{"id":110884,"date":"2026-10-07T11:07:12","date_gmt":"2026-10-07T04:07:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/instagram-uji-mode-baca-pengguna-bisa-lihat-profil-tanpa-takut-salah-like\/"},"modified":"2026-10-07T11:07:12","modified_gmt":"2026-10-07T04:07:12","slug":"instagram-uji-mode-baca-pengguna-bisa-lihat-profil-tanpa-takut-salah-like","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/07\/instagram-uji-mode-baca-pengguna-bisa-lihat-profil-tanpa-takut-salah-like\/","title":{"rendered":"Instagram Uji Mode Baca, Pengguna Bisa Lihat Profil Tanpa Takut Salah Like"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Instagram sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat profil tanpa meninggalkan jejak interaksi. Fitur yang disebut sebagai mode baca atau <em>read-only mode<\/em> tersebut dirancang agar pengguna dapat menjelajahi profil tanpa bisa memberikan tanda suka, komentar, pesan, atau mengikuti akun.<\/p>\n<p>Informasi mengenai fitur tersebut ditemukan oleh peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi. Jika diterapkan, mode baca Instagram akan mengubah pengalaman melihat profil menjadi semacam mode penonton.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Saat mode tersebut aktif, sejumlah fungsi interaksi akan dinonaktifkan ketika pengguna melihat profil. Pengguna tidak dapat memberikan like pada unggahan, menulis komentar, mengirim pesan langsung, atau menekan tombol follow.<\/p>\n<p>Pengguna juga tidak dapat melihat Stories yang sedang aktif ketika menggunakan mode tersebut. Dengan membatasi berbagai bentuk interaksi, Instagram berupaya membuat pengguna dapat melihat isi profil tanpa risiko melakukan tindakan secara tidak sengaja.<\/p>\n<p>Salah satu situasi yang dapat dihindari adalah ketika pengguna tidak sengaja memberikan like pada unggahan lama saat sedang melihat profil seseorang. Kesalahan semacam itu dapat terjadi ketika pengguna menggulir konten lama dan secara tidak sengaja mengetuk layar dua kali.<\/p>\n<p>Mode baca Instagram berpotensi menjadi solusi untuk situasi tersebut. Pengguna dapat melihat foto dan unggahan lama tanpa tombol interaksi yang biasanya tersedia pada halaman profil.<\/p>\n<p>Fitur tersebut juga dikaitkan dengan layanan berlangganan Instagram Plus. Temuan Paluzzi menunjukkan bahwa mode baca berpotensi menjadi salah satu fitur yang ditawarkan kepada pelanggan berbayar.<\/p>\n<p>Namun, ada sisi lain yang menjadi perhatian. Jika pengguna dapat melihat profil tanpa meninggalkan tanda interaksi, fitur tersebut juga berpotensi mempersulit pemilik akun mengetahui aktivitas tertentu di profil mereka.<\/p>\n<p>Bagi pengguna biasa, kemampuan tersebut dapat mengurangi risiko salah like atau interaksi yang tidak disengaja. Namun, dari sisi keamanan, tidak adanya tanda aktivitas juga dapat memberikan ruang lebih besar bagi orang yang sengaja memantau akun pengguna lain tanpa mudah diketahui.<\/p>\n<p>Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan jika Instagram benar-benar memutuskan meluncurkan fitur tersebut secara publik. Penghilangan berbagai sinyal interaksi dapat membuat pengalaman menjelajah profil lebih nyaman, tetapi pada saat yang sama dapat mengurangi lapisan akuntabilitas bagi pengguna.<\/p>\n<p>Instagram sendiri belum memastikan bahwa mode baca akan tersedia bagi publik. Juru bicara Instagram mengatakan fitur tersebut masih merupakan eksperimen internal dan belum sedang diuji secara eksternal kepada pengguna.<\/p>\n<p>Eksperimen semacam ini merupakan bagian dari proses pengembangan aplikasi. Tidak semua fitur yang ditemukan dalam pengujian internal akhirnya dirilis kepada pengguna.<\/p>\n<p>Karena itu, mode baca Instagram untuk sementara belum dapat dianggap sebagai fitur resmi yang akan tersedia. Jika Instagram akhirnya memasukkannya ke dalam Instagram Plus, perusahaan masih perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan privasi sebelum fitur tersebut diberikan kepada pengguna secara lebih luas.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/597381\/instagram-uji-mode-baca-pengguna-bisa-lihat-profil-tanpa-takut-salah-like\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Instagram sedang menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna melihat profil tanpa meninggalkan jejak interaksi. Fitur yang disebut sebagai mode baca atau read-only mode tersebut dirancang agar pengguna dapat menjelajahi profil tanpa bisa memberikan tanda suka, komentar, pesan, atau mengikuti akun. Informasi mengenai fitur tersebut ditemukan oleh peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi. Jika diterapkan, mode [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110885,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110884"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110884\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110885"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}