{"id":110650,"date":"2026-10-06T12:23:24","date_gmt":"2026-10-06T05:23:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/hyundai-uji-suv-listrik-baru-benarkah-ioniq-4-atau-ioniq-1\/"},"modified":"2026-10-06T12:23:24","modified_gmt":"2026-10-06T05:23:24","slug":"hyundai-uji-suv-listrik-baru-benarkah-ioniq-4-atau-ioniq-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/06\/hyundai-uji-suv-listrik-baru-benarkah-ioniq-4-atau-ioniq-1\/","title":{"rendered":"Hyundai Uji SUV Listrik Baru, Benarkah IONIQ 4 atau IONIQ 1?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Hyundai tengah menguji sebuah SUV listrik kompak yang diduga merupakan calon Hyundai IONIQ 4. Namun, kendaraan tersebut juga diperkirakan dapat menjadi IONIQ 1 karena Hyundai belum mengungkapkan nama resminya.<\/p>\n<p>Prototipe dengan kamuflase itu terlihat sedang menjalani pengujian di Korea Selatan. Berbeda dari Hyundai IONIQ 3 yang menggunakan desain hatchback, kendaraan baru tersebut memiliki bentuk lebih tegak dan menyerupai SUV konvensional.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Kemunculan prototipe ini terjadi setelah Hyundai membuka pemesanan IONIQ 3 di Inggris dan sejumlah negara Eropa. IONIQ 3 menjadi mobil listrik kompak pertama Hyundai di bawah merek IONIQ yang dirancang dan diproduksi untuk pasar Eropa.<\/p>\n<p>Video pengujian yang beredar memperlihatkan kendaraan dengan desain bodi yang cenderung kotak. Dari rekaman tersebut, ukuran pastinya belum dapat dipastikan. Namun, bentuknya terlihat serupa dengan prototipe Hyundai yang sebelumnya tertangkap kamera pada Maret lalu.<\/p>\n<p>Media <em>China Autohome<\/em> pada Maret lalu menerbitkan sejumlah foto mata-mata yang kemudian beredar melalui Team-BHP.com. Saat itu, kendaraan tersebut disebut sangat mungkin merupakan prototipe IONIQ 1.<\/p>\n<p>Salah satu petunjuk berasal dari tanda pengujian \u201cHE1\u201d yang terlihat pada kendaraan. Hyundai sebelumnya menggunakan kode pengujian berbeda untuk kendaraan listriknya. IONIQ 5 dan IONIQ 9, misalnya, menggunakan kode \u201cME\u201d dan \u201cNE\u201d.<\/p>\n<p>Huruf \u201cE\u201d pada bagian akhir kode tersebut mengindikasikan penggunaan platform E-GMP. Karena itu, tanda \u201cHE1\u201d pada prototipe terbaru turut memperkuat dugaan bahwa kendaraan tersebut berkaitan dengan model IONIQ baru.<\/p>\n<p>Bagian interior kendaraan juga sempat terlihat dalam pengujian sebelumnya. Kabinnya diduga menggunakan sistem infotainment Pleos Connect generasi baru milik Hyundai.<\/p>\n<p>Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai nama kendaraan tersebut, Hyundai memang tengah menyiapkan sejumlah model baru. Dalam acara CEO Investor Day pada Agustus 2026, Hyundai Motor mengungkapkan rencana meluncurkan 100 kendaraan baru atau yang diperbarui hingga 2030.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, 58 kendaraan ditujukan untuk Amerika Utara, 49 untuk Korea Selatan, 41 untuk Eropa, dan 26 untuk India. Rencana tersebut mencakup sejumlah kendaraan listrik serta model dengan teknologi penggerak lainnya.<\/p>\n<p>Hyundai juga telah menyebut rencana menghadirkan SUV listrik segmen A untuk India, SUV segmen B untuk pasar global, serta SUV segmen B lainnya yang ditujukan untuk Eropa.<\/p>\n<p>Karena itu, SUV listrik yang sedang diuji di Korea Selatan tersebut berpotensi menjadi salah satu model baru dalam strategi tersebut. Jika masuk ke jajaran IONIQ, kendaraan ini dapat mengisi posisi di bawah model IONIQ berukuran lebih besar.<\/p>\n<p>Dari sisi desain, SUV baru tersebut diperkirakan memiliki karakter yang mirip dengan Kia EV3. Keduanya sama-sama mengusung bentuk SUV kompak dengan bodi yang lebih tegak dibandingkan desain hatchback.<\/p>\n<p>Kia EV3 sendiri tersedia dengan pilihan baterai 58,3 kWh dan 81,4 kWh. Berdasarkan standar WLTP, kedua baterai tersebut memberikan jarak tempuh hingga 344 km dan 497 km.<\/p>\n<p>Untuk pasar Amerika Serikat, Kia EV3 dengan baterai 58,2 kWh memiliki perkiraan jarak tempuh EPA hingga 221 mil atau sekitar 356 km. Sementara versi dengan baterai 81,4 kWh mencapai hingga 321 mil atau sekitar 517 km berdasarkan estimasi EPA.<\/p>\n<p>Kesamaan ukuran dan konsep dengan Kia EV3 memunculkan dugaan bahwa Hyundai IONIQ 4 atau IONIQ 1 nantinya dapat menggunakan pilihan baterai yang serupa. Namun, Hyundai belum mengungkap kapasitas baterai, jarak tempuh, tenaga, maupun spesifikasi teknis kendaraan tersebut.<\/p>\n<p>Dengan prototipe yang sudah terlihat menjalani pengujian, informasi lebih lengkap mengenai SUV listrik baru Hyundai diperkirakan akan muncul dalam waktu mendatang. Nama resmi kendaraan, spesifikasi, serta pasar tujuan masih menunggu pengumuman dari Hyundai.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/mobil\/597224\/hyundai-uji-suv-listrik-baru-benarkah-ioniq-4-atau-ioniq-1\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Hyundai tengah menguji sebuah SUV listrik kompak yang diduga merupakan calon Hyundai IONIQ 4. Namun, kendaraan tersebut juga diperkirakan dapat menjadi IONIQ 1 karena Hyundai belum mengungkapkan nama resminya. Prototipe dengan kamuflase itu terlihat sedang menjalani pengujian di Korea Selatan. Berbeda dari Hyundai IONIQ 3 yang menggunakan desain hatchback, kendaraan baru tersebut memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110651,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"5 hours ago","modified":"5 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110650"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110650\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}