten, mulai dari Medan, Bandar Lampung, Singkawang, Balikpapan, Malang, Mataram, Makassar, hingga Ambon.<\/p>\n<p>Beragam aktivitas dihadirkan untuk membuat kunjungan anak-anak terasa lebih berkesan. Mereka dapat mengikuti sesi bercerita, memainkan permainan Nusantara, mengikuti kitchen tour, membuat kreasi es krim, hingga menikmati makan bersama.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar menghabiskan waktu di restoran, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mencoba pengalaman baru, berinteraksi, dan membangun kenangan bersama para pendampingnya.<\/p>\n<p>Bagi McDonald\u2019s Indonesia, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu cara menerjemahkan semangat \u201cSepenuhnya Indonesia\u201d ke dalam interaksi langsung dengan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui Community Month, kami ingin menghadirkan semangat \u2018Sepenuhnya Indonesia\u2019 melalui hal sederhana, yaitu meluangkan waktu dan hadir bersama adik-adik yang membutuhkan perhatian. Ketika karyawan mengambil peran sebagai \u201cKakak Bimbing McD\u201d, mereka tidak hanya menemani bermain, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi anak-anak untuk mencoba pengalaman baru, berbagi cerita, dan merasa diterima.<\/p>\n<p>Bagi kami, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Terkadang, meluangkan waktu dan hadir secara langsung justru menjadi hal yang paling berarti,\u201d ujar Meta Rostiawati, Associate Director of Communications McDonald\u2019s Indonesia.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, Community Month terus berkembang. Jika pada awalnya kegiatan lebih banyak berfokus pada semangat berbagi dan aktivitas sosial, tahun ini program tersebut semakin menekankan pentingnya kehadiran dan pendampingan.<\/p>\n<p>Antusiasme karyawan juga semakin meningkat. Jumlah relawan yang berpartisipasi tahun ini telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan lima tahun lalu. Keterlibatan tersebut datang dari berbagai fungsi, mulai dari kru restoran hingga jajaran manajemen yang sama-sama mengambil peran sebagai \u201cKakak Bimbing McD\u201d.<\/p>\n<p>Bagi Daryanti, Staf Operations McDonald\u2019s Indonesia, Community Month menjadi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang berbeda di luar rutinitas pekerjaan.<\/p>\n<p>Selama lima tahun berturut-turut, ia konsisten menjadi relawan dan merasakan bagaimana interaksi sederhana dapat meninggalkan kesan mendalam, baik bagi anak-anak yang didampingi maupun dirinya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Buat saya, Community Month seperti kegiatan ekstrakurikuler di luar pekerjaan. Saya senang bisa berbagi waktu dan melakukan sesuatu yang berbeda bersama teman-teman dari berbagai departemen. Tahun ini, melihat keceriaan adik-adik yang datang ke restoran membuat saya tersentuh dan semakin menyadari bahwa setiap anak membutuhkan perhatian dan ruang yang aman untuk tumbuh. Pengalaman ini juga ingin saya ceritakan kepada anak saya, agar ia belajar bahwa berbagi dan peduli kepada sesama bisa dimulai dari hal-hal sederhana,\u201d ujar Daryanti.<\/p>\n<p>Pengalaman Daryanti memperlihatkan <a href=\"https:\/\/voi.id\/tag\/3894\/sosial\">kegiatan sosial<\/a> tidak selalu harus diwujudkan melalui aksi besar. Meluangkan waktu, mendengarkan cerita, dan menemani anak-anak mencoba hal baru dapat menjadi bagian dari kepedulian yang tumbuh melalui kebiasaan sehari-hari.<\/p>\n<p>Sejak pertama kali diselenggarakan, Community Month menghadirkan beragam kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas. Programnya mencakup literasi, kebersihan dan kesehatan, inklusi bagi penyandang disabilitas, hingga edukasi keamanan pangan.<\/p>\n<p>Jangkauan program ini pun semakin luas. Jumlah anak yang terlibat meningkat lebih dari dua kali lipat, dari sekitar 2.000 anak pada 2022 menjadi 5.250 anak pada 2026. Anak-anak yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai latar belakang dan didampingi oleh Dinas Sosial, organisasi sosial, rumah singgah, serta komunitas yang selama ini berinteraksi dengan mereka.<\/p>\n<p>Salah satu peserta yang merasakan pengalaman baru tersebut adalah Andini Diva Fitriyani, anak binaan Yayasan Cahaya Rumah Ilmu Indonesia. Kunjungannya ke McDonald\u2019s TB Simatupang, Jakarta, menjadi pengalaman pertamanya datang langsung ke restoran McDonald\u2019s Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Ini pertama kalinya aku datang ke McDonald\u2019s, jadi aku senang banget. Ternyata di sini aku bisa makan, bermain, dan belajar bareng teman-teman. Aku juga senang ditemani \u201cKakak Bimbing McD\u201d yang baik dan sabar. Tadi \u201cKakak Bimbing McD\u201d sempat cerita tentang pemain sepak bola yang berhasil karena percaya sama mimpinya. Dari cerita kakak, aku jadi belajar kalau punya mimpi, kita harus terus berusaha dan nggak boleh gampang menyerah,&#8221; cerita Andini.<\/p>\n<p>Dari kunjungan tersebut, Andini tidak hanya membawa pulang pengalaman bermain dan makan bersama. Cerita tentang seorang pemain sepak bola yang berhasil karena percaya pada mimpinya juga memberinya pelajaran sederhana tentang pentingnya berusaha dan tidak mudah menyerah.<\/p>\n<p>Pengalaman serupa dirasakan Abdullah Arkhan Indranata. Baginya, keseruan Community Month hadir melalui kesempatan bercanda, berbagi cerita tentang hobi, serta mencoba aktivitas yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Kehadiran para \u201cKakak Bimbing McD\u201d membuat suasana terasa lebih akrab.<\/p>\n<p>&#8220;Semua \u2018Kakak Bimbing McD\u2019 yang aku temui hari ini ramah dan seru banget. Tadi kami banyak bercanda dan bercerita tentang hobi. Senang banget rasanya, aku kayak sedang main sama kakak sendiri. Waktu melihat ke dapur dan membuat es krim, \u2018Kakak Bimbing McD\u2019 juga membantu aku memakai apron dan masker. Aku juga senang bisa ketemu langsung sama Ronald McDonald. Dia lucu dan jago sulap. Semoga nanti aku bisa datang dan bermain seperti ini lagi,\u201d ujar Arkhan.<\/p>\n<p>Cerita Andini dan Arkhan menggambarkan bagaimana pengalaman yang terlihat sederhana bagi sebagian orang dapat menjadi kenangan yang berarti bagi anak-anak lain. Kesempatan melihat dapur restoran, membuat es krim, atau bertemu karakter yang menghibur mereka menjadi bagian dari pengalaman baru yang dapat diceritakan kembali setelah kegiatan berakhir.<\/p>\n<p>Dampak kegiatan semacam ini juga dirasakan oleh pihak yang selama ini mendampingi anak-anak. Sri Umiasih, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk bermain, belajar, dan mencoba hal baru.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melihat anak-anak begitu menikmati kesempatan untuk bermain, belajar, dan mencoba hal baru yang mungkin tidak mereka dapatkan setiap hari. Kehadiran \u2018Kakak Bimbing McD\u2019 juga sangat berarti bagi mereka, bahkan setelah kegiatan mereka masih bercerita tentang pengalaman dan orang-orang yang mereka temui. Bagi kami, momen seperti ini penting karena anak-anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga merasa diperhatikan. Kami berharap semakin banyak kesempatan seperti ini dapat dihadirkan untuk mereka,&#8221; ujar Sri Umiasih.<\/p>\n<p>Bagi anak-anak, pengalaman yang menyenangkan tidak selalu berhenti ketika kegiatan selesai. Cerita tentang orang-orang yang ditemui, aktivitas yang dicoba, dan hal baru yang dipelajari dapat menjadi kenangan yang mereka bawa pulang. Sementara itu, bagi komunitas dan para pendamping, kegiatan seperti ini membuka ruang kolaborasi untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi anak-anak.<\/p>\n<p>Community Month juga menjadi bagian dari perjalanan McDonald\u2019s Indonesia dalam merayakan 35 tahun kehadirannya di Tanah Air. Antusiasme karyawan, anak-anak penerima manfaat, dan para pemangku kepentingan yang terlibat memperlihatkan bagaimana program ini berkembang menjadi ruang untuk berbagi waktu, pengalaman, dan kebersamaan.<\/p>\n<p>Komitmen sosial dari restoran cepat saji tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi lainnya. Berdasarkan studi independen Oxford Economics, sepanjang April 2024 hingga Maret 2025, McDonald\u2019s Indonesia menyalurkan donasi senilai lebih dari Rp2,2 miliar dan mendistribusikan lebih dari 72.000 porsi makanan kepada panti asuhan, sekolah, hingga panti wreda. Sementara itu, Community Month 2024 mencatat lebih dari 2.900 kegiatan sosial di 96 kota dan kabupaten.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/598299\/di-balik-keseruan-community-month-ada-cerita-tentang-kepedulian-dan-mimpi-anak-anak\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Sehari di restoran cepat saji bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Namun, bagi sebagian anak yang tumbuh dalam kondisi sosial dan ekonomi rentan, pengalaman sederhana seperti ini bisa terasa begitu istimewa, terlebih ketika mereka juga mendapat perhatian dan kesempatan untuk bercerita. Setiap anak membutuhkan ruang untuk bermain, belajar, mencoba hal baru, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112360,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112359\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}