{"id":110898,"date":"2026-10-07T12:02:48","date_gmt":"2026-10-07T05:02:48","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/tarif-valet-hingga-rp250-ribu-disorot-dprd-dki-aturan-di-lahan-swasta-belum-jelas\/"},"modified":"2026-10-07T12:02:48","modified_gmt":"2026-10-07T05:02:48","slug":"tarif-valet-hingga-rp250-ribu-disorot-dprd-dki-aturan-di-lahan-swasta-belum-jelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/tarif-valet-hingga-rp250-ribu-disorot-dprd-dki-aturan-di-lahan-swasta-belum-jelas\/","title":{"rendered":"Tarif Valet hingga Rp250 Ribu Disorot DPRD DKI, Aturan di Lahan Swasta Belum Jelas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Tarif parkir valet di sejumlah restoran, pusat perbelanjaan hingga kawasan bisnis Jakarta disoroti DPRD DKI Jakarta. Pasalnya, tarif valet di lahan parkir swasta belum memiliki standar yang jelas sehingga besarannya ditentukan masing-masing pengelola.<\/p>\n<p>Anggota Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo, mengatakan aturan tarif valet saat ini baru mencakup layanan yang menggunakan lahan milik Pemprov DKI Jakarta.<\/p>\n<p>Sementara itu, layanan valet di lahan milik swasta belum memiliki ketentuan tarif yang seragam. Kondisi ini membuat masyarakat bisa dikenakan tarif berbeda di setiap lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Nah, saat ini di Jakarta ini setahu saya tarif valet ini yang baru ada penetapannya itu baru valet di lahan-lahan milik Pemprov. Untuk lahan swasta ini belum ada, sehingga tarifnya itu bervariasi,&#8221; kata Francine, Rabu, 7 Oktober.<\/p>\n<p>Francine mencontohkan tarif parkir di depan gedung komersial yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Salah satunya layanan valet premium yang menurut dia mematok tarif hingga Rp250 ribu.<\/p>\n<p>&#8220;Parkir di depan gedung komersial bisa sampai Rp250.000, karena premium gitu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain valet, Francine mempertanyakan dasar pengenaan tarif parkir berdasarkan zona di kawasan bisnis seperti SCBD, Jakarta Selatan. Ia menyoroti adanya perbedaan tarif berdasarkan jenis kendaraan di zona rendah emisi.<\/p>\n<p>Menurut dia, kendaraan listrik dapat dikenakan tarif Rp0 di lokasi tertentu, sedangkan kendaraan nonlistrik bisa dikenakan tarif hingga Rp100 ribu.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Persoalan lain yang ikut disoroti adalah denda bagi pengendara yang kehilangan karcis parkir. Francine mempertanyakan apakah pungutan tersebut turut dihitung sebagai objek pajak yang harus dibayarkan pengelola parkir kepada Pemprov DKI.<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya kalau hilang karcis parkir disuruh bayar denda, dendanya ini masuk enggak nih bayar pajak 10 persen atau tidak?&#8221; cecarnya.<\/p>\n<p>Francine menduga aturan yang belum tegas dapat membuka celah bagi pengelola parkir untuk tidak memasukkan sejumlah penerimaan, termasuk dari layanan valet dan denda karcis hilang, sebagai pendapatan perparkiran.<\/p>\n<p>&#8220;Karena mereka melihat celah bahwa si valet ini tidak diatur di dalam ketentuan, juga termasuk misalnya saya tanya nih, kan kita biasanya kalau hilang karcis parkir disuruh bayar denda,&#8221; ucap Francine.<\/p>\n<p>Menurut Francine, pendapatan dari layanan tersebut semestinya diperjelas statusnya dalam tata kelola perparkiran. Dengan begitu, kewajiban pengelola, termasuk terkait pajak daerah, tidak lagi menimbulkan tafsir berbeda.<\/p>\n<p>&#8220;Padahal kalau secara saya melihatnya harusnya itu masuk sebagai satu kategori pendapatan perparkiran,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Ia meminta Pansus turut mengkaji celah aturan tersebut dalam pembenahan tata kelola perparkiran Jakarta. Terutama untuk memastikan pungutan yang dibebankan kepada masyarakat memiliki dasar yang jelas.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/597405\/tarif-valet-hingga-rp250-ribu-disorot-dprd-dki-aturan-di-lahan-swasta-belum-jelas\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Tarif parkir valet di sejumlah restoran, pusat perbelanjaan hingga kawasan bisnis Jakarta disoroti DPRD DKI Jakarta. Pasalnya, tarif valet di lahan parkir swasta belum memiliki standar yang jelas sehingga besarannya ditentukan masing-masing pengelola. Anggota Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo, mengatakan aturan tarif valet saat ini baru mencakup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110899,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110898"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110898\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}