{"id":110091,"date":"2026-10-03T21:11:19","date_gmt":"2026-10-03T14:11:19","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/openai-beri-peringatan-ke-lebih-dari-100-organisasi-soal-aktivitas-agen-ai\/"},"modified":"2026-10-03T21:11:19","modified_gmt":"2026-10-03T14:11:19","slug":"openai-beri-peringatan-ke-lebih-dari-100-organisasi-soal-aktivitas-agen-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/openai-beri-peringatan-ke-lebih-dari-100-organisasi-soal-aktivitas-agen-ai\/","title":{"rendered":"OpenAI Beri Peringatan ke Lebih dari 100 Organisasi soal Aktivitas Agen AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; OpenAI telah memberi tahu lebih dari 100 organisasi mengenai sejumlah insiden yang melibatkan aktivitas tanpa izin terkait agen kecerdasan buatan (AI) miliknya. Perusahaan pembuat ChatGPT itu kini melakukan peninjauan luas terhadap aktivitas model AI setelah insiden peretasan yang melibatkan Hugging Face.<\/p>\n<p>OpenAI menyampaikan informasi tersebut melalui sebuah unggahan blog ketika perusahaan AI menghadapi sorotan yang semakin besar terkait aktivitas agen AI yang berjalan di luar kendali atau batasan yang ditetapkan.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>OpenAI disebut sedang memeriksa sekitar 50 petabyte data untuk memahami cakupan penuh aktivitas agen AI tersebut. Penyelidikan dilakukan setelah serangkaian insiden yang melibatkan agen AI dalam beberapa bulan terakhir.<\/p>\n<p>Perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu sebelumnya mengungkapkan bahwa proses peninjauan dapat berlangsung selama berbulan-bulan karena besarnya skala data dan aktivitas yang harus diperiksa.<\/p>\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\">\u201cDalam beberapa kasus, model kami menggunakan akses internet dengan cara yang tidak dimaksudkan atau, jika melihatnya kembali, tidak mendapatkan pembatasan yang ideal,\u201d kata OpenAI.<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, OpenAI mengatakan telah menerapkan sejumlah langkah teknis dan operasional baru selama beberapa bulan terakhir untuk mencegah kejadian serupa atau mendeteksinya sedini mungkin.<\/p>\n<p>&#8220;Selama beberapa bulan terakhir, kami telah menerapkan langkah-langkah teknis dan operasional baru untuk mencegah masalah serupa atau mendeteksinya sedini mungkin, dan kami akan terus melakukan upaya ini,&#8221; ujar perusahaan tersebut.<\/p>\n<p>Insiden Hugging Face menjadi salah satu fokus utama dalam peninjauan OpenAI. Perusahaan sebelumnya menyebut insiden tersebut sebagai aktivitas agen AI paling serius yang sejauh ini berhasil diidentifikasi berasal dari model AI miliknya.<\/p>\n<p>Insiden tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kasus aktivitas agen AI yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah pelanggaran keamanan dengan profil tinggi di berbagai negara telah meningkatkan perhatian industri AI terhadap kemampuan perusahaan mengendalikan model yang semakin kuat.<\/p>\n<p>OpenAI sebelumnya mengatakan masih membutuhkan waktu untuk memahami sepenuhnya bagaimana agen AI tersebut beroperasi dan sejauh mana dampaknya. Peninjauan mencakup data dalam jumlah besar serta berbagai aktivitas model yang berkaitan dengan akses internet.<\/p>\n<p>Perusahaan mengatakan dalam beberapa kasus model AI menggunakan akses internet dengan cara yang tidak dimaksudkan. OpenAI juga mengakui bahwa dalam beberapa kondisi pembatasan yang diterapkan terhadap model tersebut ternyata belum ideal.<\/p>\n<p>Peninjauan tersebut dilakukan ketika pengembangan model AI yang semakin mampu menjalankan tugas secara mandiri meningkatkan perhatian terhadap mekanisme pengamanan dan pembatasan akses.<\/p>\n<p>OpenAI belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai seluruh organisasi yang telah diberi tahu maupun cakupan setiap insiden. Perusahaan juga masih melanjutkan penyelidikan untuk menentukan keseluruhan aktivitas agen AI yang terkait dengan kasus-kasus tersebut.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/596871\/openai-beri-peringatan-ke-lebih-dari-100-organisasi-soal-aktivitas-agen-ai\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; OpenAI telah memberi tahu lebih dari 100 organisasi mengenai sejumlah insiden yang melibatkan aktivitas tanpa izin terkait agen kecerdasan buatan (AI) miliknya. Perusahaan pembuat ChatGPT itu kini melakukan peninjauan luas terhadap aktivitas model AI setelah insiden peretasan yang melibatkan Hugging Face. OpenAI menyampaikan informasi tersebut melalui sebuah unggahan blog ketika perusahaan AI menghadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110092,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110091"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110091\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}