{"id":109518,"date":"2026-10-01T10:19:54","date_gmt":"2026-10-01T03:19:54","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/pw-gnpk-ri-kalbar-minta-klarifikasi-bea-cukai-soal-rokok-gudang-cengkeh-ilegal-masa-barang-jalan-sendiri-pelaku-nihil\/"},"modified":"2026-10-01T10:19:54","modified_gmt":"2026-10-01T03:19:54","slug":"pw-gnpk-ri-kalbar-minta-klarifikasi-bea-cukai-soal-rokok-gudang-cengkeh-ilegal-masa-barang-jalan-sendiri-pelaku-nihil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/pw-gnpk-ri-kalbar-minta-klarifikasi-bea-cukai-soal-rokok-gudang-cengkeh-ilegal-masa-barang-jalan-sendiri-pelaku-nihil\/","title":{"rendered":"PW GNPK RI Kalbar Minta Klarifikasi Bea Cukai Soal Rokok Gudang Cengkeh Ilegal: Masa Barang Jalan Sendiri, Pelaku Nihil?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>PONTIANAK, Fokus Berita<\/p>\n<p>Sehubungan telah terjadinya peristiwa hukum perihal masuknya rokok tanpa cukai dan ilegal beberapa waktu yang lalu, dan setelah dilakukan investigasi, Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia Kalimantan Barat (PW GNPK RI Kalbar) meminta klarifikasi kepada Kanwil Bea Cukai Kalbagbar.<\/p>\n<p>\u201cMaka PW GNPK RI Kalbar meminta klarifikasi kepada Kanwil Bea Cukai Kalbagbar,\u201d kata Ketua PW GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy.<\/p>\n<p>Adapun poin yang dipertanyakan dan diminta klarifikasi adalah:<\/p>\n<p>1. Apakah pemasok \/ penyelundup rokok Gudang Cengkeh pemiliknya saudara A sudah diproses hukum sebagaimana perintah Undang-Undang?<\/p>\n<p>2. Adanya dugaan pemusnahan barang bukti rokok yang tidak semua dimusnahkan. Mohon Berita Acara rokok yang diselundupkan dan Berita Acara rokok yang dimusnahkan?<\/p>\n<p>3. Mohon data para pemilik rokok selundupan dan tersangkanya?<\/p>\n<p>PW GNPK RI Kalbar mempertanyakan proses penangkapan rokok Gudang Cengkeh oleh penegak hukum dan meminta Bea dan Cukai Kalbagbar segera menangkap pelakunya.<\/p>\n<p>\u201cMasa ada barang tangkapan sementara pelakunya nihil, memangnya barang rokok itu jalan sendiri. Sepertinya pelakunya kebal hukum,\u201d ujar Ellysius Aidy Ketua PW GNPK RI Kalbar di Pontianak, Kamis (1\/10\/2026).<\/p>\n<p>Selain itu, Ellysius juga menyoroti peredaran rokok ilegal lainnya. Termasuk terkait dugaan rokok ilegal merk Tabaco dan Capocino yang perlu segera diperiksa. (Amad)<\/p>\n<p> <!-- AI CONTENT END 2 --><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediakalbarnews.com\/pw-gnpk-ri-kalbar-minta-klarifikasi-bea-cukai-soal-rokok-gudang-cengkeh-ilegal-masa-barang-jalan-sendiri-pelaku-nihil\/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pw-gnpk-ri-kalbar-minta-klarifikasi-bea-cukai-soal-rokok-gudang-cengkeh-ilegal-masa-barang-jalan-sendiri-pelaku-nihil\">Sumber<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK, Fokus Berita Sehubungan telah terjadinya peristiwa hukum perihal masuknya rokok tanpa cukai dan ilegal beberapa waktu yang lalu, dan setelah dilakukan investigasi, Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia Kalimantan Barat (PW GNPK RI Kalbar) meminta klarifikasi kepada Kanwil Bea Cukai Kalbagbar. \u201cMaka PW GNPK RI Kalbar meminta klarifikasi kepada Kanwil Bea Cukai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109519,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"7 hours ago","modified":"7 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109518"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109518\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}