{"id":110725,"date":"2026-10-06T18:39:14","date_gmt":"2026-10-06T11:39:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/kpk-periksa-ajudan-wali-kota-padangsidimpuan-hingga-kadis-pupr-tapsel-soal-korupsi-proyek-jalan\/"},"modified":"2026-10-06T18:39:14","modified_gmt":"2026-10-06T11:39:14","slug":"kpk-periksa-ajudan-wali-kota-padangsidimpuan-hingga-kadis-pupr-tapsel-soal-korupsi-proyek-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/kpk-periksa-ajudan-wali-kota-padangsidimpuan-hingga-kadis-pupr-tapsel-soal-korupsi-proyek-jalan\/","title":{"rendered":"KPK Periksa Ajudan Wali Kota Padangsidimpuan hingga Kadis PUPR Tapsel soal Korupsi Proyek Jalan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/d0StBWj7Lv356wYPOjhJtqA4dGSslsn3lkwLbgYgqSc\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTczMDgvMjAyNjEwMDYxODMwLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzkxMjg2MjY1LmpwZWc.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil tujuh saksi dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Mereka termasuk ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Selatan Fachri Ananda Harahap.<\/p>\n<p>Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Selasa.<\/p>\n<p>\u201cKPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padangsidimpuan, Sumut, atas nama FIH selaku ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan FAC selaku Kadis PUPR Tapsel,\u201d kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Selasa, 6 Oktober.<\/p>\n<p>Selain keduanya, KPK memanggil mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Padangsidimpuan Ahmad Juni.<\/p>\n<p>Empat saksi lain merupakan aparatur sipil negara. Tiga di antaranya bertugas di Dinas PUPR Padangsidimpuan dengan inisial SIH, SSS, dan AMW, sedangkan OSC merupakan ASN pada Dinas PUPR Tapanuli Selatan.<\/p>\n<p>Perkara ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK pada 26 Juni 2025. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek jalan di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.<\/p>\n<p>Dua hari kemudian, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam dua klaster perkara.<\/p>\n<p>Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting, Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut sekaligus pejabat pembuat komitmen Rasuli Efendi Siregar, pejabat pembuat komitmen Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto, Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun, serta Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang.<\/p>\n<p>Klaster pertama menyangkut empat proyek jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumut. Klaster kedua berkaitan dengan dua proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut.<\/p>\n<p>Total nilai enam proyek tersebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar.<\/p>\n<p>Dalam konstruksi perkara KPK, Muhammad Akhirun dan Muhammad Rayhan diduga menjadi pihak pemberi suap.<\/p>\n<p>Topan Ginting dan Rasuli Efendi Siregar diduga sebagai penerima suap dalam klaster pertama. Sementara Heliyanto diduga menjadi penerima suap pada klaster kedua.<\/p>\n<p>Penyidikan perkara itu kemudian dikembangkan. Pada 5 Mei 2026, KPK mengumumkan penggunaan surat perintah penyidikan umum dalam pengembangan kasus tersebut.<\/p>\n<p>Dalam pengembangan penyidikan itu, KPK belum menetapkan tersangka baru.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/597308\/kpk-periksa-ajudan-wali-kota-padangsidimpuan-hingga-kadis-pupr-tapsel-soal-korupsi-proyek-jalan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil tujuh saksi dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Mereka termasuk ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Selatan Fachri Ananda Harahap. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Selasa. \u201cKPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110726,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110725","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110725","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110725"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110725\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110725"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110725"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110725"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}