{"id":109762,"date":"2026-10-02T11:30:55","date_gmt":"2026-10-02T04:30:55","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/jwc-2026-suguhkan-karya-usmar-ismail-hingga-retrospeksi-ryusuke-hamaguchi\/"},"modified":"2026-10-02T11:30:55","modified_gmt":"2026-10-02T04:30:55","slug":"jwc-2026-suguhkan-karya-usmar-ismail-hingga-retrospeksi-ryusuke-hamaguchi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/jwc-2026-suguhkan-karya-usmar-ismail-hingga-retrospeksi-ryusuke-hamaguchi\/","title":{"rendered":"JWC 2026 Suguhkan Karya Usmar Ismail hingga Retrospeksi Ryusuke Hamaguchi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Perhelatan <a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/577282\/jwc-2026-disiapkan-skenario-terbaik-bisa-didorong-jadi-film\">Jakarta World Cinema (JWC) 2026<\/a> kembali menegaskan komitmennya dalam merawat sejarah sinema lewat program khusus bertajuk JWC Matinee. Program penayangan film klasik di layar bioskop ini menjadi salah satu sajian utama yang berlangsung mulai 31 Oktober hingga 7 November mendatang.<\/p>\n<p>Festival Director Jakarta World Cinema, Shandy Gasella, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud penghormatan berkelanjutan kepada tokoh perfilman legendaris sekaligus Pahlawan Nasional, Usmar Ismail.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi kalau tadi lihat ada film karya Usmar Ismail, legendaris, beliau adalah tokoh eh pahlawan nasional dari bidang perfilman ya yang beberapa tahun lalu dinobatkan oleh negara. Eh kita memberi respek tentu saja kepada beliau,&#8221; ujar Shandy di Jakarta Selatan, Kamis, 1 Oktober.<\/p>\n<p>Shandy menuturkan bahwa komitmen memberi ruang bagi karya-karya klasik di layar lebar telah menjadi identitas festival sejak awal mula diselenggarakan.<\/p>\n<p>&#8220;Dan ini memang sebenarnya kalau teman-teman perhatikan dari JWC tahun pertama sampai sekarang tahun kelima, memang kita selalu memberi ruang terhadap film klasik dan kita berikan tempatnya di bioskop,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Program pemutaran film yang telah direstorasi ini sebelumnya dikenal lewat lini digital, sebelum akhirnya diadaptasi penuh ke dalam panggung festival JWC.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi dulu itu kita branding KlikFilm Remastered, jadi beberapa film klasik kita remaster untuk kita tayangkan ulang. Tapi sejak tahun lalu kita punya program khusus namanya KlikFilm Matinee,&#8221; papar Shandy.<\/p>\n<p>Memasuki edisi kelima, program pemutaran pagi hari tersebut kini dilebur ke dalam format yang lebih segar di jaringan bioskop CGV.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang kita akan bawa KlikFilm Matinee itu ke JWC dan kita branding ulang namanya jadi JWC Matinee,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Shandy menguraikan bahwa penonton dapat menikmati deretan karya legendaris setiap hari pada slot penayangan paling awal festival.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&#8220;Jadi selama 8 hari ke depan di di JWC dari 31 Oktober sampai 7 November, setiap hari akan ada Matinee Show. Jadi jam 10.30 adalah show pertama di JWC dan itu akan diisi oleh film-film klasik,&#8221; ungkapnya secara terperinci.<\/p>\n<p>Sejumlah judul film bersejarah Indonesia yang telah direstorasi pun telah disiapkan untuk mengisi layar penayangan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti tadi ada Lewat Djam Malam, ada Tiga Dara,&#8221; sebut Shandy mengenai deretan mahakarya klasik yang siap tayang kembali.<\/p>\n<p>Tak hanya film klasik Indonesia, JWC Matinee juga menghadirkan retrospeksi sutradara kenamaan Jepang, Ryusuke Hamaguchi, termasuk film dengan durasi yang sangat panjang.<\/p>\n<p>&#8220;Termasuk eh retrospektif 5 film Ryusuke Hamaguchi yang salah satu filmnya itu berdurasi 6,5 jam,&#8221; beber Shandy disambut takjub hadirin.<\/p>\n<p>Di samping pemutaran di ibu kota, JWC juga berencana melebarkan sayap ke kota-kota lain seperti Bandung dan Malang melalui gelaran Extended JWC.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti kita akan umumkan secara resmi untuk kedua event tersebut. Tentu saja lewat jakartaworldcinema.com, juga di media sosial Jakarta World Cinema,&#8221; tutup Shandy.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/596675\/jwc-2026-suguhkan-karya-usmar-ismail-hingga-retrospeksi-ryusuke-hamaguchi\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Perhelatan Jakarta World Cinema (JWC) 2026 kembali menegaskan komitmennya dalam merawat sejarah sinema lewat program khusus bertajuk JWC Matinee. Program penayangan film klasik di layar bioskop ini menjadi salah satu sajian utama yang berlangsung mulai 31 Oktober hingga 7 November mendatang. Festival Director Jakarta World Cinema, Shandy Gasella, menjelaskan bahwa program ini merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}