{"id":111623,"date":"2026-10-10T15:23:16","date_gmt":"2026-10-10T08:23:16","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/10\/hari-kesehatan-mental-sedunia-musik-bisa-jadi-ruang-untuk-memahami-emosi\/"},"modified":"2026-10-10T15:23:16","modified_gmt":"2026-10-10T08:23:16","slug":"hari-kesehatan-mental-sedunia-musik-bisa-jadi-ruang-untuk-memahami-emosi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/10\/hari-kesehatan-mental-sedunia-musik-bisa-jadi-ruang-untuk-memahami-emosi\/","title":{"rendered":"Hari Kesehatan Mental Sedunia, Musik Bisa Jadi Ruang untuk Memahami Emosi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/sms0Fk5OE4Np05N23XW03noE3a4xO9ELWT2Ta6MYcf0\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTc4NjQvMjAyNjEwMTAxMzQwLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzkxNjE0NDYyLmpwZWc.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk mengenali perasaan, mengekspresikan emosi, dan menghadapi tekanan psikologis. Dalam momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober, musik dapat menjadi salah satu cara untuk membuka percakapan tentang kesehatan mental.<\/p>\n<p>Melalui lagu-lagu seperti \u201cGhost Town\u201d dan \u201cReborn\u201d, karya YE menunjukkan bagaimana musik dapat mengangkat pengalaman emosional, membantu pendengar merasa terhubung, serta membuka ruang refleksi terhadap perasaan yang sulit diungkapkan.<\/p>\n<p>Hari Kesehatan Mental Sedunia tahun ini mengangkat tema \u201cLived experiences heard: real voices, real change\u201d yang disampaikan oleh World Health Organization (WHO). Tema tersebut menekankan pentingnya mendengarkan pengalaman nyata orang-orang yang hidup dengan kondisi kesehatan mental dan memberikan ruang bagi suara mereka untuk didengar.<\/p>\n<p>WHO juga menyebutkan bahwa aktivitas seni dapat membantu seseorang memahami dan mengomunikasikan emosi, memproses pengalaman sulit, serta mendukung kesejahteraan secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Lalu, bagaimana musik dapat berperan dalam kesehatan mental? Psikolog Klinis Dewasa Larasati Margaretha Soetrisno, M.Psi., Psikolog, menjelaskan lima peran musik yang berkaitan dengan pengalaman emosional seseorang.<\/p>\n<h2>1. Membantu mengenali emosi<\/h2>\n<p>Penelitian Thomas Sch\u00e4fer dan rekan-rekannya dari Chemnitz University of Technology, Jerman, mengenai fungsi psikologis musik menunjukkan bahwa orang mendengarkan musik bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk mengatur suasana hati, memahami diri sendiri, dan merasa terhubung dengan orang lain.<\/p>\n<p>Larasati menjelaskan, musik dapat membantu seseorang menemukan representasi dari perasaan yang sebelumnya sulit dijelaskan. Kemampuan mengenali emosi merupakan fondasi penting dalam menjaga kesehatan mental.<\/p>\n<p>\u201cTidak semua orang bisa mengenali dan menjelaskan emosinya, sehingga ketika mendengar lagu tertentu, lirik, nada, atau instrumennya dapat merepresentasikan apa yang sedang dirasakan. Musik membantu seseorang menemukan bentuk dari perasaan yang sebelumnya sulit dijelaskan,\u201d katanya.<\/p>\n<h2>2. Menjadi sarana mengekspresikan emosi<\/h2>\n<p>Selain membantu mengenali perasaan, musik juga dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan emosi. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal <em>Psychology of Music<\/em> menunjukkan manfaat aktivitas bermusik, termasuk mendengarkan, memainkan, dan menciptakan musik, dalam membantu regulasi emosi.<\/p>\n<p>Menurut Larasati, mendengarkan musik dan terlibat langsung dalam aktivitas bermusik dapat memberikan manfaat emosional yang berbeda.<\/p>\n<p>\u201cMendengarkan musik dapat membantu seseorang merasa terwakili atau merasa bahwa ada sesuatu yang merepresentasikan perasaannya. Sementara bernyanyi, memainkan musik, atau menulis lagu bisa menjadi bentuk mengekspresikan emosi dan melepaskan stres,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2>3. Membuat seseorang merasa dipahami<\/h2>\n<p>Pernah mendengarkan sebuah lagu lalu merasa liriknya sangat menggambarkan pengalaman pribadi? Ketika sebuah lagu terasa dekat dengan kehidupan seseorang, muncul perasaan bahwa pengalaman tersebut juga dapat dipahami oleh orang lain.<\/p>\n<p>Musik pun dapat menciptakan koneksi emosional dan membantu seseorang merasa tidak sendirian ketika menghadapi situasi sulit.<\/p>\n<p>Secara psikologis, manusia memiliki kebutuhan untuk didengarkan dan dipahami. Larasati mengatakan musik dapat menjadi salah satu alternatif ketika seseorang kesulitan menemukan orang yang dapat memahami perasaannya.<\/p>\n<p>\u201cKetika pada suatu situasi tidak ada orang yang bisa mendengarkan atau memahami kita, musik dapat menjadi salah satu alternatif yang membuat seseorang merasa tidak sendirian,\u201d katanya.<\/p>\n<h2>4. Menjadi salah satu strategi menghadapi stres<\/h2>\n<p>Musik juga dapat menjadi bagian dari strategi <em>coping<\/em>, yakni upaya seseorang untuk menghadapi tekanan atau situasi yang terasa berat. Mendengarkan lagu yang disukai, misalnya, dapat membantu seseorang merasa lebih tenang ketika mengalami stres.<\/p>\n<p>Meski demikian, Larasati mengingatkan bahwa manfaat musik memiliki batas. Musik dapat membantu mengelola perasaan dalam situasi tertentu, tetapi tidak selalu menyelesaikan masalah yang mendasarinya.<\/p>\n<p>\u201cMusik dapat menjadi bagian dari coping, tetapi sifatnya sementara. Musik bisa membantu kita bertahan pada saat itu, tetapi masalah yang mendasarinya belum tentu selesai. Jika memang membutuhkan bantuan profesional, tetap penting untuk mencarinya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h2>5. Mengenali kapan perlu mencari bantuan profesional<\/h2>\n<p>Musik dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan mental, tetapi tidak menggantikan bantuan profesional. Karena itu, seseorang perlu mengenali kapan tekanan emosional mulai mengganggu kehidupan sehari-hari dan membutuhkan perhatian lebih lanjut.<\/p>\n<p>Salah satu kerangka yang kerap digunakan untuk memahami kondisi kesehatan mental adalah konsep 4D, yang mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<p>Distress: tekanan emosional yang terasa berat, berkepanjangan, atau sulit dikelola.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Deviance: pikiran, perasaan, atau perilaku yang sangat berbeda dari norma yang berlaku dalam konteks tertentu.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Dysfunction: kondisi yang mulai mengganggu aktivitas dan kemampuan menjalankan peran sehari-hari.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Danger: pikiran, perasaan, atau perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika kondisi emosional mulai mengganggu keseharian, berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan mental dapat membantu seseorang memperoleh dukungan yang sesuai. Apabila terdapat risiko langsung terhadap keselamatan, pertolongan darurat perlu segera dicari.<\/p>\n<p>Larasati juga mengingatkan bahwa rasa malu, takut, atau ragu untuk mencari bantuan merupakan hal yang dapat dialami siapa saja. Namun, perasaan tersebut sebaiknya tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pertolongan.<\/p>\n<p>\u201cRasa malu, takut, atau ragu untuk datang ke psikolog itu wajar. Namun, jangan sampai hal tersebut menghalangi seseorang mendapatkan bantuan yang memang dibutuhkan. Mengenali bahwa kita membutuhkan dukungan merupakan bagian dari upaya menjaga diri,\u201d tuturnya.<\/p>\n<h2>Musik sebagai ruang untuk bercerita<\/h2>\n<p>Pengalaman emosional juga dapat ditemukan dalam berbagai karya musik, salah satunya lagu-lagu YE, musisi yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West. Melalui karya-karyanya, YE mengeksplorasi beragam tema emosional.<\/p>\n<p>Dalam lagu \u201cGhost Town\u201d dari album <em>ye<\/em> yang dirilis pada 2018, misalnya, terdapat tema pergulatan emosional, kerentanan, dan keinginan untuk menemukan kebebasan. Sementara itu, \u201cReborn\u201d, kolaborasinya dengan Kid Cudi dalam album <em>KIDS SEE GHOSTS<\/em> pada tahun yang sama, mengangkat pengalaman menghadapi masa sulit, menemukan kembali harapan, dan terus bergerak maju.<\/p>\n<p>Kedua lagu tersebut memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi medium untuk menceritakan pengalaman emosional yang kompleks. Bagi pendengar, lagu juga dapat menjadi ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan perasaan, dan menemukan cara untuk membicarakannya dengan orang lain.<\/p>\n<p>Pengalaman tersebut dapat dirasakan secara langsung melalui konser \u201cYE Live in Jakarta\u201d yang dijadwalkan berlangsung di Gelora Bung Karno pada 24 Oktober 2026. Konser ini akan menghadirkan Globe Stage, panggung 360 derajat, dengan perpaduan tata cahaya, audio, dan efek piroteknik.<\/p>\n<p>Tiket konser tersedia melalui situs resmi yejakarta.com.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/597864\/hari-kesehatan-mental-sedunia-musik-bisa-jadi-ruang-untuk-memahami-emosi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk mengenali perasaan, mengekspresikan emosi, dan menghadapi tekanan psikologis. Dalam momentum Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober, musik dapat menjadi salah satu cara untuk membuka percakapan tentang kesehatan mental. Melalui lagu-lagu seperti \u201cGhost Town\u201d dan \u201cReborn\u201d, karya YE menunjukkan bagaimana musik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111624,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-111623","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"3 days ago","modified":"3 days ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111623","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111623"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111623\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111623"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111623"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111623"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}