{"id":111967,"date":"2026-10-12T09:01:13","date_gmt":"2026-10-12T02:01:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/12\/mengapa-kita-sulit-ditegur\/"},"modified":"2026-10-12T09:01:13","modified_gmt":"2026-10-12T02:01:13","slug":"mengapa-kita-sulit-ditegur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/12\/mengapa-kita-sulit-ditegur\/","title":{"rendered":"Mengapa Kita Sulit Ditegur?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>Selasa malam, 29 September 2026, suara knalpot dari sebuah bengkel motor di Perumahan Royal Cikunir, Bekasi Selatan, membuat seorang warga dan anaknya datang menegur. Mereka merasa suara dari bengkel itu mengganggu ketenangan lingkungan.<\/p>\n<p>Urusannya kemudian melebar. Polisi menyebut warga tersebut sempat memukul pemilik bengkel. Pemilik bengkel lalu pergi membuat laporan. Saat ia berada di kantor polisi, sejumlah rekannya mendatangi rumah warga tersebut dan melakukan perusakan.<\/p>\n<p>Pagar rumah didobrak. Keributan terekam kamera dan videonya beredar di media sosial. Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat. Beberapa hari kemudian, kedua pihak berdamai melalui keadilan restoratif dan mencabut laporan masing-masing.<\/p>\n<p>Belum jauh dari Bekasi, cerita lain muncul di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sabtu, 3 Oktober 2026, petasan dan kembang api dalam kegiatan Maulid Nabi dinyalakan hingga sekitar pukul 01.00 WIB. Sejumlah warga yang merasa terganggu menyampaikan keberatan.<\/p>\n<p>Teguran itu juga tidak berhenti sebagai teguran. Perselisihan melebar, mediasi dilakukan, dan sejumlah warga kemudian memilih menempuh jalur hukum. Pihak kecamatan menegaskan persoalannya bukan soal SARA, melainkan gangguan akibat petasan yang dinyalakan hingga larut malam.<\/p>\n<p>Yang satu bermula dari knalpot. Yang lain dari petasan. Beda tempat dan beda cerita, tetapi keduanya terasa akrab. Persoalan kecil bisa cepat menjadi besar ketika teguran bertemu dengan emosi.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Di jalan raya, kita melihat versi yang lebih ringan hampir setiap hari. Motor saling menyerobot celah. Mobil enggan memberi ruang. Lampu merah baru berganti hijau, klakson dari belakang sudah berbunyi. Kadang lampunya bahkan belum benar-benar hijau, tangan sudah lebih dulu menekan klakson.<\/p>\n<p>Kita sendiri tidak selalu lebih sabar. Ada kalanya kendaraan lain hendak masuk, bukannya memberi ruang, kita justru maju sedikit agar celah tertutup. Orang di depan terlambat bergerak satu-dua detik, kita mulai gelisah. Seolah beberapa detik itu akan mengubah seluruh perjalanan.<\/p>\n<p>Di lingkungan rumah juga begitu. Musik terlalu keras, mobil menutup pagar, sampah dibakar hingga asap masuk ke rumah sebelah, atau suara renovasi terdengar sejak pagi. Cepat atau lambat, ada yang mengetuk pintu dan berkata, \u201cTolong dikecilkan,\u201d atau \u201cTolong jangan parkir di sini.\u201d<\/p>\n<p>Kalimatnya pendek. Menerimanya kadang yang tidak mudah. Ada orang yang langsung meminta maaf. Ada yang menjelaskan. Ada juga yang merasa sedang diatur di rumah atau lingkungannya sendiri. Kalau nada bicara ikut naik, urusan awal biasanya cepat terlupakan. Yang dipertahankan kemudian bukan lagi soal knalpot, parkir, atau suara musik.<\/p>\n<p>Belum tentu pula orang yang meledak memang sedang marah kepada orang yang menegurnya. Bisa saja sejak pagi hidupnya sedang tidak ramah. Tagihan belum terbayar, baru dimarahi bos, usaha sedang seret, atau anak di rumah sakit.<\/p>\n<p>Lalu datang satu teguran kecil pada waktu yang salah. Orang di depannya kebagian luapan yang sebenarnya sudah menumpuk sejak tadi.<\/p>\n<p>Itu tentu bukan alasan untuk memaki, memukul, atau merusak. Tapi hidup memang tidak sesederhana siapa yang benar dan siapa yang salah. Kita sering tidak tahu apa yang sedang dibawa orang lain ketika keluar rumah.<\/p>\n<p>Di jalan pun sama. Pengendara yang menyerobot belum tentu sejak bangun tidur berniat membuat orang lain kesal. Orang yang membunyikan klakson berkali-kali mungkin memang tidak sabaran, tetapi bisa juga sedang mengejar sesuatu yang kita tidak tahu. Masalahnya, orang yang diklakson pun mungkin sedang punya hari yang buruk.<\/p>\n<p>Dua orang yang sama-sama sedang penuh bertemu di satu titik. Kadang hanya perlu satu klakson, satu tatapan, atau satu kalimat bernada tinggi untuk membuat semuanya tumpah.<\/p>\n<p>Tentu yang menegur juga bisa salah cara. Ada teguran yang disampaikan baik-baik, ada yang sejak awal sudah terdengar seperti tantangan. Merasa terganggu bukan alasan untuk memaki atau memukul. Merasa tersinggung juga bukan alasan untuk membalas dengan kekerasan.<\/p>\n<p>Royal Cikunir akhirnya berdamai. Di Pondok Pinang, persoalannya sempat masuk mediasi dan jalur hukum. Dua kejadian itu mungkin akan lewat seperti banyak keributan lain yang sesekali muncul di berita.<\/p>\n<p>Besok pemicunya bisa berbeda. Kita bisa berada di pihak yang terganggu, bisa pula tanpa sadar menjadi orang yang mengganggu. Jadi kalau suatu hari ada yang mengetuk pagar atau menurunkan kaca mobil sambil berkata, \u201cMas, tolong&#8230;\u201d, mungkin jawaban tidak harus keluar secepat klakson.<\/p>\n<p>Siapa tahu, kali ini memang kita yang terlalu berisik.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/opini\/598034\/mengapa-kita-sulit-ditegur\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa malam, 29 September 2026, suara knalpot dari sebuah bengkel motor di Perumahan Royal Cikunir, Bekasi Selatan, membuat seorang warga dan anaknya datang menegur. Mereka merasa suara dari bengkel itu mengganggu ketenangan lingkungan. Urusannya kemudian melebar. Polisi menyebut warga tersebut sempat memukul pemilik bengkel. Pemilik bengkel lalu pergi membuat laporan. Saat ia berada di kantor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111968,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-111967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111967"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111967\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}