{"id":110305,"date":"2026-10-04T22:58:19","date_gmt":"2026-10-04T15:58:19","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/04\/polisi-tangkap-24-orang-awak-kapal-km-maulana-23-buntut-kasus-penganiayaan-abk-19-potensi-tersangka\/"},"modified":"2026-10-04T22:58:19","modified_gmt":"2026-10-04T15:58:19","slug":"polisi-tangkap-24-orang-awak-kapal-km-maulana-23-buntut-kasus-penganiayaan-abk-19-potensi-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/04\/polisi-tangkap-24-orang-awak-kapal-km-maulana-23-buntut-kasus-penganiayaan-abk-19-potensi-tersangka\/","title":{"rendered":"Polisi Tangkap 24 Orang Awak Kapal KM Maulana 23 Buntut Kasus Penganiayaan ABK, 19 Potensi Tersangka"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/wLp2dtoE1hGrIvAMtQ9vPfncWBNVErcVNALmTY20bbM\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTY5OTgvMjAyNjEwMDQyMjUwLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzkxMTI5MDYyLmpwZWc.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan sejumlah pelaku penganiayaan terhadap beberapa anak buah kapal (ABK) Kapal KM Maulana 23 yang viral di media sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Dua puluh empat orang ABK dan kapten kapal lainnya sudah diamankan,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP A. A Ngurah Made Pandu Prabawa saat dikonfirmasi VOI, Minggu, 4 Oktober, malam.<\/p>\n<p>Dari 24 orang ABK dan kapten kapal yang telah diamankan, penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengerucutkan pemeriksaan terhadap para pelaku penganiayaan yang berpotensi menjadi tersangka.<\/p>\n<p>&#8220;Potensi tersangka penganiayaan ada 19 orang. Saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya diberitakan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan langkah penegakkan hukum terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialami oleh para anak buah kapal (ABK) kapal pencari cumi.<\/p>\n<p>&#8220;Kita melakukan langkah-langkah penegakkan hukum dari dugaan tindak pidana ini. Kita berkoordinasi sama Pulau Aru. Pulau Aru mengamankan korban dan berkoordinasi dengan KKP,&#8221; kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, Jumat, 2 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penyiksaan ABK tersebut.<\/p>\n<p>Pihak kepolisian juga masih mendalami pihak agen penampungan ABK kapal pencari cumi terkait adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).<\/p>\n<p>&#8220;Agennya nanti kita lakukan upaya penyelidikan dulu ya. Kita lihat, karena dugaannya kita harus dapat bukti-bukti yang faktual, yang empirik sehingga kita bisa tingkatkan ke penyidikan nanti,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara terkait video viral penganiayaan ABK di Kapal KM Maulana 23, Kapolres mengatakan tak menutup kemungkinan adanya tersangka dalam dugaan tindak pidana tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;(terkait adanya tersangka) Insyaallah kita lihat hasil penyelidikannya,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Nantinya, para pelaku terancam dijerat Pasal 466 ayat 2 dan 455 KUHP terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dan TPPO.<\/p>\n<p>&#8220;Ancaman penjara bisa sampai 13 tahun,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596998\/polisi-tangkap-24-orang-awak-kapal-km-maulana-23-buntut-kasus-penganiayaan-abk-19-potensi-tersangka\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan sejumlah pelaku penganiayaan terhadap beberapa anak buah kapal (ABK) Kapal KM Maulana 23 yang viral di media sosial. &#8220;Dua puluh empat orang ABK dan kapten kapal lainnya sudah diamankan,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP A. A Ngurah Made Pandu Prabawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}