{"id":110211,"date":"2026-10-04T12:37:48","date_gmt":"2026-10-04T05:37:48","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/04\/kementerian-kebudayaan-dorong-musik-tradisi-jadi-ekonomi-budaya-fmti-2026-dimulai-dari-bogor\/"},"modified":"2026-10-04T12:37:48","modified_gmt":"2026-10-04T05:37:48","slug":"kementerian-kebudayaan-dorong-musik-tradisi-jadi-ekonomi-budaya-fmti-2026-dimulai-dari-bogor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/04\/kementerian-kebudayaan-dorong-musik-tradisi-jadi-ekonomi-budaya-fmti-2026-dimulai-dari-bogor\/","title":{"rendered":"Kementerian Kebudayaan Dorong Musik Tradisi Jadi Ekonomi Budaya, FMTI 2026 Dimulai dari Bogor"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>BOGOR &#8211; Kementerian Kebudayaan mendorong musik tradisi tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga dikembangkan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat dan pelaku seni.<\/p>\n<p>Dorongan itu menjadi salah satu fokus Festival Musik Tradisi Indonesia atau FMTI 2026 yang dimulai dari Kabupaten Bogor melalui Sangitaloka. Festival tersebut akan digelar di sepuluh kabupaten dan kota di Indonesia.<\/p>\n<p>Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Indonesia memiliki lebih dari 1.000 jenis musik tradisional yang tersebar di berbagai daerah. Kekayaan itu, menurut Fadli, perlu dijaga sekaligus dikembangkan melalui kreasi dan inovasi.<\/p>\n<p>\u201cBukan hanya kita jaga dan lindungi, lebih dari itu, harus kita kembangkan dengan kreasi-kreasi baru, inovasi-inovasi baru. Dan kemudian kita manfaatkan menjadi ekonomi budaya, menjadi industri budaya,\u201d kata Fadli.<\/p>\n<p>Ia mengatakan pengembangan tersebut penting agar kekayaan budaya dapat memberi manfaat ekonomi kepada masyarakat yang selama ini menjaga dan menghidupkan tradisi.<\/p>\n<p>FMTI Bogor mengangkat tema \u201cBambu dan Bunyi Ritus\u201d. Bambu dipilih karena memiliki hubungan dekat dengan kehidupan masyarakat Sunda, mulai dari alat musik, lingkungan sosial, hingga praktik budaya dan ritual.<\/p>\n<p>\u201cBunyi yang lahir dari bambu membawa cerita tentang hubungan manusia dengan alam dan kebudayaannya,\u201d ujar Fadli.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Menurut Fadli, kekuatan musik tradisi Indonesia lahir dari ekosistem masyarakat yang masih menjaganya. Fadli mencontohkan Didong di Gayo, Dol di Bengkulu, Talempong di Tanah Datar, Gendang Beleq di Lombok, Bundengan di Wonosobo, hingga Angklung Gubrag di Bogor.<\/p>\n<p>Sangitaloka menghadirkan sejumlah kelompok musik tradisi dari Bogor dan sekitarnya, antara lain Jagat Layung, Kalingga, Gamelan Cibatokan, Angklung Gubrag Dogdog Lojor, Bilik Jasinga, Gamelan Ajeng, dan Bajidoran. Rita Tila tampil sebagai bintang tamu.<\/p>\n<p>Karya yang ditampilkan tetap berakar pada tradisi, tetapi dibuka untuk tafsir artistik yang lebih segar agar dapat diterima publik masa kini.<\/p>\n<p>FMTI merupakan program tahunan yang berjalan sejak 2021. Setelah Bogor, rangkaian festival dijadwalkan berlangsung di Wonosobo, Maumere, Makassar, Kuningan, Aceh, Mataram, Pontianak, Bengkulu, dan Batusangkar.<\/p>\n<p>Kementerian Kebudayaan juga menempatkan pengembangan musik tradisi dalam program Manajemen Talenta Nasional, mulai dari pembibitan, peningkatan kemampuan, hingga pengenalan di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Program itu diarahkan untuk memperkuat komunitas musik tradisi, membuka ruang kolaborasi lintas generasi, mendukung dokumentasi dan residensi musik, serta memperluas peluang musik tradisi Indonesia tampil di panggung global.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596937\/kementerian-kebudayaan-dorong-musik-tradisi-jadi-ekonomi-budaya-fmti-2026-dimulai-dari-bogor\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOGOR &#8211; Kementerian Kebudayaan mendorong musik tradisi tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga dikembangkan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat dan pelaku seni. Dorongan itu menjadi salah satu fokus Festival Musik Tradisi Indonesia atau FMTI 2026 yang dimulai dari Kabupaten Bogor melalui Sangitaloka. Festival tersebut akan digelar di sepuluh kabupaten dan kota di Indonesia. Menteri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110212,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110211"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110211\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}