{"id":112285,"date":"2026-10-13T13:36:32","date_gmt":"2026-10-13T06:36:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/13\/robert-hall-dan-michael-woodford-raih-nobel-ekonomi-2026-ini-gagasan-yang-membawa-mereka-menang\/"},"modified":"2026-10-13T13:36:32","modified_gmt":"2026-10-13T06:36:32","slug":"robert-hall-dan-michael-woodford-raih-nobel-ekonomi-2026-ini-gagasan-yang-membawa-mereka-menang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/13\/robert-hall-dan-michael-woodford-raih-nobel-ekonomi-2026-ini-gagasan-yang-membawa-mereka-menang\/","title":{"rendered":"Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026, Ini Gagasan yang Membawa Mereka Menang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Ekonom Amerika Serikat Robert E. Hall dan Michael Woodford meraih Nobel Ekonomi 2026 atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi mikroekonomi bagi kebijakan stabilisasi makroekonomi.<\/p>\n<p>Menurut Anadolu Agency, dikutip Selasa, 13 Oktober, keduanya dinilai menunjukkan bagaimana model ekonomi dapat dibangun kembali dengan melihat keputusan rumah tangga dan perusahaan, bukan hanya hubungan statistik antara inflasi, produksi, dan konsumsi.<\/p>\n<p>Sederhananya, pendekatan ini mencoba memahami perekonomian besar dari keputusan yang dibuat individu dan dunia usaha. Dari sana, pembuat kebijakan bisa melihat bagaimana perilaku masyarakat membentuk kondisi ekonomi secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Salah satu gagasan penting Hall dan Woodford adalah bahwa rumah tangga dan perusahaan tidak hanya bereaksi terhadap kondisi saat ini. Keputusan menabung, membelanjakan uang, dan menetapkan harga juga dipengaruhi oleh apa yang mereka perkirakan akan terjadi pada masa depan.<\/p>\n<p>Artinya, pemerintah dan bank sentral dapat memengaruhi perekonomian bukan hanya melalui perubahan suku bunga atau belanja pemerintah, tetapi juga lewat rencana kebijakan yang kredibel dan mampu membentuk ekspektasi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Robert E. Hall<\/strong><\/p>\n<p>Robert E. Hall lahir pada 1943 dan merupakan profesor ekonomi di Stanford University serta peneliti senior di Hoover Institution.<\/p>\n<p>Hall dikenal sebagai ekonom makro, meski ia menyebut dirinya sebagai ekonom terapan. Penelitiannya banyak berfokus pada fluktuasi ekonomi dan siklus bisnis.<\/p>\n<p>Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari University of California, Berkeley, dan doktor dari Massachusetts Institute of Technology di bawah bimbingan ekonom Robert Solow.<\/p>\n<p>Sejak 1978, Hall memimpin Business Cycle Dating Committee di National Bureau of Economic Research. Komite ini bertugas menentukan kapan resesi di Amerika Serikat dimulai dan berakhir.<\/p>\n<p>Hall pernah menjabat Presiden American Economic Association pada 2010. Ia juga menjadi anggota National Academy of Sciences, American Academy of Arts and Sciences, serta Econometric Society.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Michael Woodford<\/strong><\/p>\n<p>Michael Woodford lahir pada 1955 dan merupakan ekonom makro serta ahli teori moneter di Columbia University.<\/p>\n<p>Penelitiannya berfokus pada kebijakan moneter dan bagaimana ekspektasi terhadap kondisi ekonomi masa depan memengaruhi keputusan ekonomi.<\/p>\n<p>Woodford meraih gelar sarjana dari University of Chicago, gelar hukum dari Yale University, dan doktor ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology.<\/p>\n<p>Ia memulai karier akademiknya di Columbia, kemudian mengajar di University of Chicago dan Princeton University sebelum kembali ke Columbia pada 2004. Di sana, ia memegang John Bates Clark Chair.<\/p>\n<p>Woodford juga menerima sejumlah penghargaan, termasuk Deutsche Bank Prize, Erwin Plein Nemmers Prize in Economics, dan BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award.<\/p>\n<p><strong>Mengapa Karya Mereka Penting<\/strong><\/p>\n<p>Hall dan Woodford mendapat penghargaan karena membantu membangun kembali teori makroekonomi dengan fondasi mikroekonomi.<\/p>\n<p>Sebelumnya, banyak model makroekonomi bertumpu pada hubungan antara indikator besar seperti inflasi, produksi, dan konsumsi. Hall dan Woodford memilih melihat dari bawah, yakni keputusan rumah tangga dan perusahaan, kemudian menilai bagaimana keputusan itu secara bersama-sama membentuk perekonomian.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut membantu menghidupkan kembali kebijakan stabilisasi setelah gejolak ekonomi pada 1970-an, ketika inflasi tinggi, pengangguran, dan pertumbuhan lemah memunculkan keraguan terhadap efektivitas model Keynesian tradisional.<\/p>\n<p>Menurut Royal Swedish Academy of Sciences, karya Hall dan Woodford memberikan landasan teori bagi model yang kini digunakan bank sentral dan pemerintah untuk merespons guncangan ekonomi.<\/p>\n<p>Model tersebut antara lain digunakan untuk memahami dampak krisis energi dan perubahan mendadak dalam konsumsi rumah tangga.<\/p>\n<p>Secara praktis, penelitian mereka membantu pembuat kebijakan memahami bagaimana keputusan hari ini memengaruhi ekspektasi dan perilaku rumah tangga serta perusahaan, lalu menggunakan pemahaman itu untuk meredam gejolak ekonomi.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/598241\/robert-hall-dan-michael-woodford-raih-nobel-ekonomi-2026-ini-gagasan-yang-membawa-mereka-menang\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Ekonom Amerika Serikat Robert E. Hall dan Michael Woodford meraih Nobel Ekonomi 2026 atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi mikroekonomi bagi kebijakan stabilisasi makroekonomi. Menurut Anadolu Agency, dikutip Selasa, 13 Oktober, keduanya dinilai menunjukkan bagaimana model ekonomi dapat dibangun kembali dengan melihat keputusan rumah tangga dan perusahaan, bukan hanya hubungan statistik antara inflasi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":112286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-112285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}