{"id":110966,"date":"2026-10-07T17:24:12","date_gmt":"2026-10-07T10:24:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/bmw-gunakan-hidrogen-untuk-kurangi-emisi-pabrik-leipzig\/"},"modified":"2026-10-07T17:24:12","modified_gmt":"2026-10-07T10:24:12","slug":"bmw-gunakan-hidrogen-untuk-kurangi-emisi-pabrik-leipzig","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/bmw-gunakan-hidrogen-untuk-kurangi-emisi-pabrik-leipzig\/","title":{"rendered":"BMW Gunakan Hidrogen untuk Kurangi Emisi Pabrik Leipzig"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; BMW memperluas pemanfaatan teknologi hidrogen ke proses produksi kendaraan. Produsen mobil asal Jerman itu mulai membangun pipa hidrogen sepanjang sekitar 2 kilometer yang akan menghubungkan pabrik BMW di Leipzig langsung dengan jaringan hidrogen publik Jerman.<\/p>\n<p>Pipa tersebut ditargetkan selesai pada paruh pertama 2028. Jika rampung sesuai rencana, BMW menyebut fasilitas Leipzig akan menjadi pabrik otomotif pertama di dunia yang terhubung langsung dengan jaringan hidrogen publik.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Proyek ini tidak ditujukan untuk menggerakkan kendaraan hidrogen, melainkan mengurangi emisi dari proses manufaktur. Salah satu sasaran utamanya adalah fasilitas pengecatan yang membutuhkan oven bersuhu tinggi dan selama ini umumnya menggunakan gas alam sebagai sumber energi.<\/p>\n<p>Dengan terhubung ke jaringan hidrogen, BMW akan dapat menggunakan hidrogen untuk menjalankan proses tersebut dalam porsi yang lebih besar. Perusahaan menilai langkah ini dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan ketahanan energi pabrik.<\/p>\n<p>Direktur Pabrik BMW Leipzig, Petra Peterh\u00e4nsel, mengatakan koneksi baru tersebut akan memungkinkan fasilitas pengecatan menggunakan hidrogen dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.<\/p>\n<p>\u201cPipa ini akan memungkinkan kami memasok fasilitas pengecatan dengan hidrogen dalam skala yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya,\u201d kata Peterh\u00e4nsel.<\/p>\n<p>Menurutnya, proyek tersebut menjadi tonggak penting sekaligus menjadi dasar untuk meningkatkan ketahanan energi di fasilitas produksi BMW.<\/p>\n<p>BMW sebenarnya telah menggunakan hidrogen di Leipzig selama lebih dari satu dekade. Sejak 2013, pabrik tersebut telah mengoperasikan forklift dan kereta penarik berbasis sel bahan bakar hidrogen untuk kebutuhan logistik internal.<\/p>\n<p>Saat ini, armada tersebut telah berkembang menjadi lebih dari 230 kendaraan dan disebut sebagai armada kendaraan logistik berbasis hidrogen terbesar di Eropa.<\/p>\n<p>BMW kemudian memperluas penggunaannya ke proses pengecatan. Pada 2022, perusahaan menambahkan sejumlah oven pengecatan yang dapat menggunakan hidrogen maupun gas alam. Sistem tersebut memungkinkan pabrik beralih antara kedua sumber energi bergantung pada ketersediaan bahan bakar.<\/p>\n<p>Pembangunan jaringan hidrogen di Leipzig berlangsung sejalan dengan upaya Jerman mengembangkan infrastruktur hidrogen sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi industri. Pemanfaatan hidrogen tidak hanya diarahkan untuk kendaraan, tetapi juga untuk sektor yang membutuhkan panas tinggi dan sulit dialihkan sepenuhnya ke energi listrik.<\/p>\n<p>Industri berat, produksi baja, serta manufaktur menjadi beberapa sektor yang dipandang dapat memanfaatkan hidrogen sebagai alternatif bahan bakar fosil dalam proses yang membutuhkan temperatur tinggi.<\/p>\n<p>Pendekatan BMW di Leipzig juga menunjukkan bahwa pengembangan hidrogen tidak hanya berkaitan dengan kendaraan yang menggunakan sel bahan bakar. Infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan lebih dahulu untuk mengurangi emisi pada tahap produksi kendaraan.<\/p>\n<p>BMW sendiri masih mengembangkan kendaraan berbasis sel bahan bakar hidrogen. Perusahaan memiliki armada demonstrasi BMW iX5 Hydrogen, meski adopsi kendaraan hidrogen secara luas tetap bergantung pada ketersediaan infrastruktur pengisian bahan bakar.<\/p>\n<p>Pengembangan infrastruktur hidrogen di Jerman juga berbeda dengan kondisi Amerika Serikat. Infrastruktur hidrogen di AS masih banyak bergantung pada pengangkutan menggunakan truk serta jaringan pipa regional yang terkonsentrasi di kawasan industri, terutama di sepanjang Gulf Coast.<\/p>\n<p>BMW kini menempatkan proyek Leipzig sebagai bagian dari pemanfaatan hidrogen yang lebih luas. Jika proyek tersebut berjalan sesuai rencana, jaringan hidrogen tidak hanya digunakan untuk mendukung kendaraan yang menggunakan bahan bakar tersebut, tetapi juga untuk membantu mengurangi emisi ketika kendaraan diproduksi.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/otoinfo\/597430\/bmw-gunakan-hidrogen-untuk-kurangi-emisi-pabrik-leipzig\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; BMW memperluas pemanfaatan teknologi hidrogen ke proses produksi kendaraan. Produsen mobil asal Jerman itu mulai membangun pipa hidrogen sepanjang sekitar 2 kilometer yang akan menghubungkan pabrik BMW di Leipzig langsung dengan jaringan hidrogen publik Jerman. Pipa tersebut ditargetkan selesai pada paruh pertama 2028. Jika rampung sesuai rencana, BMW menyebut fasilitas Leipzig akan menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110966"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110966\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}