{"id":111232,"date":"2026-10-08T19:35:16","date_gmt":"2026-10-08T12:35:16","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/08\/masalah-kesehatan-mental-bisa-muncul-seiring-tugas-perkembangan-usia\/"},"modified":"2026-10-08T19:35:16","modified_gmt":"2026-10-08T12:35:16","slug":"masalah-kesehatan-mental-bisa-muncul-seiring-tugas-perkembangan-usia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/08\/masalah-kesehatan-mental-bisa-muncul-seiring-tugas-perkembangan-usia\/","title":{"rendered":"Masalah Kesehatan Mental Bisa Muncul Seiring Tugas Perkembangan Usia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2014 Masalah kesehatan mental dapat muncul pada berbagai tahapan kehidupan seiring dengan tugas perkembangan yang harus dijalani seseorang, mulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa awal, dewasa akhir hingga lanjut usia.<\/p>\n<p>Psikolog klinis dewasa Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan setiap fase kehidupan memiliki tantangan psikologis yang berbeda. Jika tantangan tersebut dimaknai sebagai sesuatu yang sulit atau mengancam, kondisi itu dapat berpotensi memunculkan permasalahan psikologis.<\/p>\n<p>\u201cDalam prosesnya ketika menjalankan tugas perkembangan secara psikologis itu, di situlah mulai ada tantangan-tantangan atau mungkin hambatan yang akhirnya berpotensi memunculkan permasalahan psikologis,\u201d kata Miki yang juga anggota Ikatan Psikolog Indonesia dalam temu media di Jakarta, Kamis.<\/p>\n<p>Menurut Miki, salah satu masalah kesehatan mental yang dapat muncul adalah gangguan kecemasan. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan rasa takut atau khawatir yang berlebihan, termasuk terhadap sesuatu yang belum terjadi atau situasi yang sebenarnya tidak sebesar sebagaimana yang dibayangkan.<\/p>\n<p>Sementara itu, depresi berkaitan dengan perubahan pada aspek perasaan atau afek seseorang. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai pengalaman kehidupan, termasuk kehilangan orang yang memiliki arti penting atau munculnya persoalan dalam hubungan dengan orang yang signifikan.<\/p>\n<p>\u201cSehingga muncul gangguan-gangguan gejala yang kaitannya dengan depresi, misalkan kehilangan orang yang signifikan atau ada permasalahan dengan orang yang signifikan. Nah, itu biasanya menjadi sumber kenapa seseorang mengalami depresi,\u201d ujar Miki.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>Tuntutan Berbeda di Setiap Tahap Usia<\/strong><\/p>\n<p>Miki menjelaskan, tugas perkembangan berubah sesuai dengan tahapan usia. Pada masa anak-anak, misalnya, seseorang mulai menjalani pendidikan, belajar mandiri, serta mengembangkan kemampuan sosial.<\/p>\n<p>Memasuki usia dewasa, tuntutan tersebut dapat berkembang menjadi kemandirian finansial, produktivitas, hingga membangun hubungan yang lebih serius, termasuk pernikahan.<\/p>\n<p>Berbagai tuntutan tersebut dapat menjadi sumber kekhawatiran apabila seseorang memaknainya sebagai sesuatu yang mengancam atau sulit untuk dihadapi.<\/p>\n<p>\u201cKetika dihadapkan tugas-tugas perkembangan tersebut di masing-masing usia, kemudian individu ini memaknakan tugas tersebut sebagai sesuatu yang mengancam, sesuatu yang sulit, nah di situlah muncul pikiran-pikiran irasional pada akhirnya. Dan lebih jauh lagi nanti akhirnya menjadi gangguan kecemasan,\u201d jelas Miki.<\/p>\n<p>Menurut dia, kekhawatiran juga dapat muncul meskipun persoalan yang menjadi sumber kecemasan belum benar-benar terjadi. Karena itu, cara seseorang memaknai dan merespons tuntutan perkembangan pada setiap fase kehidupan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<p><strong>Gangguan Kecemasan Jadi Diagnosis Tertinggi dalam Konsultasi<\/strong><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Gambaran mengenai persoalan kesehatan mental di Indonesia juga terlihat dalam laporan <em>Indonesia Health Insights Report<\/em> bertajuk \u201cNavigating Indonesia&#8217;s Mental Health Landscape 2026\u201d yang dipublikasikan Halodoc.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam laporan tersebut, gangguan ansietas disebut menjadi diagnosis tertinggi dalam konsultasi kesehatan mental sepanjang semester I 2026, dengan proporsi mencapai 31,6 persen dari total konsultasi. Angka tersebut disebut tumbuh 47,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya memperkirakan sekitar satu dari delapan hingga satu dari sepuluh orang mengalami gangguan kesehatan jiwa.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 9 Maret 2026 menyampaikan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025\u20132026 menemukan indikasi gejala kecemasan dan depresi pada hampir 10 persen dari sekitar 7 juta anak yang mengikuti pemeriksaan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Berdasarkan data yang disampaikan Menteri Kesehatan, sekitar 4,4 persen atau 338 ribu anak menunjukkan gejala cemas (<em>anxiety disorder<\/em>), sedangkan 4,8 persen atau sekitar 363 ribu anak menunjukkan gejala depresi (<em>depression disorder<\/em>).<\/p>\n<p>Temuan tersebut menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental sejak usia dini, terutama ketika anak dan remaja menghadapi berbagai tugas perkembangan dan perubahan dalam kehidupannya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/597635\/psikolog-masalah-kesehatan-mental-bisa-muncul-seiring-tugas-perkembangan-usia\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Masalah kesehatan mental dapat muncul pada berbagai tahapan kehidupan seiring dengan tugas perkembangan yang harus dijalani seseorang, mulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa awal, dewasa akhir hingga lanjut usia. Psikolog klinis dewasa Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan setiap fase kehidupan memiliki tantangan psikologis yang berbeda. Jika tantangan tersebut dimaknai sebagai sesuatu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-111232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111232"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111232\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}