{"id":110074,"date":"2026-10-03T19:21:17","date_gmt":"2026-10-03T12:21:17","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/google-menang-dalam-gugatan-penerbit-soal-penggunaan-konten-untuk-ai\/"},"modified":"2026-10-03T19:21:17","modified_gmt":"2026-10-03T12:21:17","slug":"google-menang-dalam-gugatan-penerbit-soal-penggunaan-konten-untuk-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/google-menang-dalam-gugatan-penerbit-soal-penggunaan-konten-untuk-ai\/","title":{"rendered":"Google Menang dalam Gugatan Penerbit soal Penggunaan Konten untuk AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Seorang hakim federal Amerika Serikat menolak gugatan Penske Media Corp dan Chegg terhadap Google terkait penggunaan konten penerbit dalam ringkasan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Gugatan tersebut menuding Google menggunakan materi dari situs penerbit untuk memberikan jawaban langsung kepada pengguna tanpa mengarahkan mereka ke sumber asli.<\/p>\n<p>Putusan tersebut dikeluarkan Hakim Distrik AS, Amit Mehta. Menurut laporan <em>Reuters<\/em>, Mehta menyatakan memahami kekhawatiran penerbit yang mengaku kehilangan pendapatan akibat berkurangnya lalu lintas ke situs mereka, tetapi persoalan kerugian ekonomi tersebut bukan perkara yang dapat diselesaikan melalui gugatan antimonopoli.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Penske Media, perusahaan yang antara lain menerbitkan Rolling Stone, bersama Chegg sebelumnya menggugat perusahaan induk Google, Alphabet. Mereka menilai Google menggunakan konten dari situs mereka dalam ringkasan AI yang ditampilkan di hasil pencarian.<\/p>\n<p>Para penerbit berargumen bahwa sistem tersebut membuat pengguna memperoleh informasi langsung dari halaman Google sehingga tidak perlu mengunjungi situs penerbit. Berkurangnya kunjungan kemudian dinilai berdampak terhadap pendapatan mereka.<\/p>\n<p>Mereka juga menyatakan tidak memiliki pilihan yang seimbang untuk menolak penggunaan konten tersebut apabila tetap ingin situs mereka muncul dalam hasil pencarian Google.<\/p>\n<p>Namun, Mehta menilai hubungan antara keberadaan konten penerbit dalam mesin pencari dan harapan memperoleh lalu lintas belum membentuk sebuah perjanjian yang dapat menjadi dasar gugatan tersebut.<\/p>\n<p>Dalam putusannya, Mehta menyatakan para penggugat hanya mendalilkan adanya &#8220;ekspektasi&#8221; bahwa Google akan mengirimkan lalu lintas pencarian kepada mereka jika konten tersedia secara gratis. Menurutnya, ekspektasi tersebut bukan merupakan sebuah perjanjian.<\/p>\n<p>Mehta juga menilai mekanisme tersebut merupakan bagian dari cara kerja mesin pencari umum. Atas dasar itu, gugatan tersebut dinilai tidak memenuhi dasar yang diperlukan untuk dilanjutkan.<\/p>\n<p>Putusan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam perselisihan antara perusahaan teknologi dan penerbit mengenai penggunaan materi berhak cipta untuk pengembangan serta penyediaan layanan AI.<\/p>\n<p>Persoalan lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama penerbit karena ringkasan AI memungkinkan pengguna memperoleh jawaban tanpa harus membuka tautan menuju situs sumber. Google sendiri telah mengakui bahwa fitur berbasis AI dapat mengurangi jumlah klik yang diterima situs dari hasil pencarian.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Google juga menghadapi kritik mengenai akurasi jawaban AI. Perusahaan sebelumnya mengakui bahwa ringkasan dan jawaban berbasis AI tidak selalu memberikan informasi yang benar.<\/p>\n<p>Kasus Penske Media dan Chegg juga berbeda dengan sejumlah kesepakatan komersial yang pernah dibuat Google dengan penerbit. Google sebelumnya memiliki perjanjian dengan sejumlah perusahaan media, termasuk News Corp, terkait penggunaan konten. Namun, perjanjian tersebut tidak secara khusus mencakup penggunaan konten untuk AI.<\/p>\n<p>Google juga dilaporkan memiliki kesepakatan baru dengan sebagian kreator untuk penggunaan materi mereka dalam ringkasan AI. Namun, nilai pembayaran yang diterima kreator dari penggunaan tersebut disebut masih relatif kecil.<\/p>\n<p>Putusan Mehta tidak menghapus perdebatan mengenai penggunaan konten penerbit oleh sistem AI. Namun, dalam perkara ini, hakim menilai persoalan kerugian ekonomi yang didalilkan penerbit lebih tepat menjadi ranah pembuat undang-undang daripada dasar untuk gugatan antimonopoli.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/596867\/google-menang-dalam-gugatan-penerbit-soal-penggunaan-konten-untuk-ai\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Seorang hakim federal Amerika Serikat menolak gugatan Penske Media Corp dan Chegg terhadap Google terkait penggunaan konten penerbit dalam ringkasan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Gugatan tersebut menuding Google menggunakan materi dari situs penerbit untuk memberikan jawaban langsung kepada pengguna tanpa mengarahkan mereka ke sumber asli. Putusan tersebut dikeluarkan Hakim Distrik AS, Amit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110075,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-110074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}