{"id":109756,"date":"2026-10-02T10:58:28","date_gmt":"2026-10-02T03:58:28","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/debut-main-film-komedi-di-tua-tua-keladi-aisyah-aqilah-akui-tak-bisa-asal-melucu\/"},"modified":"2026-10-02T10:58:28","modified_gmt":"2026-10-02T03:58:28","slug":"debut-main-film-komedi-di-tua-tua-keladi-aisyah-aqilah-akui-tak-bisa-asal-melucu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/02\/debut-main-film-komedi-di-tua-tua-keladi-aisyah-aqilah-akui-tak-bisa-asal-melucu\/","title":{"rendered":"Debut Main Film Komedi di Tua Tua Keladi, Aisyah Aqilah Akui Tak Bisa Asal Melucu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Aktris muda <a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/588730\/aisyah-aqilah-nyanyi-hipdut-lewat-serial-garam-muda\">Aisyah Aqilah<\/a> menandai langkah baru dalam perjalanan karier seni perannya lewat film <em>Tua Tua Keladi<\/em>. Proyek yang tayang dalam gelaran Jakarta World Cinema (JWC) 2026 ini menjadi panggung perdana bagi Aisyah untuk mengeksplorasi genre komedi di layar lebar.<\/p>\n<p>Aisyah mengaku sempat merasakan tantangan yang cukup besar saat harus berakting jenaka tanpa terkesan memaksakan lelucon di depan kamera.<\/p>\n<p>&#8220;Aku pertama kali. Bisa dibilang ada susahnya sih, karena kan walaupun dibilang komedi kita enggak bisa akting komedi gitu lho, kita enggak bisa bikin lucu gitu. Emang bener-bener harus natural, natural dari dalem,&#8221; ujar Aisyah Aqilah di Jakarta Selatan, Kamis, 1 Oktober.<\/p>\n<p>Pengalaman perdananya tersebut sempat disambut candaan oleh lawan mainnya, Jourdy Pratama, yang sudah lebih dulu akrab dengan genre komedi.<\/p>\n<p>&#8220;Kamu pertama? Aku udah kayaknya ini ketiga kalinya aku bermain komedi,&#8221; goda Jourdy seraya tertawa, yang langsung ditimpali Aisyah, &#8220;Gila sih, komedian gitu.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam film ini, Aisyah dipercaya memerankan karakter Rosita yang terlibat hubungan asmara terpendam dengan seorang polisi bernama Pramono.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau aku tadi jadi Rosita. Rosita itu love interest-nya Pramono. Cuman kita ya kita berdua nih sama-sama menyembunyikan perasaan satu sama lain,&#8221; tutur dara kelahiran Makassar tersebut.<\/p>\n<p>Aisyah membeberkan bahwa karakternya sebenarnya jauh lebih terbuka dalam menunjukkan perasaan dibanding Pramono yang penuh pertimbangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau tapi kalau aku tuh masih bisa, masih bisa ngasih tahu perasaan aku yang sebenarnya. Kalau Pramono, mungkin karena ada beban-beban tersendirinya ya Pramono, ya? Gengsi. Gitu sih, terus kita jadinya sama-sama pengen nyari tahu nih apa nih akibatnya dan gimana cara memberhentikan (limbah) gitu,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Beruntung bagi Aisyah, kecanggungannya melakoni adegan komedi terbantu berkat kehadiran sederet aktor kawakan yang piawai mencairkan suasana.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi untungnya karena pemain-pemainnya juga yang udah senior-senior semua dan emang komedian semua, sangat amat membantu sih, sangat amat membantu banget,&#8221; beber Aisyah.<\/p>\n<p>Jourdy Pratama pun membenarkan bahwa suasana pengambilan gambar selalu dipenuhi tawa berkat kelucuan para pemain senior tersebut.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>&#8220;Pecah semua,&#8221; sahut Jourdy.<\/p>\n<p>Hal itu diamini oleh Aisyah yang memilih bersikap fleksibel selama syuting, &#8220;Jadi aku lebih ke ngikut. Ngikut alur aja, udah arusnya gitu. Gitu sih.&#8221;<\/p>\n<p>Meski persiapannya terbilang singkat, Aisyah merasa proses adaptasi dengan ritme para komedian senior menjadi pengalaman yang sangat memperkaya teknik aktingnya.<\/p>\n<p>&#8220;Menarik banget di sini tuh pemain-pemainnya tuh banyak yang senior&#8230; jadi kita mengikuti ritmenya,&#8221; kata Aisyah menanggapi proses produksinya.<\/p>\n<p>Menariknya, kendati sukses melakoni film komedi, Aisyah mengaku memiliki preferensi tontonan pribadi yang bernuansa misteri dan menegangkan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau untuk genre sendiri, komedi salah satunya sih, sama dark thriller. Iya, misteri gitu aku suka sih,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/lifestyle\/596668\/debut-main-film-komedi-di-tua-tua-keladi-aisyah-aqilah-akui-tak-bisa-asal-melucu\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Aktris muda Aisyah Aqilah menandai langkah baru dalam perjalanan karier seni perannya lewat film Tua Tua Keladi. Proyek yang tayang dalam gelaran Jakarta World Cinema (JWC) 2026 ini menjadi panggung perdana bagi Aisyah untuk mengeksplorasi genre komedi di layar lebar. Aisyah mengaku sempat merasakan tantangan yang cukup besar saat harus berakting jenaka tanpa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109757,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}