{"id":111142,"date":"2026-10-08T11:05:15","date_gmt":"2026-10-08T04:05:15","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/08\/google-uji-platform-game-berbasis-ai-buat-game-cukup-dengan-prompt\/"},"modified":"2026-10-08T11:05:15","modified_gmt":"2026-10-08T04:05:15","slug":"google-uji-platform-game-berbasis-ai-buat-game-cukup-dengan-prompt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/08\/google-uji-platform-game-berbasis-ai-buat-game-cukup-dengan-prompt\/","title":{"rendered":"Google Uji Platform Game Berbasis AI, Buat Game Cukup dengan Prompt"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Google mulai menguji Playground, platform eksperimental berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat game berbasis peramban hanya dengan menggunakan perintah teks, tanpa harus memiliki keahlian pemrograman.<\/p>\n<p>Platform tersebut diluncurkan Google Labs pada Rabu, 7 Oktober, sebagai eksperimen baru yang ditujukan untuk menurunkan hambatan dalam pembuatan game. Pengguna dapat menjelaskan konsep, mekanisme permainan, dan tampilan visual yang diinginkan melalui prompt, kemudian AI akan membantu membuat game berdasarkan instruksi tersebut.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Playground memungkinkan pengguna memilih genre permainan seperti trivia atau balap, atau memulai proyek dari awal. Mereka juga dapat menentukan apakah game yang dibuat menggunakan format 2D atau 3D serta memilih pengalaman single-player atau multiplayer.<\/p>\n<p>Setelah menentukan dasar permainan, pengguna dapat menjelaskan mekanisme, alur permainan, dan gaya visual yang diinginkan. Playground kemudian menggunakan AI untuk menerjemahkan instruksi tersebut menjadi sebuah game yang dapat dimainkan melalui peramban.<\/p>\n<p>Pengguna juga dapat mengunggah gambar atau materi visual mereka sendiri. Playground akan mengubah materi tersebut menjadi aset game yang disesuaikan dengan gaya visual keseluruhan permainan.<\/p>\n<p>Game yang dibuat melalui Playground dapat dimainkan menggunakan perangkat seluler maupun komputer. Pengguna juga memiliki beberapa pilihan untuk proyek yang mereka buat, termasuk menyimpannya secara privat, membagikannya melalui tautan, atau menerbitkannya ke galeri Explore di Playground.<\/p>\n<p>Game yang diterbitkan dapat menggunakan fitur tambahan seperti papan peringkat. Pengembang juga tetap dapat mengubah dan mengembangkan game setelah proyek tersebut dipublikasikan.<\/p>\n<p>Google mengatakan akan menambahkan integrasi Unity Spark dalam pembaruan mendatang. Integrasi tersebut diharapkan memberikan pengguna akses terhadap kemampuan 3D tambahan serta mekanisme permainan tingkat profesional melalui teknologi Unity.<\/p>\n<p>Dengan integrasi tersebut, Google berpotensi memperluas kemampuan Playground sehingga pengguna dapat membuat pengalaman permainan yang lebih kompleks tanpa harus menguasai proses pengembangan game secara tradisional.<\/p>\n<p>Playground untuk sementara tersedia bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Google berencana memperluas ketersediaannya ke negara lain.<\/p>\n<p>Menjelajah dan memainkan game yang tersedia di katalog Playground dapat dilakukan secara gratis. Namun, pembuatan game menggunakan sistem token mingguan. Pengguna versi gratis mendapatkan jumlah token yang terbatas, sedangkan pelanggan Google One AI memperoleh batas penggunaan yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Peluncuran Playground menempatkan Google dalam persaingan yang semakin berkembang di sektor alat pengembangan game berbasis AI. Sejumlah perusahaan teknologi juga mulai menawarkan cara serupa untuk memungkinkan pengguna membuat game menggunakan bahasa alami.<\/p>\n<p>Roblox, misalnya, pada Juli mengumumkan fitur Build yang memungkinkan pengguna membuat game melalui perintah menggunakan bahasa sehari-hari.<\/p>\n<p>Eksperimen Playground juga menjadi bagian dari ketertarikan Google terhadap industri game. Perusahaan sebelumnya pernah mengembangkan layanan cloud gaming Stadia sebelum menghentikan layanan tersebut pada 2022.<\/p>\n<p>Google kemudian terus memasukkan pengalaman bermain game ke sejumlah platform lainnya, termasuk YouTube Playables, yang menyediakan katalog game berbasis web yang dapat dimainkan secara langsung.<\/p>\n<p>Melalui Playground, Google kini mencoba membawa kemampuan pembuatan game berbasis AI lebih dekat kepada pengguna yang tidak memiliki latar belakang pemrograman, desain, maupun ilustrasi.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/597505\/google-uji-platform-game-berbasis-ai-buat-game-cukup-dengan-prompt\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Google mulai menguji Playground, platform eksperimental berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat game berbasis peramban hanya dengan menggunakan perintah teks, tanpa harus memiliki keahlian pemrograman. Platform tersebut diluncurkan Google Labs pada Rabu, 7 Oktober, sebagai eksperimen baru yang ditujukan untuk menurunkan hambatan dalam pembuatan game. Pengguna dapat menjelaskan konsep, mekanisme permainan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":111143,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-111142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=111142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/111142\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/111143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=111142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=111142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=111142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}