{"id":109994,"date":"2026-10-03T12:01:22","date_gmt":"2026-10-03T05:01:22","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/pembunuhan-di-cilincing-berawal-dari-panggilan-pelaku-positif-narkoba\/"},"modified":"2026-10-03T12:01:22","modified_gmt":"2026-10-03T05:01:22","slug":"pembunuhan-di-cilincing-berawal-dari-panggilan-pelaku-positif-narkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/03\/pembunuhan-di-cilincing-berawal-dari-panggilan-pelaku-positif-narkoba\/","title":{"rendered":"Pembunuhan di Cilincing Berawal dari Panggilan, Pelaku Positif Narkoba"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/xCgE32pJcJnGTpgX79W5zC5_fr2IHjI9nhcVJWHOrnE\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTY4MzYvMjAyNjEwMDMxMDU2LW1haW4uanBlZw.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA \u2013 Pembunuhan di Cilincing, Jakarta Utara, yang menewaskan Andrianu alias Boleng (32), mengungkap fakta bahwa tersangka, MNHD alias Ucup, positif narkotika. Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes urine. Polisi juga menemukan sabu dan inex di rumah tersangka.<\/p>\n<p>Kanit Reskrim Polsek Cilincing, Iptu Syaiful Hidayat, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap tersangka setelah diamankan polisi. Hasilnya menunjukkan MNHD positif menggunakan narkoba.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil tes urine, tersangka dinyatakan positif narkoba. Di rumah pelaku, ditemukan sabu dan inex,&#8221; kata Syaiful saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Selain temuan tersebut, polisi mengungkap bahwa korban Andrianu juga memiliki riwayat kasus narkoba. Korban diketahui merupakan residivis dan baru sekitar satu bulan bebas dari penjara.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk korban sendiri ternyata merupakan residivis narkoba dan baru sebulan lalu keluar penjara,&#8221; ujar Syaiful.<\/p>\n<p>Kasus pembunuhan di Cilincing tersebut bermula ketika Ucup sedang nongkrong bersama dua temannya. Saat itu, mereka melihat korban berjalan melewati lokasi tempat pelaku dan kedua rekannya berkumpul.<\/p>\n<p>Ucup kemudian menghampiri korban, yang selama ini dijuluki &#8220;Boleng&#8221;, untuk meminta rokok. Pelaku juga memanggil korban dengan sebutan &#8220;Leng, Leng&#8221;.<\/p>\n<p>Panggilan tersebut membuat korban merasa kesal. Korban atau Si Boleng kemudian mengirim pesan melalui WhatsApp ke nomor pelaku, Ucup, dan menyampaikan kekesalannya.<\/p>\n<p>Tidak lama setelah itu, korban kembali mendatangi Ucup yang masih berada di lokasi bersama teman-temannya. Korban kemudian melampiaskan kekesalannya dengan menghantam tubuh pelaku menggunakan kursi rotan. Ucup berhasil menangkis serangan tersebut, yang kemudian langsung tersulut emosinya.<\/p>\n<p>Dalam keadaan emosi, Pelaku kemudian pulang untuk mengambil sebilah celurit dari rumahnya. Setelah itu, Ucup mencari korban dan membacok tubuh Andrianu alias Boleng menggunakan celurit. Akibat pembacokan tersebut, korban mengalami luka dan meninggal dunia karena diduga terlalu banyak darah keluar dari lukanya.<\/p>\n<p>Peristiwa itu terjadi di Jalan Kalibaru Timur, RT 12\/03, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Sebelum tewas, korban sempat terlibat percekcokan dengan pelaku yang disebut berawal dari persoalan sepele.<\/p>\n<p>Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 458 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana juncto tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana.<\/p>\n<p>&#8220;Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun,&#8221; kata Syaiful.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596836\/pembunuhan-di-cilincing-berawal-dari-panggilan-pelaku-positif-narkoba\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 Pembunuhan di Cilincing, Jakarta Utara, yang menewaskan Andrianu alias Boleng (32), mengungkap fakta bahwa tersangka, MNHD alias Ucup, positif narkotika. Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes urine. Polisi juga menemukan sabu dan inex di rumah tersangka. Kanit Reskrim Polsek Cilincing, Iptu Syaiful Hidayat, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap tersangka setelah diamankan polisi. Hasilnya menunjukkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109995,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109994","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109994"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109994\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}