{"id":109495,"date":"2026-10-01T08:11:09","date_gmt":"2026-10-01T01:11:09","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/rupiah-diprediksi-bergerak-fluktuatif-pasar-cermati-sentimen-the-fed-dan-geopolitik\/"},"modified":"2026-10-01T08:11:09","modified_gmt":"2026-10-01T01:11:09","slug":"rupiah-diprediksi-bergerak-fluktuatif-pasar-cermati-sentimen-the-fed-dan-geopolitik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/10\/01\/rupiah-diprediksi-bergerak-fluktuatif-pasar-cermati-sentimen-the-fed-dan-geopolitik\/","title":{"rendered":"Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif, Pasar Cermati Sentimen The Fed dan Geopolitik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<br \/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/imgsrv2.voi.id\/B6oTsVOPW_9OOPzC0Hjf92UIBM8qe_wUhk40XqMzBbM\/fill\/450\/280\/sm\/1\/bG9jYWw6Ly8vcHVibGlzaGVycy81OTY0NTMvMjAyNjEwMDEwNTUxLW1haW4uY3JvcHBlZF8xNzkwODA4NzAxLmpwZw.jpg\" \/><\/p>\n<div>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"129\" data-end=\"436\">JAKARTA &#8211; Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis, 1 Oktober, setelah mata uang Garuda menguat pada perdagangan sebelumnya. Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat, perkembangan konflik geopolitik, serta pergerakan harga minyak dunia.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"438\" data-end=\"732\">Pada perdagangan Rabu, 30 September, rupiah ditutup menguat 87 poin atau sekitar 0,48 persen ke level Rp17.894 per dolar AS. Penguatan tersebut terjadi setelah rupiah sempat berada di bawah tekanan dan menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"734\" data-end=\"1114\">Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen eksternal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah. Perkembangan komunikasi antara Amerika Serikat dan Iran melalui mediator Qatar turut menjadi perhatian pasar karena berkaitan dengan stabilitas kawasan dan lalu lintas perdagangan melalui Selat Hormuz.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1116\" data-end=\"1509\">Dari Amerika Serikat, perhatian pasar juga tertuju pada arah kebijakan The Federal Reserve. Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Agustus tercatat naik 0,3 persen, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 0,4 persen. Data tersebut kemudian menurunkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1511\" data-end=\"1774\">Pasar bahkan memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober turun menjadi sekitar 37 persen dari 70 persen sepekan sebelumnya. Penurunan imbal hasil Treasury AS turut mengurangi tekanan terhadap dolar AS.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1776\" data-end=\"2149\">Namun demikian, penguatan rupiah masih menghadapi risiko dari harga minyak dunia. Harga minyak Brent pada akhir September berada di atas 100 dolar AS per barel seiring belum adanya penyelesaian yang jelas dalam pembicaraan AS-Iran. Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan tekanan inflasi sekaligus kebutuhan devisa untuk impor energi.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2151\" data-end=\"2394\">Dari dalam negeri, Bank Indonesia tetap menempatkan stabilitas nilai tukar sebagai salah satu fokus kebijakan. BI mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 22\u201323 September 2026.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2396\" data-end=\"2606\">BI juga menggunakan sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah, termasuk transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Non-Deliverable Forward (NDF).<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2608\" data-end=\"2924\">Untuk perdagangan Kamis, salah satu proyeksi pasar menempatkan rupiah dalam kisaran sekitar Rp17.890 hingga Rp18.140 per dolar AS. Proyeksi tersebut menunjukkan ruang pergerakan yang masih lebar, dengan sentimen global menjadi faktor utama yang dapat menentukan arah rupiah.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2926\" data-end=\"3302\">Selain sentimen The Fed dan geopolitik, pelaku pasar domestik juga akan mencermati sejumlah data ekonomi Indonesia yang dijadwalkan keluar pada Kamis, termasuk data inflasi September dan aktivitas manufaktur. Data-data tersebut dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi perekonomian domestik serta arah kebijakan Bank Indonesia ke depan.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3304\" data-end=\"3598\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan demikian, rupiah berpotensi konsolidasi dengan kecenderungan bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis. Pergerakan dolar AS, imbal hasil Treasury, harga minyak, perkembangan konflik AS-Iran, serta respons Bank Indonesia akan menjadi sejumlah faktor yang menentukan arah nilai tukar.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/ekonomi\/596453\/rupiah-diprediksi-bergerak-fluktuatif-pasar-cermati-sentimen-the-fed-dan-geopolitik\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis, 1 Oktober, setelah mata uang Garuda menguat pada perdagangan sebelumnya. Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat, perkembangan konflik geopolitik, serta pergerakan harga minyak dunia. Pada perdagangan Rabu, 30 September, rupiah ditutup menguat 87 poin atau sekitar 0,48 persen ke level Rp17.894 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109496,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109495"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109495\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}