{"id":109805,"date":"2026-10-02T15:02:21","date_gmt":"2026-10-02T08:02:21","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan\/"},"modified":"2026-10-02T15:02:21","modified_gmt":"2026-10-02T08:02:21","slug":"bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan\/","title":{"rendered":"BI Perluas Aset Transaksi Repo, Obligasi dan Sukuk PT SMI Kini Bisa Jadi Jaminan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Bank Indonesia (BI) memperluas surat berharga yang dapat digunakan sebagai aset dasar atau underlying dalam operasi moneter. Kini, obligasi dan sukuk korporasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dapat digunakan dalam transaksi repo BI.<\/p>\n<p>Repo adalah transaksi menggunakan surat berharga untuk memperoleh dana, dengan kesepakatan surat berharga tersebut akan dibeli kembali pada waktu dan harga yang telah ditentukan.<\/p>\n<p>Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan operasi moneter yang terintegrasi dengan pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).<\/p>\n<p>Sebelumnya, obligasi dan sukuk PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF sudah lebih dulu diterima sebagai underlying. Dengan penambahan PT SMI, surat berharga dari dua Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan kini dapat digunakan dalam transaksi repo operasi moneter.<\/p>\n<p>Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan operasi moneter yang terintegrasi dengan pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).<\/p>\n<p>\u201cEfektivitas kebijakan moneter sangat bergantung pada transmisi melalui pasar keuangan yang dalam, likuid, dan efisien,\u201d kata Destry dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Jumat, 2 Oktober.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"see-also\">\n<div class=\"see-also-body\">\n<p><h2>\u092f\u0939 \u092d\u0940 \u0926\u0947\u0916\u0947\u0902:<\/h2>\n<hr\/>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Repo merupakan transaksi penjualan surat berharga dengan kesepakatan untuk membelinya kembali pada waktu dan harga yang telah ditentukan.<\/p>\n<p>Menurut Destry, sinyal kebijakan moneter perlu mengalir melalui pasar uang dan valuta asing agar dapat memengaruhi transaksi dan pembiayaan dunia usaha maupun rumah tangga.<\/p>\n<p>Melalui operasi moneter pro-market, BI tidak hanya mengelola likuiditas, suku bunga, dan nilai tukar. Kebijakan ini juga diarahkan untuk mendorong transaksi di pasar keuangan yang selanjutnya mendukung kegiatan ekonomi di sektor riil.<\/p>\n<p>Perluasan aset dasar transaksi repo tersebut diharapkan mendorong transaksi di pasar sekunder dan memperkuat pembentukan harga. BI juga berharap langkah itu dapat mendukung pembiayaan sektor riil, termasuk perumahan dan infrastruktur.<\/p>\n<p>Lelang repo perdana menggunakan obligasi dan sukuk PT SMI sebagai underlying pada 28 September 2026 tercatat Rp60 miliar.<\/p>\n<p>Sementara transaksi repo operasi moneter dengan obligasi dan sukuk PT SMF sebagai underlying telah mencapai Rp1,25 triliun sejak diluncurkan pada 10 November 2025 hingga 30 September 2026.<\/p>\n<p>Aktivitas perdagangan surat berharga PT SMF di pasar sekunder juga meningkat. Rata-rata transaksi harian naik dari Rp31,9 miliar pada Oktober 2025 menjadi Rp179,9 miliar pada akhir Agustus 2026.<\/p>\n<p>Pada periode yang sama, kepemilikan bank atas obligasi PT SMF bertambah 18 persen, dari Rp8,69 triliun menjadi Rp10,22 triliun. BI menilai perkembangan tersebut menunjukkan respons positif pasar terhadap kebijakan tersebut.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Danantara akan terus menjaga perekonomian serta kredibilitas kebijakan di mata investor.<\/p>\n<p>\u201cKami di Kementerian Keuangan, bersama LPS dan Danantara selaku sovereign wealth fund, akan terus menjaga perekonomian Indonesia dan membangun kredibilitas kebijakan bagi seluruh investor, di manapun mereka berada,\u201d kata Suahasil.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596698\/bi-perluas-aset-transaksi-repo-obligasi-dan-sukuk-pt-smi-kini-bisa-jadi-jaminan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Bank Indonesia (BI) memperluas surat berharga yang dapat digunakan sebagai aset dasar atau underlying dalam operasi moneter. Kini, obligasi dan sukuk korporasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dapat digunakan dalam transaksi repo BI. Repo adalah transaksi menggunakan surat berharga untuk memperoleh dana, dengan kesepakatan surat berharga tersebut akan dibeli kembali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109806,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}