{"id":109602,"date":"2026-10-01T17:09:24","date_gmt":"2026-10-01T10:09:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/qualcomm-blak-blakan-soal-nasib-harga-smartphone-akibat-kelangkaan-chip-memori\/"},"modified":"2026-10-01T17:09:24","modified_gmt":"2026-10-01T10:09:24","slug":"qualcomm-blak-blakan-soal-nasib-harga-smartphone-akibat-kelangkaan-chip-memori","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/qualcomm-blak-blakan-soal-nasib-harga-smartphone-akibat-kelangkaan-chip-memori\/","title":{"rendered":"Qualcomm Blak-blakan Soal Nasib Harga Smartphone Akibat Kelangkaan Chip Memori"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Raksasa teknologi Qualcomm berharap kelangkaan chip memori global akibat lonjakan adopsi kecerdasan buatan (AI) yang telah memicu kenaikan harga smartphone ini bisa mereda pada akhir tahun 2027 atau awal 2028.<\/p>\n<p>Meskipun tidak dapat memprediksi adanya kenaikan harga di masa mendatang, Executive Vice President and Chief Marketing Officer (CMO), Qualcomm, Don McGuire, mengatakan bahwa Qualcomm sendiri berharap masalah ini tidak berlangsung lama.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap dampaknya akan mulai mereda pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028. Saya tidak bisa memprediksi apakah harganya akan terus naik, kami berharap tidak demikian,&#8221; kata McGuire dalam acara Snapdragon Partners and Media Event 2026 pada Kamis, 1 Oktober di Jakarta.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>McGuire menekankan, krisis ini dipicu oleh tren AI global yang sedang meledak, di mana raksasa-raksasa teknologi di seluruh dunia saat ini tengah berlomba-lomba membangun pusat data berbasis AI berskala besar.<\/p>\n<p>Karena pasokan chip memori dari pabrikan utama dunia tersedot habis untuk memenuhi kebutuhan server-server raksasa tersebut, sektor elektronik konsumen, termasuk industri smartphone, terpaksa harus mengantre dan membayar harga yang jauh lebih mahal demi mendapatkan jatah memori RAM.<\/p>\n<p>&#8220;Memori menjadi barang yang sangat bernilai dan langka karena sebagian besar pasokannya dialokasikan untuk pusat data. Dampaknya, sektor elektronik konsumen mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan memori. Hal inilah yang menjadi pemicu masalah ekonomi dan menyebabkan kenaikan harga smartphone,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Melihat situasi ini, Qualcomm mengambil langkah strategis untuk membantu para partner produsen smartphone mereka dengan menghadirkan inovasi arsitektur baru bernama High Bandwidth Compute (HBC).<\/p>\n<p>Qualcomm pertama kali meluncurkan teknologi HBC ini khusus untuk server raksasa dan pusat data AI. Namun, pada ajang Snapdragon Summit 2026 di Maui, Hawaii, CEO Qualcomm Cristiano Amon mengumumkan bahwa HBC resmi diturunkan ke platform seluler (Snapdragon) untuk dipakai di smartphone.<\/p>\n<p>Teknologi HBC dirancang untuk meningkatkan efisiensi pemrosesan data di dalam smartphone. Dengan menaruh chip pemroses pintar tepat di bawah lapisan memori, smartphone tidak perlu lagi dipaksakan menggunakan kapasitas RAM yang sangat besar hanya demi menjalankan fitur-fitur AI lokal yang berat.<\/p>\n<p>Inovasi HBC ini dijadwalkan akan mulai debut perdana di perangkat komersial pada awal tahun depan. Langkah ini diharapkan dapat menekan ongkos produksi dan menstabilkan harga jual ponsel di tingkat konsumen.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berusaha berinovasi pada teknologi memori agar ini tidak menjadi masalah jangka panjang, melainkan sekadar masalah jangka pendek bagi para pelanggan kami, sehingga kami bisa menyeimbangkan situasi tersebut. Langkah tersebut diharapkan bisa membantu,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/teknologi\/596530\/qualcomm-blak-blakan-soal-nasib-harga-smartphone-akibat-kelangkaan-chip-memori\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Raksasa teknologi Qualcomm berharap kelangkaan chip memori global akibat lonjakan adopsi kecerdasan buatan (AI) yang telah memicu kenaikan harga smartphone ini bisa mereda pada akhir tahun 2027 atau awal 2028. Meskipun tidak dapat memprediksi adanya kenaikan harga di masa mendatang, Executive Vice President and Chief Marketing Officer (CMO), Qualcomm, Don McGuire, mengatakan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109602"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109602\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}