{"id":110698,"date":"2026-10-06T16:14:19","date_gmt":"2026-10-06T09:14:19","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/bank-dunia-sebut-indonesia-lebih-sedikit-terpapar-ledakan-ai-ekonomi-ditopang-permintaan-domestik\/"},"modified":"2026-10-06T16:14:19","modified_gmt":"2026-10-06T09:14:19","slug":"bank-dunia-sebut-indonesia-lebih-sedikit-terpapar-ledakan-ai-ekonomi-ditopang-permintaan-domestik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/bank-dunia-sebut-indonesia-lebih-sedikit-terpapar-ledakan-ai-ekonomi-ditopang-permintaan-domestik\/","title":{"rendered":"Bank Dunia Sebut Indonesia Lebih Sedikit Terpapar Ledakan AI, Ekonomi Ditopang Permintaan Domestik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>JAKARTA &#8211; <a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596698\/bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan\">Bank Dunia<\/a><\/strong> menilai Indonesia relatif lebih sedikit terpapar lonjakan aktivitas global terkait kecerdasan buatan atau AI dibandingkan sejumlah negara lain di Asia Timur dan Pasifik. Kekuatan ekonomi Indonesia justru masih bertumpu pada permintaan domestik.<\/p>\n<p>Penilaian itu disampaikan dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update Oktober 2026 bertajuk Riding the AI Wave. Bank Dunia melihat AI membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi kawasan, tetapi manfaatnya belum tersebar merata.<\/p>\n<p>\u201cKhusus untuk Indonesia ini menarik. Indonesia relatif lebih sedikit terpapar dibandingkan negara-negara lain terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI ini,\u201d kata Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Franziska Ohnsorge dikutip dari Antara, Selasa, 6 Oktober.<\/p>\n<p>Menurut Ohnsorge, permintaan dalam negeri menjadi penopang utama pertumbuhan Indonesia dan membedakannya dari sejumlah negara lain di kawasan.<\/p>\n<p>\u201cYang benar-benar kuat di ekonomi Indonesia adalah permintaan domestik. Hal itulah yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Secara regional, Bank Dunia menilai Asia Timur dan Pasifik berada dalam posisi kuat untuk menikmati manfaat perkembangan AI karena terhubung dengan rantai nilai global dan memiliki aktivitas ekonomi yang dinamis.<\/p>\n<p>Sejumlah negara telah menikmati kenaikan aktivitas AI global melalui produksi dan ekspor barang berteknologi tinggi yang digunakan untuk mendukung investasi AI.<\/p>\n<p>Namun, adopsi AI di kawasan masih tertinggal dibandingkan negara maju. Biaya tinggi, keterbatasan keterampilan tenaga kerja, serta persoalan keamanan dan privasi menjadi beberapa hambatan.<\/p>\n<p>Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Carlos Felipe Jaramillo mengatakan tantangan berikutnya adalah mengubah kemampuan kawasan memproduksi barang terkait AI menjadi penggunaan teknologi yang lebih luas dalam perekonomian.<\/p>\n<p>\u201cTantangannya saat ini adalah mengubah keunggulan kawasan ini dalam memproduksi barang-barang terkait AI menjadi adopsi AI yang luas, yang dapat meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan lebih baik bagi jutaan orang,\u201d kata Jaramillo.<\/p>\n<p>Bank Dunia juga melihat negara berkembang tidak harus langsung berlomba membuat teknologi AI paling mutakhir. Wakil Presiden Regional IFC untuk Asia dan Pasifik Sarvesh Suri mengatakan perusahaan, termasuk UMKM, dapat lebih dulu memanfaatkan Small AI, yakni teknologi AI yang sudah tersedia untuk meningkatkan produktivitas.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Menurut Suri, adopsi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur digital dan energi, pembiayaan usaha, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.<\/p>\n<p>Bank Dunia juga merekomendasikan pengembangan AI yang sesuai kebutuhan lokal, termasuk perangkat yang lebih terjangkau dan mampu menggunakan bahasa lokal. Teknologi semacam itu dinilai dapat digunakan pada sektor padat karya seperti pariwisata dan agribisnis.<\/p>\n<p>Pemerintah, menurut laporan tersebut, dapat berperan sebagai pengguna sekaligus regulator AI melalui peningkatan layanan publik, pembangunan fondasi digital, penguatan aturan, dan kerja sama regional.<\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596698\/bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan\">Bank Dunia<\/a> <\/strong>memproyeksikan ekonomi Asia Timur dan Pasifik tumbuh 4,5 persen pada 2026. Sejumlah negara diperkirakan mencatat pertumbuhan lebih tinggi karena mendapat manfaat dari aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan AI.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/597273\/bank-dunia-sebut-indonesia-lebih-sedikit-terpapar-ledakan-ai-ekonomi-ditopang-permintaan-domestik\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Bank Dunia menilai Indonesia relatif lebih sedikit terpapar lonjakan aktivitas global terkait kecerdasan buatan atau AI dibandingkan sejumlah negara lain di Asia Timur dan Pasifik. Kekuatan ekonomi Indonesia justru masih bertumpu pada permintaan domestik. Penilaian itu disampaikan dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update Oktober 2026 bertajuk Riding the AI Wave. Bank [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110699,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110698"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110698\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}