{"id":109385,"date":"2026-09-30T18:50:53","date_gmt":"2026-09-30T11:50:53","guid":{"rendered":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/30\/pemilu-maroko-2026-catat-sejarah-perempuan-pertama-pimpin-pemerintahan\/"},"modified":"2026-09-30T18:50:53","modified_gmt":"2026-09-30T11:50:53","slug":"pemilu-maroko-2026-catat-sejarah-perempuan-pertama-pimpin-pemerintahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/2026\/09\/30\/pemilu-maroko-2026-catat-sejarah-perempuan-pertama-pimpin-pemerintahan\/","title":{"rendered":"Pemilu Maroko 2026 Catat Sejarah, Perempuan Pertama Pimpin Pemerintahan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>JAKARTA &#8211; Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. Teguh Santosa menilai Pemilu Maroko 2026 menjadi tonggak penting dalam perkembangan politik negara itu. Sorotan terbesarnya adalah penunjukan Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko.<\/p>\n<p>Raja Mohammed VI menunjuk El Mansouri pada 29 September setelah Partai Authenticity and Modernity Party (PAM) memenangi pemilu legislatif 23 September dengan 97 dari 395 kursi parlemen. PAM tidak menguasai mayoritas sehingga El Mansouri harus membentuk koalisi untuk menjalankan pemerintahan.<\/p>\n<p>\u201cPemilu 2026 bukan sekadar pergantian siklus legislatif biasa, melainkan cerminan nyata dari bekerjanya mekanisme demokrasi parlementer,\u201d kata Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 30 September.<\/p>\n<p>Teguh, yang juga Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko, mengatakan perkembangan politik Maroko tidak muncul dalam waktu singkat. Ia pernah memantau referendum Konstitusi Maroko pada 2011 dan melihat proses reformasi politik berlangsung sejak masa itu.<\/p>\n<p>Menurut Teguh yang juga dosen di UIN Jakarta ini, salah satu perubahan penting kali ini adalah tampilnya El Mansouri di puncak pemerintahan. Sebelum ditunjuk menjadi kepala pemerintahan, politikus PAM itu pernah menjabat Wali Kota Marrakech dan Menteri Perencanaan Wilayah, Urbanisme, Perumahan, dan Kebijakan Perkotaan. Ia juga menjadi perempuan kedua di dunia Arab yang memimpin pemerintahan setelah Najla Bouden di Tunisia.<\/p>\n<div>\n<p class=\"my-3\" style=\"text-align: center !important\">\n        <iframe id=\"ae03fa89\" name=\"ae03fa89\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=a36f8217&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=61&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a36f8217\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n    <\/p>\n<div class=\"my-3 text-center\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-12 d-flex align-items-center justify-content-center\">\n                <iframe style=\"display:block\" id=\"ab424a17\" name=\"ab424a17\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/afr.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" frameborder=\"0\" scrolling=\"no\" width=\"300\" height=\"250\" allow=\"autoplay\"><a href=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/ck.php?n=aab3ec5c&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" class=\"lazyload\" src=\"https:\/\/ads.sibernetworks.com\/www\/delivery\/avw.php?zoneid=15&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=aab3ec5c\" alt=\"\"\/><\/a><\/iframe>\n            <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Teguh menilai penunjukan tersebut menunjukkan terbukanya ruang politik bagi perempuan di Maroko.<\/p>\n<p>Pemilu kali ini juga mencatat kontras tingkat partisipasi. Secara nasional, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara sekitar 38 persen. Namun, di wilayah selatan, angkanya jauh lebih tinggi. Laayoune-Sakia El Hamra mencatat 77 persen, Dakhla-Oued Eddahab 61 persen, dan Guelmim-Oued Noun 53,48 persen.<\/p>\n<p>Teguh membaca tingginya partisipasi di wilayah tersebut sebagai tanda kuatnya keterlibatan masyarakat setempat dalam proses politik. Ia juga mengaitkannya dengan pembangunan infrastruktur, energi terbarukan, desalinasi air, dan penciptaan lapangan kerja di kawasan selatan.<\/p>\n<p>Namun, pemerintahan baru menghadapi pekerjaan besar. Selain harus membangun koalisi, El Mansouri akan memimpin Maroko di tengah persiapan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 dengan Spanyol dan Portugal. PAM juga berkampanye dengan target pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen dan penciptaan satu juta lapangan kerja.<\/p>\n<p>Teguh mengatakan angka partisipasi nasional dan munculnya aspirasi generasi muda menunjukkan pemerintah baru tetap harus memberi perhatian pada persoalan kesejahteraan, terutama pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja.<\/p>\n<p>\u201cKepercayaan pemilih harus dibayar tuntas dengan kebijakan yang pro-rakyat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Teguh, pengalaman Maroko menunjukkan perubahan politik tidak cukup diukur dari pergantian pemerintahan, tetapi juga dari kemampuan institusi menjaga proses politik dan merespons tuntutan masyarakat.<\/p>\n<p>                                    <a href=\"https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/voi.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"&#10;    display:flex;&#10;    align-items:center;&#10;    justify-content:space-between;&#10;    gap:16px;&#10;    padding:14px 16px;&#10;    margin:20px 0;&#10;    border:1px solid #e5e7eb;&#10;    border-radius:14px;&#10;    background:#ffffff;&#10;    text-decoration:none;&#10;    max-width:480px;&#10;    box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.08);&#10;  \"><\/p>\n<div style=\"display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n<div>\n<p>\n        Add VOI as a Preferred Source\n      <\/p>\n<p>\n        Follow VOI news updates across Google.\n      <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\n    +\n  <\/p>\n<p><\/a><\/p><\/div>\n<p><script>\n      !function(f,b,e,v,n,t,s)\n      {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n      n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};\n      if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';\n      n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n      t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];\n      s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script',\n      'https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n      fbq('init', '243878556852666');\n      fbq('track', 'PageView');\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/voi.id\/berita\/596353\/pemilu-maroko-2026-catat-sejarah-perempuan-pertama-pimpin-pemerintahan\">Sumber <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. Teguh Santosa menilai Pemilu Maroko 2026 menjadi tonggak penting dalam perkembangan politik negara itu. Sorotan terbesarnya adalah penunjukan Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko. Raja Mohammed VI menunjuk El Mansouri pada 29 September setelah Partai Authenticity and Modernity Party (PAM) memenangi pemilu legislatif [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-109385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business"],"relative_dates":{"created":"6 hours ago","modified":"6 hours ago"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109385\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fokusberitaindonesia.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}